BERBAGI

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Badan Perencanaan dan Penelitian, Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Poso melaksanakan Musrenbang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Poso Nomor 8 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Poso Tahun 2016-2021. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M. Si bertempat di Aula Bapelitbangda Kabupaten Poso, (16/07/2019). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Poso Soeharto Kandar bersama anggota DPRD, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, Tim Ahli Universitas Tadulako, Pimpinan OPD, Camat, Instansi Vertikal dan Perbankan, Tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda dan perempuan serta ormas lainnya.

Dalam laporan penyelenggaraan Musrenbang yang disampaikan oleh Kepala Bapelitbangda Kabupaten Poso Ir. Heningsih E.G. Tampai, M.Si mengatakan bahwa maksud dan tujuan penyelenggaraan Musrenbang perubahan RPJMD adalah untuk penyelerasan dan penyesuaian target pencapaian program perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Poso berdasarkan hasil evaluasi RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2017 s/d 2018, serta melakukan penajaman dan sikronisasi serta kesepakatan terhadap tujuan, sasaran dan strategi serta arah kebijakan program pembangunan daerah Kabupaten Poso.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pelaksanaan musrenbang perubahan RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016 – 2021 maka selanjutnya tim penyusun akan menyempurnakan dokumen rancangan awal perubahan RPJMD menjadi dokumen rancangan akhir perubahan RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016 – 2021 untuk selanjutnya dimuat dalam rancangan peraturan daerah Kabupaten Poso tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Poso Tahun 2016-2021. Adapun yang menjadi tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan dokumen rancangan akhir perubahan RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016 – 2021.

Baca Juga :  Workshop Peran Organisasi Profesi Kesehatan dalam pengendalian Tuberklosis dikabupaten Poso

Dalam arahan Ketua DPRD Kabupaten Poso yang disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Poso Soeharto Kandar mengatakan bahwa DPRD Kabupaten Poso bersama Bupati Poso telah menandatangani kesepakatan bersama untuk melakukan pembahasan rancangan awal Ranperda tentang RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016 – 2021. Secara umum tahapan penyusunan perubahan RPJMD berpedoman pada Permendagri 86 Tahun 2017 sama dengan tahapan pembentukan peraturan daerah tentang RPJMD yang telah ditetapkan pada tahun 2017 dan saat ini dilakukan perubahan kedua. Tahapan yang dilalui yaitu tahapan persiapan penyusunan, tahapan penyusunan rancangan awal, tahapan penyusunan rancangan dan pembahasan dengan DPRD kemudian pelaksanaan musrenbang, perumusan rancangan akhir dan penetapan rancangan Perda. DPRD melalui Pansus V telah melakukan pembahasan bersama dengan Tim Pemda, dimana didalam pembahasan terdapat 12 point penyesuaian dengan Permendagri 86 Tahun 2017 antara lain :

  1. Perubahan Sistematika RPJMD yang semula terdiri 10 Bab menjadi 9 Bab sesuai Permendagri 86 Tahun 2017;
  2. Perubahan Data Gambaran Umum Daerah Sesuai Dengan Permendagri 86 Tahun 2017;
  3. Penyesuaian Terhadap Penyatuan Perangkat Daerah;
  4. Penyesuaian Proyeksi Kerangka Pendanaan (Pendapatan-Belanja) Tahun 2017-2021;
  5. Penyelarasan Perubahan RPJMD Dengan Tujuan SDGS;
  6. Penajaman program unggulan Poso Cerdas dalam perubahan RPJMD;
  7. Penyesuaian tujuan dan sasaran kerja serta indikator strategis arah kebijakan dan program setiap misi dalam perubahan rencana kerja pembangunan daerah
  8. Penyesuaian Isu-Isu Strategis Daerah;
  9. Memuat Isu Mitigasi Kebencanaan Dalam Dokumen Perubahan RPJMD;
  10. Sinkronisasi Perubahan RPJMD Dengan RTRW Kabupaten Poso;
  11. Memuat Tema Pembangunan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021;
  12. Perubahan Indikator Kerja Utama lingkup perubahan RPJMD.

Hasil pembahasan antara Pansus DPRD Kabupaten Poso dengan tim penyusun RPJMD yang intinya meliputi 12 point tersebut nantinya akan diinformasikan kepada seluruh pemangku kepentingan (stackholder),peserta musrenbang, delegasi kecamatan dan media secara transparan. Hasil dari Musrenbang ini akan melengkapi rancangan Perda tentang perubahan RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016 – 2021 yang akan menjadi bahan pembahasan akhir untuk selanjutnya akan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah Kabupaten Poso.

Baca Juga :  Bupati Poso Membuka Langsung MUSRENBANG RKPD Tahun 2019

Dalam sambutan Bupati Poso yang disampaikan oleh Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M. Si mengatakan Musrenbang perubahan  RPJMD  yang dilaksanakan pada hari ini merupakan suatu kewajiban bagi kita bersama, untuk itu besar harapan saya agar diikuti  dengan  baik,  karena  kontribusi  pemikiran dari semua pihak akan sangat membantu dalam penyempurnaan kualitas dokumen RPJMD yang akan kita lahirkan nanti. Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional menyatakan bahwa RPJMD merupakan   penjabaran   dari   Visi – Misi   dan   program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJPD, memperhatikan RPJM nasional dan Provinsi, memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program OPD, dan program kewilayahan disertai dengan rencana- rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif.

Berkaitan dengan pelaksanaan musrenbang perubahan RPJMD saat ini juga merupakan bagian dari tahapan proses penyusunan perubahan RPJMD yang bersifat mutatis mutandis dan sesuai Amanat Pasal 64 Permendagri Nomor 86 tahun 2017 menyatakan bahwa musrenbang bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal dan telah melalui proses pembahasan pada Pansus DPRD Kabupaten Poso yang akhirnya musrenbang ini akan menghasilkan rancangan akhir perubahan RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016-2021.

Lebih lanjut Wabup mengatakan “ Musrenbang ini mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam proses penyusunan perubahan RPJMD khususnya dalam percepatan pencapaian target-target pembangunan yang ada dalam RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016-2021. Wabup juga berharap kepada para seluruh peserta dan khususnya Kepala OPD dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik serta melibatkan aparat perencana setiap OPD agar dapat memahami dengan baik proses-proses perencanaan secara sinergi sehingga nantinya apa yang menjadi substansi perubahan RPJMD tersebut dapat dijabarkan kedalam perubahan renstra perangkat daerah. Melalui forum  ini agar seluruh peserta yang hadir pada saat ini dapat memberikan kontribusi pemikiran yang positif bagi penyempurnaan rancangan akhir perubahan kedua RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2016 – 2021 sehingga dapat mencapai maksud dan tujuan yang menjadi subtansi penyempurnaan dokumen RPJMD”.

Baca Juga :  Bupati Poso Meresmikan Secara Langsung Kantor Desa Toini

Diakhir sambutannya menyampaikan bahwa kami akan melaksanakan amanah rakyat kedepan secara baik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sesuai visi-misi yang telah kami tetapkan dan telah dijabarkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Poso Tahun 2016 – 2021. kami menyadari tanpa dukungan dari seluruh komponen masyarakat dan pemamangku kepentingan tidak mungkin akan terlaksana dengan baik. oleh karena itu saya mengharapkan dukungan semua pihak, terutama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, seluruh Pimpinan OPD dan ASN, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh perempuan, LSM dan media massa baik elektronik maupun media cetak. Adapun kritik dan saran yang membangun akan kami jadikan bahan perbaikan untuk lebih meningkatkan kualitas capaian pembangunan daerah yang lebih baik di Kabupaten Poso. Atas semua dukungan yang diberikan kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image