BERBAGI
Kominfosandi_Poso, Sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, dan ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri, untuk seluruh wilayah khususnya Kabupaten Poso yang berpotensi bencana alam agar selalu siaga, siap dan waspada terhadap perubahan iklim. Bertempat di Lapangan Kantor Bupati Poso, Senin 26/04/2021, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Yan Edward Guluda, SH., MH., bertindak sebagai Pembina Upacara, memimpin Apel Siaga dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana.
Hari Kesiapsiagaan Bencana diperingati setiap Tanggal 26 April bersamaan dengan momentum lahirnya Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Lahirnya undang-undang tersebut telah merubah paradigma penanggulangan bencana dari Responsif menjadi Prenfentif.
Satu hal yang tidak boleh kita lupakan “Pencegahan, Pencegahan, dan Pencegahan. Karenanya, dalam kesempatan ini saya kembali menegaskan pentingnya Pencegahan dan Mitigasi. Mitigasi harga mati. Pesan Presiden RI Joko Widodo dalam arahan Kepala BNPB Doni Monardo yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Poso.
Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para Kepala Daerah dan jajarannya atas kesungguhan dalam mendukung Hari Kesiapsiagaan Bencana dengan mengajak masyarakat meningkatkan kapasitas menghadapi bencana.
Apresiasi dan penghargaan juga secara khusus saya sampaikan kepada Kepala/Pimpinan (Kantor/organisasi/desa/kelurahan/dll) yang telah mengikuti simulasi evakuasi mandiri. Simulasi evakuasi ini sangat penting dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.
Kita ketahui bersama, bahwa wilayah negara kita sangat rawan terhadap bencana, antara lain bencana Hidrometeorologi, yang dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim. Badai siklon tropis, hujan lebat yang mendatangkan banjir bandang, serta gelombang panas dan kekeringan yang bisa mengakibatkan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Selain itu, kita mengenal adanya bencana geologi seperti misalnya erupsi gunung berapi, gempa bumi, gas beracun dan lain sebagainya. Terakhir bencana non alam seperti Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia.
Karenanya, upaya pencegahan dan mitigasi harus terus menerus dilakukan. Lakukan 4 langkah dalam kesiapsiagaan bencana :
1. Kenali ancaman dan bencana disekitar kita
2. Kurangi resiko bencananya sesuai kemampuan kita
3. Tentukan tempat yang aman disekitar kita
4. Ajak seluruh keluarga melalukan evakuasi mandiri ke tempat aman.
Hal ini selaras dengan arahan Presiden pada pembukaan Rakornas Penganggulangan Bencana Tahun 2021 di Istana Negara.
Pesan saya teruslah berlatih melalui latihan evakuasi mandiri, saya berharap masyarakat makin Tangguh, Tanggon, dan Trengginas dalam menghadapi bencana. Selain kesadaran masyarakat, saya minta ketegasan dari pimpinan atau kepala daerah dalam menghadapi situasi bencana.
Apel kesiapsiagaan bencana ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso, beberapa Kepala OPD, jajaran BPBD Kabupaten Poso dan para peserta Apel Siaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here