BERBAGI

Berdasarkan pengalaman interaksi di komunitas dan hasil riset di Poso yang dilakukan oleh Fakultas Hukum UGM dan Monash University Australia pada tahun 2016, dimana peran perempuan dalam mendorong dan memelihara perdamaian secara berkesinambungan di Poso sangat besar. Dan karena adanya pengakuan bahwa perempuan-perempuan di Poso adalah juga inisiator dan pemimpin perdamaian di Poso, maka maka Tim Rencana Aksi Damai (RAD) Perempuan Poso menyelenggarakan Lokakarya Konsultasi Penyusunan Rencana Aksi Damai Perempuan Poso bertempat di Aula Bappelitbangda, Selasa (29/01/19).

Tim yang terbentuk sebagai tindak lanjut dari penelitian tentang “Peran perempuan dalam menghadapi konflik dan kekerasan yang bernuansa ekstrimisme di Poso” yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum UGM dan Gender, Peace Security Centre, Monash Australia atas dukungan DFAT ini terdiri dari kolaborasi dari berbagai organisasi lokal (NGO), Akademisi, Anggota DPRD dan OPD di Kabupaten Poso.

Baca Juga :  Mantan Wapres Jusuf Kalla Berkunjung di Kabupaten Poso

Kegiatan ini selain bertujuan untuk berbagi pengalaman peran perempuan dalam membangun perdamaian di wilayah konflik seperti Ambon dan Aceh. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menyusun kerangka aksi perempuan untuk perdamaian di Poso yang berbasis komunitas dengan melibatkan perempuan komunitas, organisasi masyarakat, akademisi dan OPD.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung hingga 30 Januari 2019 ini, mengikutsertakan organisasi/kelompok perempuan di komunitas dan organisasi mayarakat seperti Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil (LPMS), Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulawesi Tengah (KPKP-ST), Solidaritas Perempuan Sintuwu Raya Poso, Rumah Belajar Buyung Katedo dan sejumlah akademisi dan organisasi keagamaan.

Salma Masri Saguni, SH selaku Koordinator pelaksana kegiatan dalam laporan panitianya mengatakan bahwa output yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu terintegrasinya kerangka aksi perempuan untuk perdamaian di Poso ke dalam program pemerintah juga ada mekanisme kerja yang disepakati oleh Tim RAD Perempuan Poso sebagai acuan melanjutkan advokasi kegiatan perdamaian yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Peserta Tour De Central Celebes Sukses Libas Tanjakan Jalan Pegunungan Poso

Apresiasi diberikan kepada Pemerintah Daerah oleh Azriana Rambe selaku Ketua Komnas Perempuan atas respon cepat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso terhadap adanya program ini. Dimana Pemerintah Daerah mampu bertindak dengan cepat untuk melaksanakan program-progam pemulihan dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Poso secara keseluruhan dan program perlindungan bagi perempuan dan anak secara khusus.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, secara khusus meluangkan waktu untuk hadir dan bertemu secara langsung dengan penggerak-penggerak serta penggagas (aktivis) perdamaian perempuan ini mengatakan bahwa Kabupaten Poso yang sempat dilanda konflik kemanusiaan dan merusak tatanan ekonomi, kemasyarakatan, sosial, budaya dan politik beberapa waktu yang silam telah berhasil dilalui dengan pemulihan secara utuh dari seluruh element dan komponen masyarakat bersama dan aparat keamanan.

Baca Juga :  Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUt RI ke-72

“Peran kaum perempuan di dalam mewujudkan perdamaian di Poso dirasakan sangat besar dan tidak bisa dipungkiri karena perempuan adalah salah satu ujung tombak perdamaian yang bersifat khusus dengan kepiawaian yang dimiliki kaum perempuan, membuat mereka sesungguhnya menjadi bagian penting terhadap upaya perdamaian di Tana Poso.” ucap Bupati Darmin

Sesungguhnya Pemerintah Daerah telah melaksanakan program dalam menciptakan dan menjaga perdamaian dengan melibatkan kaum perempuan lintas generasi, agama dan perempuan di komunitas tertentu. Hal ini juga didukung dengan lahirnya Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan perlindungan, pelayanan dan pemulihan perempuan dan anak sebagai respon pemerintah daerah terhadap persoalan perempuan dan anak di Kabupaten Poso.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image