BERBAGI

Persiapan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dalam penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahap V Tahun 2019 dilaksanakan dengan Rapat bersama seluruh Stakeholder di Ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, Senin (01/04/19). Rapat persiapan yang menghadirkan seluruh instansi terkait dalam menyiapkan Kabupaten Poso untuk meraih penghargaan bergengsi tersebut, kembali menyandingkan Duet Pimpinan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si.

Rapat yang diawali dengan paparan singkat dari Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Poso Ir. Heningsih Tampa’i, M.Si ini juga turut disaksikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Poso Suharto Kandar, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Umum Majelis Sinode Pdt. Jetroson Rense, M. Th bersama sejumlah Pimpinan OPD dan BUMN lainnya.

Kepala Bappelitbangda Ir. Heningsih Tampa’i, M.Si memaparkan bahwa penilaian Kabupaten Poso masuk 10 besar finalis PPD, karena salah satunya dimana Kabupaten Poso memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus berkembang dari tahun ke tahun, dimana data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Poso menunjukkan dari tahun 2013 IPM Kabupaten Poso berada pada titik 66,94 dan mulai meningkat hingga pada tahun 2017 berada pada 69,78 dan berada di atas titik Provinsi Sulawesi Tengah yang hanya jatuh pada 68,11.

Baca Juga :  Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Sekaligus Peresmian Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Poso Pesisir Utara

Selain itu juga Ia melaporkan bahwa Kabupaten Poso juga memiliki Usia Harapan Hidup tertinggi se-Sulawesi Tengah dimana angka ini terus bertambah dari tahun 2013 yang hanya menempati point 69,98 namun di tahun 2017 berkembang pada point 70,16 dan ini pun jauh berada di atas rata-rata tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang hanya mampu berada pada point 67,32. Peningkatan usia harapan hidup ini, sebagian besar disebabkan karena keberhasilan Kabupaten Poso dalam menanggulangi penyakit menular, penyakit terkait kehamilan, neonatal, dan penyakit-penyakit terkait gizi.

Tak hanya itu saja faktor keamanan dan ketertiban juga menjadi salah satu faktor penilaian dimana angka kriminalitas di Kabupaten Poso sendiri menurun drastis sesuai dengan data yang diperoleh pada tahun 2016 angka kriminalitas yang mencapai 27,57 mengalami penurunan di tahun 2017 menjadi 24,72. Untuk perkembangan gangguan keamanan terorisme sendiri, berdasarkan data yang diperoleh dari tahun ke tahun mengalami penurunan hingga pada tahun 2018 menjadi nol (0) kasus.

Baca Juga :  Peresmian Baruga Desa Betalemba Kecamatan Poso Pesisir

Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Poso yang mulai tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun, mengarah pada bangkitnya masyarakat Poso yang siap bersaing dengan daerah-daerah lainnya. Ini juga ditopang dengan usaha serta kerja keras Pemerintah Daerah  dimana sejak dilantik pada 16 Februari 2016 yang lalu, Bupati Darmin bersama Wabup Samsuri kerap mendapat penghargaan dari berbagai sektor seperti misalnya Penghargaan Inovasi Pengendalian Schistosomiasis, penghargaan Pasar Tertib Ukur, penghargaan Manggala Karya Kencana atas prestasi mencapai indikator dan target nasional dibidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana sampai pada penghargaan luas tanam UPSUS PAJALA.

Bupati Darmin kembali menegaskan dalam arahan singkatnya tentang kerjasama antar stakeholder atau pemangku kepentingan dalam menyiapkan Kabupaten Poso meraih PPD dengan memaparkan secara jelas kepada tim penilai yang nantinya akan datang melihat secara langsung kondisi Kabupaten Poso terkait ketersediaan dukungan program daerah terhadap pengarusutamaan revolusi mental, gender, pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim dan pemerataan antar kelompok pendapatan. Sehingga tambahnya lagi bahwa mengingat penghargaan ini tidak lagi berfokus pada perencanaan pembangunan terbaik namun juga penghargaan ini berubah lebih komprehensif dengan tidak hanya mempertimbangkan unsur perencanaan, namun juga pencapaian pembangunan daerah.

Baca Juga :  Proyek Perubahan : PEMELIHARAAN TEBING SUNGAI DAN DAERAH ALIRAN SUNGAI SECARA PARTISIPATIF DAN MANDIRI MELALUI SINERGITAS ANTARA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT AGAR BEBAS LONGSOR

“Sehingga penghargaan ini membawa dampak positif bagi  daerah, dimana hal ini mampu mendorong Kabupaten Poso untuk menyiapkan dokumen RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan” ucap Bupati Darmin. Karena sejatinya lanjut Bupati Darmin mengatakan bahwa pemerintahan yang tengah dipimpinnya bersama Wabup Samsuri ini berupaya untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan bermutu dan tidak main-main.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image