BERBAGI

Di Lapangan Maroso, Sabtu (23/03/19) Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si bersama Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso juga turut mendeklarasikan Kampanye Pemilu Damai dalam rangka menyebarkan virus kampanye damai kepada masyarakat, serta menyatakan kesiapan bahwa Kabupaten Poso siap menghadapi pesta besar demokrasi dalam keadaan damai. Kegiatan Deklarasi Kampanye Pemilu Damai ini merupakan pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat bahwa hasil pemilu 2019 nantinya akan mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik sehingga, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi politik secara damai.

Mewujudkan Pemilihan Umum yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta mengedukasi masyarakat pemilih agar dapat menyikapi pemilu dengan baik dengan turut berpartisipasi dalam memberikan hak suaranya demi kemajuan daerah pada khususnya serta bangsa dan negara pada umumnya. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Poso menyelenggarakan Deklarasi Kampanye Pemilu Damai dalam rangka menyambut Pemilihan Serentak Tahun 2019 dengan menghadirkan 14 Partai Politik yang akan bertanding dalam pemilihan umum di bulan April mendatang.

Salah satu yang menjadi isi dari deklarasi itu sendiri adalah melaksanakan kampanye yang pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang ; serta melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Deklarasi ini dibacakan bersama-sama oleh seluruh Pimpinan Partai Politik yang hadir bersama Pemerintah Daerah dan FKPD yang selanjutnya melakukan pelepasan balon sebagai tanda kampanye pemilu damai siap diberlakukan di Tana Poso sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan keadaan serta situasi kondisi yang kondusif bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pangdam VII Wirabuana Kunjungi Bumi Sintuwu Maroso

Dalam sambutannya Wabup Samsuri mengapresiasi kepada seluruh kontestan para peserta pemilu 2019 yang telah berpartisipasi menjaga kondusivitas rangkaian acara pesta demokrasi pemilu 2019 di Kabupaten Poso hingga saat ini berlangsung dengan aman dan lancar. “Sesungguhnya dalam pesta demokrasi seharusnya tidak ada ketakutan dan keonaran sebagaimana layaknya sebuah pesta pada umumnya, karena suatu pesta yang ada hanyalah kesenangan dan acara gembira ria bersama merayakan suatu kemenangan dan kesyukuran bersama agar bangsa ini serta daerah ini pada khususnya ke depan memiliki pemimpin yang lebih baik, amanah, dan berdedikasi untuk membawa daerah bahkan negara ini menjadi lebih makmur dan jaya” ungkap Wabup Samsuri.

Baca Juga :  Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN berkunjung di Poso

Ia juga menambahkan bahwa dibutuhkan kedewasaan dan kematangan dalam berpolitik sehingga tidak mudah percaya dengan kampanye hitam, saling fitnah, serta menyebarkan hoax yang dapat merugikan masyarakat Tana Poso sendiri. “Selaku Pemerintah Daerah, saya mengajak kita semua, baik pihak penyelenggara maupun para kontestan untuk tetap menghormati dan mengikuti aturan hukum dan perundang-undangan pemilu 2019 yang berlaku, agar pelaksanaan pesta demokrasi di daerah yang kita cintai ini dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya” ajak Wabup Samsuri.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah sendiri selalu mengingatkan bahwasanya pemilu bukanlah tujuan melainkan hanya merupakan sarana untuk menghantarkan para kontestan pemilu untuk merebut hati rakyat serta membawanya ke medan bhakti untuk mengemban amanat yang sudah dipercayakan oleh masyarakat. “Hindari hoax, kampanye hitam serta agitasi yang mengarah pada perpecahan bangsa serta ciptakanlah pemilu yang damai sehingga dapat melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa serta daerah yang baik” pesan Wabup Samsuri mengakhiri sambutannya.

Untuk Kabupaten Poso sendiri terbagi dalam 4 daerah pemilihan (Dapil) yakni : Dapil 1 Poso Kota Bersaudara dan Lage ; Dapil 2 Pamona Bersaudara ; Dapil 3 Lore Bersaudara ; dan Dapil 4 Poso Pesisir Bersaudara. Adapun 14 partai yang telah lolos seleksi seperti PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, Nasdem, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Baca Juga :  Komisi Pemilihan Umum dan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Poso, menemui Bupati Poso Kol. Mar (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu

Sebelum membuka secara resmi kegiatan ini, Ketua KPU Kabupaten Poso Budiman Maliki, S.Sos kembali menyerukan slogan KPU yakni “Pemilih berdaulat, Negara kuat” guna mendorong kenaikan jumlah partisipasi pemilih dalam pelaksanaan pemilihan umum baik anggota legislatif maupun presiden-wapres. Ia juga menjelaskan bahwa slogan tersebut sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 tentang Pemilihan Umum bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat.

Deklarasi ini juga dimeriahkan oleh pemenang lomba jinggle pemilu 2019 di Kabupaten Poso serta penampilan dari artis Ibu kota seperti Yassovi Idol, Rival Himran dan Elino. Sedangkan pada malam harinya KPU juga menyelenggarakan Konser Musik Sadar Pemilu sebagai bentuk sosialisasi serta pendidikan bagi pemilih pemula serta guna meningkatkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam pelaksanaan pemilu agar tidak golput.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image