BERBAGI

Senin (05/04/21) di Aula Kantor Desa Tokorondo Poso Pesisir, BMKG stasiun Sis Aljufri Palu dan BMKG stasiun Kasiguncu Poso bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Poso, menyelenggarakan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SCLN) di buka langsung Wakil Bupati Poso M.Yasin Mangun, S.Sos., dalam rangka, untuk memberikan informasi cuaca dan iklim maritim yang akurat dan terpercaaya.

 

Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Poso Yusak Mentara mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan sekolah lapang cuaca bagi nelayan tersebut untuk pertama kalinya diselenggarakan di Poso. Ia berharap kegiatan seperti itu bisa terus dilaksanakan agar masyarakat nelayan memiliki tambahan pengetahuan sehingga dapat lebih meningkatkan hasil produksinya sebagai nelayan serta usaha perikanan lainnya.

 

 

Wabup Poso dalam sambutannya didepan  35 orang  peserta sekolah lapang cuaca tahap pertama mengatakan bahwa, sekolah lapang cuaca nelayan ini  diselenggarakan dengan konsep sekolah lapang untuk memberikan informasi cuaca dan iklim maritime, sehingga dengan mengetahui cuaca dan iklim laut maka nelayan dapat memperhitungkan kegiatan yang akan dilakukan  dilaut secara tepat mengingat adanya cuaca ekstrim yang tidak bisa diprediksi. Menurut Yasin, kegiatan sekolah lapang cuaca bagi nelayan sangat sejalan dengan visi misi pemerintah daerah kedepan 2021-2026 yaitu, Poso Maju, Poso Sehat, Poso Pintar, Poso Sejahtera, Poso Pakaroso, Poso Harmoni dan Tangguh serta Poso Bersinar dan Terdepan.

 

 

Wabup juga mengatakan,  bahwa sebagaian besar masyarakat Poso berada di pedesaan dan memiliki profesi sebagai petani dan nelayan yang harus diberdayakan agar perekonomiannya meningkat. Kedepan, pemda akan meberikan perhatian penuh bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. “ Ini juga sudah menjadi komitmen kami sejak awal untuk membangun Poso yang dimulai dari desa” Terangnya.  Wabup berpesan kepada seluruh peserta sekolah lapang cuaca, dengan hadirnya para pakar yang memiliki keahlian dalam bidang klimatologi dan geofisika, agar para peserta dapat berdialog langsung atau berdiskusi membicarakan permasalahan yang berhubungan dengan iklim dan cuaca sehingga  kegiatan melaut dan usaha perikanan lainnya lebih efektif serta dapat mengurangi resiko bencana dan kerugian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here