BERBAGI

Kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Poso salah satunya ditentukan oleh sepak terjang dari organisasi PGRI yaitu organisasi yang menjadi wadah bernaungnya para guru-guru, sehingga jajaran PGRI harus mampu memberikan kontribusinya melalui berbagai karya dan aksi nyata yang dipandang dapat meningkatkan kualitas pendidikan ke arah yang lebih baik.

Hal ini diungkapkan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu saat membuka secara resmi Kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten ke-III Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Poso di Hotel Ancyra, Kamis (21/03/19).

Pertemuan ini menghadirkan pengurus PGRI Provinsi, Pengurus PGRI Kabupaten, utusan Dewan Penasehat PGRI, utusan PGRI Cabang Kecamatan se-Kabupaten Poso serta masing-masing pimpinan himpunan / ikatan / asosiasi profesi dan keahlian sejenis.

Kegiatan ini mengambil tema dari HUT PGRI Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2018 “PGRI sebagai Penggerak Perubahan Menuju Pendidikan Abad 21” dengan sub tema “Satu Jiwa Membangun Pendidikan di Bumi Sintuwu Maroso, menuju Poso Cerdas”.

Baca Juga :  Wisuda II dan Dies Natalis ke-6 STAI Poso

Melalui peningkatan pembangunan di bidang pendidikan, maka dengan sendirinya berbagai permasalahan krusial yang dihadapi bangsa ini seperti kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan serta kebodohan. Semoga perlahan tapi pasti akan dapat diatasi sehingga pada gilirannya nanti akan berimplikasi terhadap peningkatan kesehjateraan masyarakat Kabupaten Poso. ungkap Bupati Darmin.

Ia juga mengharapkan melalui Konkerkab PGRI ke-III ini dapat menyusun program kerja yang menyentuh semua lapisan guru dan tenaga pendidik dengan mengedepankan program prioritas serta target dalam meningkatkan profesionalisme guru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan guru serta berbanding lurus dengan capaian prestasi bidang pendidikan di Kabupaten Poso.

Sejalan dengan capaian kinerja bidang pendidikan di Kabupaten Poso yang berada pada nilai, baik di tahun 2018 sesuai dengan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) yang disampaikan oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si pada Rapat Paripurna LKPJ Bupati Poso Tahun Anggaran 2018, di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Poso di hari sebelumnya melaporkan bahwa Kabupaten Poso menunjukkan kondisi baik dalam realisasi angka kelulusan sekolah.

Baca Juga :  Kabupaten Poso Raih Nilai Tertinggi IPA Se-Sulteng Hasil UN Tingkat SMA Sederajat Tahun 2013

Selaras dengan itu, maka Bupati Darmin mengharapkan melalui kegiatan ini kiranya dapat menghasilkan catatan-catatan rekomendasi perbaikan terhadap program-program PGRI sebelumnya sebab menurutnya lagi, bahwa hal ini perlu dilakukan mengingat sebagai pengantisipasi dalam menghadapi perkembangan dan kemajuan pembangunan daerah yang sudah semakin baik.

Selanjutnya Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Nursalam, MM dalam sambutannya mengapresiasi kepemimpinan Pemerintahan Darmin-Samsuri sebagai Pembina PGRI Kabupaten Poso yang mampu menjadikan PGRI Kabupaten Poso lebih unggul dibanding daerah-daerah lainnya. Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam menjamin terlaksananya proses belajar mengajar yang baik dengan tenaga pendidik profesional yaitu lewat sertifikasi guru dimana dari 2.924 guru yang tersebar di wilayah Kabupaten Poso pada tahun 2018 sebanyak 1.726 guru telah tersertifikasi sehingga terjadi peningkatan sebanyak 69 guru dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga :  KKN TEMATIK NKRI UNHAS PERKOKOH PERSATUAN DAN KESATUAN MASYARAKAT SINTUWU MAROSO

Di akhir acara, Bupati Poso menyerahkan sertifikat penghargaan kepada perwakilan guru dari tiap kecamatan dengan harapan para guru yang tersebar di Kabupaten Poso mampu menyiapkan SDM Sintuwu Maroso dalam menghadapi tantangan perubahan zaman atau globalisasi sebagai kunci / modal utama serta dapat membina dan mencetak generasi penerus yang handal dan menguasai IPTEK serta iman yang mampu menyeimbangi sehingga tidak terjerumus dalam dampak negatif pengaruh globalisasi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image