BERBAGI

Perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2018 di Kabupaten Poso dilaksanakan Upacara Pengibaran Bendera yang dipimpin langsung oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu Pembina Upacara. Bertempat di Lapangan Puselemba Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba,Senin (26/11/18).

Peringatan HUT PGRI kali ini bertemakan “Wujudkan Guru Sebagai Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Cerdas Berkarakter Dalam Revolusi Industri 4.0”. Yang dihadiri oleh seluruh Anggota FKPD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Instansi Vertikal serta Majelis Umum Sinode GKST yang diwakili oleh Wakil Sekretaris Majelis Umum Sinode GKST Pdt. J. Tasiabe, M. Th

Peserta Upacara yang terdiri dari seluruh dewan guru se-Kabupaten Poso ini mengenakan jubah kebesarannya dengan Perwira Upacara Frans L. Suroy, A.Md dan Pemimpin Upacara Yahya Purasongka ini juga diisi dengan berbagai atraksi penampilan mulai dari Drum band SMP Negeri 1 Pamona Utara sampai solo dari Chiki Welly siswi SMU berprestasi yang meraih beberapa penghargaan seperti pemenang lomba anak cerdas tahun 2017 di Jawa Timur, pemenang lomba menyanyi bintang RRI dan lain sebagainya.

Pelaksanaan Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat berdirinya PGRI yang menyatakan beberapa tujuan dibentuknya PGRI diantaranya seperti mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan.

Baca Juga :  Konfrensi Kabupaten PGRI Ke II kab. Poso tahun 2016

Dalam sambutan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, yang dibacakan oleh Bupati Poso mengatakan bahwa dalam era revolusi industri 4.0 ini dimana sistem pendidikan nasional dihadapkan pada tantangan yang kompleks sehingga PGRI sebagai organisasi profesi ditantang agar mampu menggerakkan guru, pendidik dan tenaga kependidikan untuk dapat memberikan andil tidak hanya dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, namun lebih dari itu harus merasa terpanggil untuk ikut melahirkan pemikiran transformatif dalam pengembangan kebijakan pemerintah, pengelolaan program pembangunan di pusat dan daerah serta dalam melahirkan berbagai gagasan dan tindakan inovatif.

Terkait dengan guru sebagai pemikir transformatif dalam dunia pendidikan, nantinya dapat menyatukan visi bersama pemerintah daerah dalam pengembangan kebijakan maupun dalam program pembangunan. Bupati Darmin seusai memimpin upacara tersebut mengatakan bahwa Guru adalah seorang ahli yang diberi hak, kewenangan, tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan pendidikan di lembaga pendidikan formal,seperti mengajar, mendidik, membimbing dan melatih dimana keahlian yang dimiliki guru adalah keahlian di bidang pendidikan dan pengajaran. Sehingga pemerintah daerah menaruh harapan besar bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Poso terhadap profesi guru.

Baca Juga :  Pelepasan peserta Kuliah Kerja Profesi Hukum Universitas Sintuwu Maroso Poso

Sejak dilantik pada bulan februari 2018 keseriusan Darmin-Samsuri dalam dunia pendidikan dapat terlihat dari penyerahan Naskah Perjanjian Hibah beberapa asset Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, untuk diberikan kepada lembaga-lembaga pendidikan di Kabupaten Poso berupa kendaraan operasional. Keseriusan Bupati juga terlihat saat melakukan Pemantauan langsung ke lapangan mengunjungi Sekolah-sekolah yang tengah melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA dan Ujian Sekolah Bersandar Nasional (USBN) di SMP, yang sistem pelaksanaan ujian nasional dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai media ujian, serta Pemerintah Daerah juga telah bekerja sama dengan kementrian hukum & HAM Provinsi Sulteng terkait dengan pemberian penyuluhan Hukum dan Penyebarluasan Layanan Informasi Administrasi Hukum di Kalangan Masyarakat dan Dunia Pendidikan di Kabupaten Poso serta masih banyak hal lainnya yang telah dilakukan Pemda dalam memonitor serta mendukung perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Poso.

Bupati Darmin yang juga memakai pakaian PGRI dalam upacara tersebut menyampaikan harapannya kepada guru-guru di Kabupaten Poso agar lebih cerdas, cepat dan efektif dalam pencarian informasi dan pengetahuan yang menunjang segala aktivitas dalam proses pengajarannya di sekolah sehingga perlu mengubah cara mengajar tradisional menjadi pembelajaran yang multi stimulan. Membangun dunia pendidikan bukanlah hal yang mudah apabila dikerjakan hanya segelintir orang. Oleh karenanya, Pemerintah Daerah kembali mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Poso agar bahu membahu memberikan dukungan yang tidak hanya dilimpahkan kepada guru saja sehingga dunia pendidikan dapat berkembang dengan baik dalam menjawab setiap tantangan di era saat ini.

Baca Juga :  Wisuda STAI Tahun 2017

“Dunia pendidikan bukanlah semata tugas guru saja melainkan juga merupakan tugas kita bersama dalam membangun kehidupan sumber daya manusia yang berkualitas serta berkompeten dalam pelaksanaan pembangunan di Indonesia pada umumnya dan di Kabupaten Poso pada khususnya.” Ungkap Bupati Darmin

Seusai pelaksanaan upacara, Bupati Darmin secara spontan turun ke lapangan menyalami satu persatu petugas upacara dimulai dari perwira upacara, pemimpin upacara hingga berjalan jauh dari ujung ke ujung lapangan untuk menyapa peserta upacara satu per satu. Kebanggan Bupati Darmin terhadap profesi ini sangat terasa ketika ia dengan senang hati dikerumuni oleh seluruh peserta upacara untuk sekedar foto bersama di tengah lapangan.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image