BERBAGI

Kamis (27/09/18), Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si bersama FKPD Kabupaten Poso, Rektor Unsimar, Ketua Majelis Sinode GKST, hadir dalam acara Penyambutan Terima dan Peresmian Pengoperasian Kapal KMP Sabuk Nusantara 102, bertempat di Dermaga Pelabuhan Klas II Poso. Dihadiri oleh Dirjen Pehubungan Laut, diwakili oleh Riski Alamsyah PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Pembangunan Kapal Kementrian Perhubungan dan Nahkoda kapal Sabuk Nusantara 102, Kapten Suyadi, Ketua KPU, Mewakili Kepala Bea Cukai Madya Pabean C Morowali, perwakilan dari beberapa Kepala OPD, Perusahaan Pelayaran Cabang Poso, Perusahaan Bongkar Muat Cabang Poso, unsur Perbankan, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta para undangan dan pewarta baik cetak maupun elektronik.

Kepala Kantor Pelabuhan Kelas II Poso Nurdin Usman, S.Sos., M.Si menyampaikan sesuai Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Laut No. AL.108/5/20/DJPL-17 tanggal 22 Dasember 2017, Pelabuhan Poso mendapat 2 Kapal Perintis yaitu:
1. Kapal KM. Narita ukuran DWT 1200 Ton melayari Pelabuhan Poso – Wakai – Gorontalo
Transit Bitung PP, dalam 1 (satu) Round Voyage waktunya 10 hari dan Pangkalan Pelabuhan Poso, saat ini Kapal tersebut sudah beroperasi.
2. Kapal KM. Sabuk Nusantara 102 ukuran DWT 1200 Ton melayari Pelabuhan Poso – Bau
bau Biringkasi PP, dalam 1 (satu) Round Voyage waktunya 14 Hari dan Pangkalan Pelabuhan Poso.

Baca Juga :  Proyek Perubahan : Pengendalian Pemanfaatan peranserta stakeholder dalam pengendalian pemanfaatan ruang

Kapal Perintis tersebut tujuannya untuk membantu meringankan
kelancaran kegiatan masyarakat Kabupaten Poso dari dan ke Pelabuhan tujuan melalui
sarana Transportasi Laut. Kedua Kapal Perintis tersebut merupakan sałah satu wujud keberhasilan kita yang selama ini telah berupaya mengusahakannya secara terorganisir. Pelabuban Poso sebagai pengumpul, berperan penting dalam mobilisasi bongkar muat barang, hewan dan orang naik/turun dari dan ke Pelabuhan Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Sukawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan. Untuk itu dengan adanya jaringan trayek Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 102 yang melayari Pelabuhan Poso Bau bau menjadi motivasi, dorongan kepada Instansi terkait di Bidang Perhubungan Laut agar selalu meningkatkan Koordinasi yang baik dan kondusif serta saling bahu membahu untuk mendatangkan Investor melalui sarana Transportasi Laut guna peningkatan penerimaan Negara dan Peningkatan penerimaan Daerah. Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Poso beserta jajarannya yang telah membantu mendatangkan 2 (dua) Kapal Perintis di Pelabuhan Poso.

Riski Alamsyah PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Pembangunan Kapal Kementrian Perhubungan RI menyampaikan bahwa kapal yang saat ini akan diresmikan penggunaannya di buat di Galangan Dumas Tanjung Perak Surabaya. Semoga kapal ini dapat memberikan manfaat bagi Kabupaten Poso, teristimewa bagi masyarakat sebagai pengguna.

Baca Juga :  Menpora Sambut Positif Ajakan Bupati Poso Libatkan Pemuda Lintas Agama Membangun Daerah

Wakil Bupati Poso dalam sambutannya menyampaikan, bahwa saat ini Poso tengah melakukan persiapan untuk pelaksanaan event dunia yaitu Tour De Central Celebes (TDCC) serta kegiatan Budaya, Poso memiliki pesona alam untuk wisata yang membanggakan, seperti air terjun Saluopa yang setelah dihitung dengan seksama oleh anak-anak muda yang tergabung dalam pencinta alam, ternyata memiliki 66 tingkat. Namun belum memiliki akses jalan untuk sampai, karena hanya melewati hutan belantara yang lebat di sisi air terjun. Kita patut bersyukur sebagai masyarakat Poso, karena dengan beroperasinya KM Sabuk Nusantara, kapal perintis dengan kapasitas penumpang sejumlah 500 (Lima Ratus) orang. Menghubungkan Poso – Bau-bau – Biringkasi PP. Terima kasih kepada Pihak Kementerian Perhubungan RI Direktorat Jenderal Perhubungan Laut atas dubukanya jalur laut baru dengan dukungan kapal yang baru pula. Untuk mendukung program Pemerintah Pusat, khususnya pembukaan tol laut antara Kabupaten Poso dengan daerah lain diseluruh nusantara. Dukungan armada laut ini tentu sangat di nantikan masyarakat Poso yang ingin memanfaatkan angkutan laut sebagai sarana bagi distribusi/transportasi orang atau untuk urusan bisnis/barang dengan biaya yang lebih ekonomis. Menghubungkan Kabupaten Poso dengan Biringkanasi Pangkap (Sulawesi Selatan) dan Bau-bau (Sulawesi Tenggara). Pelabuhan laut Kabupaten Poso dimasa lalu memiliki kesibukan yang padat karena banyaknya transportasi laut yang melintas dan singgah. Rute Kapal Pelni (Kapal Sangiang) dengan rute Poso-Wakai-Gorontalo-Ternate dan Ambon serta kota-kota lainnya di Indonesia Bagian Timur. Hal ini sangat mendatangkan manfaat karena dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di daerah. Karena itu kita harus mempersiapkan diri dengan pengembangan potensi-potensi daerah yang bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Peresmian Gedung Serba Guna Desa Kageroa

Wakil Bupati Poso menambahakan, Kabupaten Poso memiliki laut yang menghubungkan wilayah-wikalah lain dan merupakan central, olehnya tentu akan memungkinkan untuk dilewati bagi kapal-kapal. Dengan diresmikan pengoperasian kapal ini, menjadi alternatif yang dapat dimanfaatkan baik bagi masyarakat Poso maupun masyarakat daerah lain yang ingin menuju ke Poso. Setelah meresmikan penggunaan kapal KMP. Sabuk Nusantara 102, selanjutnya Wakil Buoati Poso bersama seluruh tamu undangan berkesempatan menaiki kapal yang kemudian berlayar beberapa mil jauhnya, untuk melihat sejauh mana kesiapan kapal sebelum dioperasikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image