BERBAGI

Rapat koordinasi Nasional (RAKORNAS) Tim terpadu penanganan konflik sosial dalam rangka merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa pasca pemilu serentak 2019, yang dilaksanakan oleh Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia bertempat di Grand Paragon Hotel Jln. Gajah Mada no. 126 Jakarta, kamis (16/05/19). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Walikota/Bupati selaku Ketua Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten/Kota Se-Indonesia dan Kaban/Kakan Kesbangpol Kabupaten/Kota.

Dalam sambutan Menteri Koordinator Politik Hukum Keamanan Wiranto meminta seluruh masyarakat untuk menghindari SARA, kampanye hitam, ujaran kebencian dan agar tidak saling memfitnah. “Waspadai kampanye hitam. Kalau kita menggunakan ujaran kebencian, menyakiti orang, merendahkn martabat, menghina pihak lain. Kemudian hoax dan ujaran kebencian, maka penanganannya segera cari, tangkap dan hukum. Sudah ada yang ditangkap terkait ujaran kebencian. Ada juga sulit diberantas yakni money politik, uangnya dari mana, kalau korupsi ditangkap KPK,” kata Wiranto.

Baca Juga :  Forum Konsultasi Publik Perubahan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016

Kegiatan Rakornas yang berlangsung sehari penuh itu, diikuti oleh seluruh Bupati/Wali kota selaku Ketua tim terpadu penanganan konflik sosial kabupaten/kota se-Indonesia bersama Kaban Kesbangpol se-Indonesia. Kehadiran Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu kali  ini adalah merupakan hal penting dan strategis dalam mengoptimalkan aksi terpadu guna suatu tindakan cepat sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai kemungkinan gejala konflik sosial yang setiap saat bisa saja terjadi.

Namun Bupati Poso, suatu kebanggaan bagi kita warga Tana Poso bahwa kita telah berhasil melalui tahapan demi tahapan pemilu serentak 2019 dengan aman, damai dan sukses. Semua ini kata Bupati tidak terlepas dari bentuk kerja sama semua pihak terutama para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda bahkan kawula muda Poso dengan pemerintah daerah yang ikut bertanggung jawab atas terlaksananya pesta demokrasi akbar itu.

Baca Juga :  WABUP POSO IRUP PADA APEL GELAR PASUKAN OPERASI LILIN TINOMBALA 2016

Karenanya menurut Bupati Darmin, untuk menjaga dan memelihara stabilitas daerah kita kedepan, diperlukan sinergitas semua unsur didalamnya. Bukan saja pemerintah daerah, TNI/POLRI, Kejaksaan dan instansi terkait lainnya, tetapi hendaknya melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dan dengan kebersamaan itu, sekaligus menjadi kekuatan kita untuk lebih giat bekerja dan berkarya sehingga bumi sintiwu maroso yang kita cintai akan terus maju dan bekembang seirama dengan harapan kita semua demi kesejahtetaan seluruh masyarakat melalui visi pemerintah daerah yakni, Terwujudnya kabupaten Poso yang damai, adil dan sejahtera didukung oleh sumber daya manusia yang andal dan bermartabat.

Dikatakan, pada pemilu serentak tahun 2019 ini, secara nasional Kabupaten Poso masuk dalam urutan 7 kategori 10 daerah yang rawan. Namun syukur kepada Tuhan warga Tana Poso telah membuktikan kedewasaan dalam berpolitik, sehingga semua tahapan pemilu dapat dilalui dengan baik, aman dan sukses.

Baca Juga :  LOMBA DESA DAN KELURAHAN TAHUN 2015

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama Kaban Kesbangpol Poso M Ari Pamungkas, SH, MH mengikuti kegiatan ini dalam upaya Pemerintah Daerah mensinergikan program pemerintah pusat dengan daerah untuk mencegah adanya indikasi atau kecenderungan atau resiko konflik social. Mengingat latar belakang Kabupaten Poso yang pernah dilanda konflik social maka Pemerintah Darmin-Samsuri sangat concern dalam mengupayakan kehidupan yang damai, adil dan sejahtera agar tetap terus berlangsung di Tana Poso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image