BERBAGI

Peresmian Tugu patung Albertus Christian Kruyt dan Dr. Nicolaus Adriani berlangsung di Taman Kota Tentena pada Jumat, (01/02/19). Kegiatan ini juga diramaikan dengan pagelaran seni oleh Sanggar Seni Seseando SMA GKST 2 Tentena dan Pembacaan sejarah tentang Karya Pelayanan Albertus Christian Kruyt dan Dr. Nicolaus Adriani di Tana Poso oleh Majelis Sinode GKST yang disampaikan Pdt. M. Botilangi, S.Pak. Kegiatan yang diawali dengan senam bersama ini juga menghadirkan Unsur Tripika Kecamatan, Pimpinan PT. Poso Energy, Pimpinan BUMN / BUMD, Pimpinan OPD, Tokoh-tokoh masayarakat, agama serta anak-anak sekolah.

Tekad Pemerintah Daerah Kabupaten Poso yang terus berupaya mempercantik dan memperindah wajah Kabupaten Poso khususnya di Kota Wisata Tentena, terlebih untuk memberi nuansa baru dengan tetap memperhatikan nilai-nilai sejarah, adat budaya dan kearifan lokal guna mendorong terwujudnya kota Tentena yang lebih layak sebagai kota tujuan wisata di Indonesia. Maka berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintahan Darmin-Samsuri antara lain berupa pembangunan sarana dan fasilitas pendukung di Taman Kota Tentena untuk kenyamanan pengunjung. Pembangunan tugu persimpangan taman kota, pembangunan taman di kawasan jalan menuju lokasi FDP serta pembangunan tugu patung Albertus Christian Kruyt dan Dr. Nicolaus Adriani yang ada di persimpangan jalan masuk Kota Tentena.

Baca Juga :  Jambore HLUN Ke-23 Desa Tonusu Bupati Poso : Para Lansia Telah Banyak Berjasa Bagi Daerah

Murniati Putosi, SP, M.Si selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup dalam laporannya mengatakan bahwa sesuai dengan amanat peraturan Bupati Poso no 46 tahun 2016 dimana Dinas LIngkungan Hidup diberi tanggung jawab untuk menyelenggarakan salah satu tugas penting yakni melaksanakan pengelolaan kebersihan, pertamanan dan persampahan di Kabupaten Poso. Tugas tersebut selanjutnya dijabarkan dalam sebuah kebijakan peningkatan nilai estetika, kebersihan dan keasrian wilayah perkotaan yang meliputi Kota Poso dan Kota Tentena.

Dengan adanya sejumlah pembangunan dan perbaikan sarana serta fasilitas di beberapa titik di Kota Tentena, menunjukkan bahwa Kota Tentena juga menjadi prioritas utama lokasi pembangunan untuk mewujudkan Kota Tentena sebagai kota tujuan wisata dan pendidikan. Ia juga menambahkan bahwa upaya-upaya peningkatan nilai estetika Kota Tentena akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan dengan mempertimbangkan dinamika perkembangan fisik yang terjadi di Kota Tentena dan sekitarnya.

Baca Juga :  Bupati Poso Serahkan Bantuan Pembangunan Jembatan Gantung Pada Pembukaan Pasar Murah Desa Salukaia

Masih dalam laporannya, Kadis DLH ini juga menyampaikan bahwa terkait dengan pembuatan tugu patung Kruyt dan Adriani ini merupakan sebuah ide dan gagasan serta usulan dan permohonan dalam rangka menyatupadukan antara upaya Pemerintah Daerah dan Majelis Sinode GKST selain untuk meningkatkan nilai estetika Kota Tentena, juga sebagai bentuk penghargaan kepada dua orang tokoh zending yang melakukan karya pelayanan keagamaan, pendidikan dan kesehatan di Tana Poso.

Sebelum meresmikan tugu patung yang ditandai dengan penandatanganan prasasti ini, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan bahwa keberadaan tugu patung yang ditempatkan pada pintu masuk kota Tentena ini mempresentasikan sebuah ajakan bagi seluruh warga Kota Tentena dan sekitarnya bahkan seluruh warga Kabupaten Poso untuk memaknai dan melakukan ajaran-ajaran agung dan universal yang dipesankan oleh Kruyt dan Adriani. “Kita diajarkan untuk saling mengasihi serta tidak menebarkan benih-benih kebencian dan perpecahan di antara masyarakat. Ketika kita dapat melaksanakan ajaran-ajaran tersebut, maka yakin dan percaya atas pertolongan Tuhan, kita dapat mewujudkan kota Tentena sebagai kota tujuan wisata dan kota religius yang pada akhirnya nanti atas perkenaan Tuhan akan mendatangkan keuntungan yang positif bagi kita semua dan daerah Tana Poso” ungkap Bupati Darmin. Ia juga menambahkan bahwa dengan keberadaan fasilitas umum yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah dengan segala keterbatasan yang ada, seyogyanya bisa menjadi sebuah kebanggan bagi warga masyarakat. Sehingga keberadaan segala pembangunan ini perlu dijaga dan dipelihara agar dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama serta menjadi sebuah kenangan tentang peristiwa besar yang pernah terjadi di Tana Poso.

Baca Juga :  Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Poso Tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan Kabupaten Poso Tahun 2017

“Bagi kami (Pemerintahan Darmin-Samsuri), tugas adalah amanah. Dan amanah adalah kepercayaan yang merupakan kehormatan bagi kami, oleh karenanya kami akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Jika terdapat kelemahan dan kekurangan dalam pelaksanaannya, kami sangat mengharapkan masukan, saran, pendapat dan tanggapan yang tentunya disampaikan dengan santun dan proporsional serta tidak memiliki muatan kepentingan apapun.” tandas Bupati Darmin

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image