BERBAGI

Hanya berselang seminggu usai pelaksanaan Survey Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Poso yang dilakukan Tim Akreditasi Rumah Sakit Pusat , Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Kamis (06/12/18).menandatangani nota kesepahaman (MOU) antara Pemda Kabupaten Poso dan Badan Perencanaan Pemberdayaan Sumber daya Manusia Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) yang berlangsung di ballrom hotel El Royale Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Pusat Perencanaan Badan Perencanaan Pemberdayaan Sumber daya Manusia Kementrian Kesehatan RI, yang juga diikuti 35 Bupati/Wali kota di Indonesia.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang didampingi Kadis kesehatan Topan Karwur dan Direktur RSUD Poso mengatakan, dengan ditandatanganinya MOU itu maka Kabupaten Poso memperoleh tambahan 2 orang dokter spesialis sehingga kebutuhan 4 besar dokter spesialis di RSUD Poso telah terpenuhi. Sehingga dengan demikian kebutuhan masyarakat terhadap spesialistik anak dan obstetri-ginekologi juga bisa terpenuhi. Kehadiran dokter spesialis ini juga sekaligus mendukung pelayanan prima RSUD Poso yang baru saja mengikuti evaluasi survey akreditasi. Seluruh dokter spesialis itu kata Bupati Darmin akan diberi fasilitas berupa rumah dinas, kendaraan dinas, peralatan medik, fasilitas medik dan insentif.

Baca Juga :  Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional "Wujudkan Poso Bersih Dari Narkoba"

Langkah bijak ini dilakukan Bupati Darmin sebagai bukti keseriusannya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di kabupaten Poso secara merata terutama pelayanan medik yang juga sekaligus merupakan program prioritas dari Visi Pemkab Poso yakni “Terwujudnya Kabupaten Poso yang damai, adil dan sejahtera didukung oleh sumberdaya manusia yang andal dan bermartabat”. Penetapan rumah sakit sebagai lokasi penempatan dokter spesialis didasarkan pada hasil rekomendasi visitasi yang dilakukan oleh rumah sakit yang mengusulkan kebutuhan doktet spesialis. Sementara visitasi kata Bupati Darmin bertujuan untuk menilai kesesuaian dan kesiapan rumah sakit dalam hal sarana prasarana, sumber daya manusia, kelengkapan peralatan, serta faktor-faktor lain yang terkait termasuk keamanan dilingkungan rumah sakit.

Baca Juga :  Sumpah Profesi Dan Seminar Keperawatan

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak terkait, sehingga layanan kesehatan di kabupaten Poso dari waktu ke waktu semakin baik. Menyinggung tentang survey akreditasi RSUD Poso yang baru saja selesai dilaksanakan, bupati Darmin optimis akan membuahkan hasil yang baik. Kita tunggu saja hasil penilaian tim akreditasi, ujarnya. Ia juga menegaskan, akreditasi bukanlah akhir dari perjuangan. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan prestasi dan terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan yang lebih merata sampai ke seluruh wilayah kabupaten Poso, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih baik dan bermutu, tegas mantan Danyon marinir itu serius. MOU itu sendiri akan berlangsung selama 1 tahun, dan setiap tahunnya akan diperbaharui sesuai dengan kebutuhan daerah.

Baca Juga :  Pencanangan GERMAS Pada Peringatan HKN Ke-53 Tahun 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image