BERBAGI

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyerahkan SK 80% dan SK Penempatan kepada CPNS Poso yang lulus dalam sistem CAT (Computer Asisted Tes) dengan formasi yang telah ditetapkan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, pada saat pelaksanaan Apel Bersama di Lingkup Pemda Poso yang dilaksanakan setiap hari Senin di halaman Kantor Bupati Poso, Senin (01/04/19). Dalam pelaksanaan Apel bersama yang kerap dilakukan oleh Pemerintah Daerah setiap hari senin ini sebagai salah satu tugas dan kewajiban selaku ASN untuk terus menegakkan disiplin sesuai aturan yang berlaku dengan bertindak sebagai Komandan Apel adalah Direktur RSUD Poso dr. Massalinri Hasmar, M.Epid, M. Kes, S.Ps.

Bupati Poso yang didampingi Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Filson Gundo menyerahkan SK tersebut kepada 166 CPNS yang berhasil lulus dalam sistem CAT dengan masing formasi yakni 61 orang tenaga kesehatan, 81 orang tenaga guru dan 24 orang tenaga tekhnis / administrasi. Sistem CAT sendiri menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN) merupakan metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS.

Baca Juga :  Sosialisasi dan Pelatihan Badan Usaha Milik Desa dan Teknik Penyusunan RPJM Desa dan RKP Desa Se-Kabupaten Poso

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso sendiri telah melaksanakan proses penerimaan CPNS pada 5 November 2018 yang lalu dimana pusat kegiatan penerimaan tersebut dipusatkan di Gedung Diklat Maliwuko yang dikawal langsung oleh Koordinator Kepala UPT BKN Regional Makassar. Dari 1723 orang peserta yang lulus seleksi administrasi untuk 193 kuota yang tersedia maka untuk Kabupaten Poso sendiri hanya lulus sebanyak 166 orang.

Dalam arahan Bupati Darmin mengatakan agar para CPNS penerima SK 80% ini harus mau di tempatkan dimana saja ia bekerja, mampu untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya dengan memberikan pelayanan terbaik dalam pelayanan publik sesuai dengan bidang tugas dan kompetisi masing-masing. “Tugas dan tanggung jawab kita ke depan sebagai pelayan masyarakat tidaklah menjadi semakin ringan, melainkan semakin menjadi lebih kompleks karena kita diperhadapkan dengan berbagai regulasi dan penerapan yang semakin luas dan ketat” ungkap Bupati Darmin.

Baca Juga :  58 Anggota Tim Saber Pungli di Poso Dilantik

Tuntutan kinerja terbaik oleh pemerintah daerah kini semakin marak menyusul diberlakukannya Undang-Undang No.32 Tahun 2004 dimana Undang-Undang tersebut menekankan pada pemberian kewenangan untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut otonomi dan tugas pembantuan. Sehingga Pemberian otonomi luas kepada daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat.

Oleh karenanya Pemerintah selalu berupaya untuk berinovasi dan dalam pelayanan publik yang tidak hanya sebatas pemberian pelayanan dasar kepada masyarakat, tetapi juga menyangkut semua kegiatan yang dilakukan pemerintah baik langsung maupun tidak langsung. Terbukti dengan beberapa hasil capaian Pemerintah yang dipimpin oleh Darmin-Samsuri berdasarkan sumber yang diterima dari Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Poso menyebutkan bahwa Kabupaten Poso telah mengikutsertakan 24 puskesmas untuk terakreditasi, memiliki layanan kesehatan satgas 911, pelayanan dokumen kependudukan yang tuntas di tempat dengan indeks kepuasan masyarakat  di tahun 2017 sebesar 70,81%.

Baca Juga :  Bupati : Di Tahun 2019 PNS Poso Harus Lebih Tekun Dan Giat Bekerja

Bupati Darmin juga mengatakan bahwa saat ini ASN di era milenial dituntut untuk berkompetisi secara sehat dengan melakukan inovasi-inovasi demi memacu peningkatan pembangunan dengan hasil kerja yang berkualitas. “Karena itu persiapkanlah diri anda dengan baik, bekerjalah dengan tekun dan jujur, dan tunjukkanlah bahwa memang benar anda siap menjadi abdi negara dan abdi masyarakat” pesan Bupati Darmin menutup arahannya. Bupati menekankan kepada seluruh ASN agar tidak terlibat dalam politik praktis dalam menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksanakan waktunya tinggal menghitung hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image