BERBAGI

Waki Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si yang didampingi oleh Forkopimda, Kadis Pertanian, Inspektur Inspektorat Kabupaten Poso, Asisten III ,Ketua Tim PKK Kabupaten Poso, serta beberapa perwakilan OPD baik dari Provinsi Sulawesi Tengah maupun Kabupaten Poso menghadiri Gelar Produk Durian Lokal Poso untuk mendukung Kawasan Pengembangan Desa Kuku Kecamatan Pamona Utara, Pada hari selasa (12/03/19). Turut hadir para Lurah dan Kepala Desa lingkup Kecamatan Pamona Utara. Selain itu pula, hadir juga Camat Pamona Utara dan Pamona Puselemba, para Lurah dan Kepala Desa lingkup Kecamatan Pamona Utara, tokoh masyarakat, perwakilan dari PT. Bukaka (Ibu Irma dan Pak Agus), Sumitro (Pakar durian) dari Sulawesi Selatan.

Banjir Durian di Kabupaten Poso. Demikian ungkapan yang diberikan oleh beberapa orang saat berkunjung ke Kabupaten Poso, tepatnya di Desa Kuku Kecamatan Pamona Utara. Mengembangkan dan mempromosikan Desa Kuku sebagai kampung durian, Pemda Kabupaten Poso melalui Dinas Pertaniannya menggelar Produk Durian Unggul Lokal. Kegiatan ini juga menjadi ajang belanja buah bagi mereka yang kebetulan melintas di Desa Kuku karena dijual dengan harga terjangkau. Disamping itu terdapat kandepe (stan) yang menyediakan durian siap dimakan sesuai kemampuan atau sampai puas.

Pada kegiatan ini, Kepala Desa Kuku menyampaikan suatu kehormatan bagi Desa Kuku dijadikan sebagai Kampung Durian, memang pada kenyataannya yang menjadi salah satu produk unggulan masyarakat Desa Kuku adalah tanaman durian. Kondisi ini akan sangat mendukung bagi perkembangan ekonomi masyarakat tentunya. Ada 4 jenis varietas tanaman durian yang saat ini sementara dikembangkan di Desa Kuku. Seperti varietas Kani, varietas Sawerigading, Varietas petruk dan beberapa varietas lokal lainnya, (ladjiji, Boba dan Rangga).

Baca Juga :  PEMBUKAAN SIDANG DEWAN KETAHANAN PANGAN DAN LOMBA CIPTA MENU KABUPATEN POSO TAHUN 2015

Kadis Pertanian Suratno, SP., M. Si juga mengatakan, bahwa kegiatan kali ini adalah tindak lanjut dari pancanangan kampung durian pada tahun 2018. Sesuai dengan rencana bahwa areal tanaman durian akan dikembangkan sampai dengan luasan 95 Ha. Sebanyak 70 Ha akan disediakan oleh Pemda Poso, sementara sisanya sebanyak 25 Ha menjadi tanggung jawab PT. Bukaka. Memang butuh waktu sekitar 10 s/d 20 tahun untuk melihat hasilnya, namun hal in akan menjadi kekayaan daerah yang akan dinikmati di masa yang akan datang. Sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah adalah mengembangkan kampung durian dan kampung manggis di Desa Olumokunde Kecamatan Pamona Timur. Melihat buah manggis juga merupakan salah satu buah favorit seperti di Negara Jepang, yang mempunyai nilai ekonomis cukup menjanjikan.

Pengembangan suatu kawasan pariwisata, ditentukan oleh dukungan sektor lainnya. Diantaranya, pertanian, perikanan dan sentra usaha kerajinan masyarakat. Masyarakat Desa Kuku perlu dipupuk jiwa kewirausahaannya karena telah punyan keahlian dalam membudidayakan durian lewat sambungn pucuk. Dukungan semua pihak, para pemilik lahan dan masyarakat serta Kepala Desa. Jika ada tersedia luasan lahan sekitar 50 Ha maka Kementrian Pertanian dapat memberikan bantuan untuk pengembangan sektor agro wisata.

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M. Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini juga merupakan salah satu prioritas program pembangunan di Kabupaten Poso, yang akan memberikan manfaat besar bagi kita semua. Terutama Pengembangan kampung durian dan kampung manggis yang sudah terlaksana. Pamona utara yang berada pada Zona 2, perlu didukung dengan pengembangan perikanan, pertanian dan perkebunan untuk menunjang kawasan pariwisata. Mengedepankan produksi lokal sebagai pengembangan kedepan dengan memberdayakan masyarakat sebagai pelaku utama. Kualitas durian lokal yang ada di Desa Kuku tidak ada di wilayah yang lain, inilah yang menjadi keuntungan tersendiri bagi Kabupaten Poso. Meskipun bisa ditanam dengan sistem multikultural, namun diharapkan dapat dikembangkan menjadi tanaman monokultural. Tanam durian dengan jenis terbaik untuk dikembangkan, perbanyak bibit unggul yang dapat dibudidayakan serta tingkatkan cara pengolahan durian pasca panen sehingga dapat mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat, karena hal ini mempunya nilai ekonomis yang tinggi. Ungkap Wabup.

Baca Juga :  Padi Ciherang di Pantangolemba Poso Pesisir Selatan di Panen

Wakil Bupati juga mengharapkan kerja sama dengan perguruan tinggi khususnya jurusan pertanian, untuk secara bersama merumuskan satu formula yang dapat menghasilkan tanaman durian unggul yang dapat dikembangkan secara terus menerus. PT. Bukaka akan membantu menyediakan bibit musang king sejumlah 500 pohon. Karena harganya mahal, jenis durian ini banyak diminati masyarakat. Dukungan semua pihak akan sangat membantu bagi suksesnya tujuan ini. Desa Kuku merupakan Lokasi yang terletak ditengah antara Kota Poso dan Kota Tentena, hal ini mempunyai keunggulan sendiri bagi pengembangan tanaman durian.

Seorang pakar durian Ir. A. Sumitro, menyampaikan, tanaman durian adalah jenis tanaman yang tidak sulit untuk dikembangkan. Namun jika ingin mendapatkan buah durian yang berkualitas dan berkelanjutan maka harus dibudidayakan dengan manajemen yang baik. Mulai dari pemilihan lokasi, pengkaplingan lokasi tanam menurut jenis durian, menyiapkan bibit yang baik. Memberi nomor untuk memudahkan kontrol perkembangan tanaman dengan berbagai macam perlakuan berbeda untuk mendapatkan tehnik perlakuan yang cocok bagi tanaman durian. Disamping itu, yang terpenting dari pemeliharaan durian ini adalah dari segi pemangkasan maupun penyiangan, serta pemberian pupuk atau vitamin bagi tanaman. Memelihara batang dan cabang-cabang utama sebagai tempat berkembangnya buah. Durian butuh sirkukasi udara baik di batang maupun di dahan. Jarak tanam musang king misalnya 7×7 segi tiga atau 9×9 segi tiga. Jenis buah durian Musang King sebenarnya jenis durian lokal yang sudah lama keberadaannya, yaitu yang dulu dikenal dengan nama Raja Kunyit, kemudian diganti namanya menjadi Musang King untuk mengangkat gengsinya sehingga lebih laku dipasaran. Membudidayakan suatu tanaman sangat bergantung pada kenyamanan hati. Jika diperlakukan dengan baik, maka tanaman yang ditanam akan menghasilkan hasil yang baik.

Baca Juga :  Panen Raya Varietas Mekongga Desa Tonusu

Trek atau jalan yang akan dilintasi melewati deretan pohon durian, harus yang mudah dikewati dan disediakan pos-pos untuk tempat beristirahat. Dengan demikian areal pertanaman durian akan menjadi sentral bagi agro wisata. Bukan hanya akan menikmati lezatnya buah durian, namun akan juga mendapatkan kenyamanan hati dengan keindahan panorama yang tersaji.

Selanjutnya Wakil Bupati Poso mengunjungi kandepe-kandepe (stan) yang menyajikan berbagai macam olahan durian, mulai dari: dodol, dompo, aneka kue berbahan durian sampai dengan puding. Pengelolaan yang baik akan mendukung pembangunan daerah yang menghadirkan kesejahteraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image