BERBAGI

Bertempat dilapangan desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri langsung untuk meresmikan Laboratorium SCHISTOSOMIASIS dan pengukuhan Tim pengendalian SCHISTOSOMIASIS Desa (PEDA) serta peresmian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), selasa (06/08/19). Hadir dalam kegiatan ini Anggota Forkompinda Poso, para kepala OPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta tamu undangan lainnya.

Peningkatan mutu kualitas Sumber daya masyarakat (SDM) Kabupaten Poso, merupakan tanggung jawab bersama Pemerintah Daerah. Karena kesehatan merupakan investasi bagi setiap SDM yang memiliki kontribusi Positif demi peningkatan indeks pembangunan manusia(IPM).

Demam keong SCHISTOSOMIASIS merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh infeksi cacing Schistoma Japonicum yang hidup dalam pembulu darah hati manusia dan bila tidak mendapatkan penanganan pengobatan yang serius dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga :  Kota Poso Masuk Lokasi Sasaran Pemetaan Profil Target Khalayak, Media, dan Program Prioritas dan Kebijakan Pemerintah 2017

Bupati Poso dalam sambutannya  mengatakan Peresmian Laboratorium SCHISTOSOMIASIS dan pengukuhan Tim Pengendalian SCHISTOSOMIASIS Desa (PEDA) serta peresmian Anggota BPD Kabupaten Poso ini merupakan keseriusan serta wujud nyata dari Pemerintah Daerah dalam upaya peningkatan indeks manusia (IDM) di Kabupaten Poso. Untuk itu, Bupati mengajak kepada semua pihak  bersama-sama untuk berkomitmen dan meningkatkan kepedulian terhadap penyakit SCHISTOSOMIASIS ini. Karena peningkatan mutu kualitas Sumber daya masyarakat (SDM) Kabupaten Poso, bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Daerah, tapi merupakan tanggung jawab kita bersama.

Mengakhiri sambutannya Bupati Poso mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat menjaga kesehatan yang dimulai dari diri masing-masing dengan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan lingkungan yang bersih, maka virus penyakit tidak mudah mewabah. Bupati juga berharap kiranya Laboratorium SCHISTOSOMIASIS ini Dapat dipelihara dan digunakan dengan sebaik -baiknya.

Baca Juga :  Proyek Perubahan : Pengendalian Pemanfaatan peranserta stakeholder dalam pengendalian pemanfaatan ruang

Pada kegiatan ini Bupati juga meresmikan 60 orang Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Poso yang merupakan perwakilan dari penduduk desa yang memiliki fungsi untuk melakukan pembahasan menyepakati rancangan peraturan desa serta melakukan pengawasan proses pembangunan desa dalam seluruh aspek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image