BERBAGI
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu saat menerima Ombusdman RI. Sofyan Farid Lembah

KOMINFO POSO- Sebagai bentuk keseriusan kerja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso dalam upaya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, membuat pihak Ombudsman RI tertarik untuk memberikan penghargaan tertinggi bagi Pemkab Poso.

Seperti yang disampaikan Kepada Dinas (Kadis) Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu (DPMPTSP), Atmajaya Mardjun, sebagaimana undangan yang disampaikan pihak Ombudsman Republik Indonesia, pada tanggal 27 novemebr 2019 pekan depan, Pemkab Poso melalui Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu akan menerima penghargaan Penganugerahan Predikat kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2019.

“Penganugerahan ini merupakan sebuah prestasi pemerintah daerah Kabupaten Poso di bawah kepemimpinan Bupati Poso, Darmin Sigilipu. Penyerahan  penganugerahan akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2019 mendatang, dimana penyerahan akan dilaksanakan di grand Baliroom JS Luwansa Hotel Jakarta, beralamat jalan HR.Rasuna Said Kav C-22 12940 Indonesia,” ungkap Atmajaya (Sabtu 16/11/2019) akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Pendampingan Optimalisasi Penerimaan Daerah dan Manajemen Aset Daerah Melibatkan KORSUPGAH KPK RI

Lebih jauh kata Atmajaya, Penganugrahan ini merupakan prestasi, karena Kabupaten Poso menjadi yang terbaik dalam hal pelayanan public untuk wilayah Sulawesi Tengah.  Pada evaluasi awal kata Atmajaya, Pemkab Poso berada dalam zona merah terkait pelayanan publik.

Namun hanya dalam relatif singkat, dengan segala arahan bupati Poso semua dapat diperbaiki hingga mencapai zona hijau atau nilai tertinggi  dalam pelaksanaan pelayanan  public. “Inilah buktinya kita akhirnya di undang oleg pihak Ombudsman RI untuk mendapat penghargaan sebagai yang terbaik dalam hal pelayanan public di Sulawesi Tengah,” jelas mantan Kadis Pendapatan itu.

Selain mendapat penghargaan Penganugerahan Predikat kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2019, ternyata potensi wisata yang ada di wilayah kabupaten Poso juga dilirik oleh pihak Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, sebagai salah satu kabupaten yang dikaji dengan peluang pariwisata, khususnya pariwisata akan danau Posonya.

Baca Juga :  Bupati Poso Mendapat Kepercayaan Ikuti Study Regional and Urban Development Strategy Di UCLA Amerika Serikat

Dikatakan Atmajaya, Kabupaten Poso merupakan Daerah yang masuk dalam 18 daerah yang ada di 34 Provinsi seluruh Indonesia yang di undang pihak BKPM RI untuk mengikuti  Workshop Finalisasi Hasil Peta Potensi dan Peluang lnvestasi Daerah Tahun Anggaran 2019.

Dimana kegiatan Workshop Finalisasi Hasil Peta Potensi dan Peluang lnvestasi Daerah Tahun Anggaran 2019 ini, telah dilaksanakan pada tanggal 19 November 2019 lalu dan bertempat Ruang Rapat Nusantara, Gedung Suhartoyo Lantai 1, Badan Koordinasi Penanaman Modal.

“kita berharap, dengan ke ikut sertaan kabupaten Poso pada kegiatan tersebut, potensi pariwisata kita akan semakin maju  dan mampu memberikan nilai kesejahteraan bagi masyarakat Poso itu sendiri” Pungkas Atmajaya *Rp

Baca Juga :  Sosialisasi Tugas dan Fungsi PPID Kabupaten Poso

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image