BERBAGI

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri,M.Si menghadiri sekaligus mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Oleh Sekprov Drs. Mohammad Hidayat Lamakarate,M.Si pada Acara Pembukaan Konferensi Kerja Provinsi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah yang dilaksanakan Di gedung PGRI Poso (28/07/18).

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PGRI dilanjutkan dengan laporan panitia oleh Ketua PGRI Provinsi Sulteng Drs. Nursalam, MM yang dalam laporannya beliau mengatakan bahwa PGRI Merupakan Organisasi Perjuangan yakni meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru. Dan tujuan dari Konferensi Kerja Provinsi PGRI Sulawesi Tengah yakni untuk mengevaluasi program program yang telah dilaksanakan dan desain tentang program kedepan.

Selanjutnya sambutan Bupati Poso yang disampaikan Oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya beliau mengatakan peran PGRI sebagai wahana persatuan dan kesatuan guru, sekaligus muara pelayanan publik di bidang pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif bagiku daya dukung, tumbuh dan berkembangnya kualitas sumberdaya manusia. Melalui konferensi ini kiranya para peserta memberikan masukan masukan yang dapat mendorong kemajuan dan peningkatan kesejahteraan organisasi guru bersama stakeholder didaerah ini. Dewasa ini peran serta guru didalam memberikan pelayanan pendidikan dan pengajaran dituntut profesionalisme yang tinggi oleh masyarakat sehingga dedikasi pahlawan tanpa tanda jasa ini perlu terus ditingkatkan agar semakin profesional, kompetitif dan berdaya saingan.

Baca Juga :  Peningkatan Pembangunan di Bumi Sintuwu Maroso

Sekilas Wakil Bupati Samsuri memperkenalkan bahwa Kabupaten Poso merupakan daerah seribu megalit yang ada diTampo Lore masuk dalam pantauan dinas pendidikan dan kebudayaan Yang Maksud beliau adalah guru bisa memperkenalkan kepada anak didik bahwa kita punya budaya peninggalan nenek moyang yang punya nilai sejarah tinggi yang harus dijaga dan dilestarikan.

Mengakhiri sambutannya beliau berpesan agar semangat persatuan dan kesatuan, pengorbanan PGRI hendaknya tetap tertanam dalam sanubari anggotanya sehingga akan berdampak signifikan terhadap kemajuan dunia pendidikan nasional dan daerah.

Dilanjutkan sambutan dari Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Dr. Hj. Univa Rosyidi,M.Pd beliau mengatakan Progres PGRI kedepan yakni PGRI harus memberikan sumbangan untuk Pendidikan Indonesia yang lebih baik. Karena itu apa yang dilakukan menggerakkan guru, tanggungjawab profesinya untuk dilakukan sebaik baiknya yang secara operasional kami mendirikan pusat pusat belajar, learning center itu bukan hanya memberi tempat pada guru tapi juga guru dan siswa boleh belajar asik bareng Sesuai dengan kebutuhan revolusi industri.

Baca Juga :  Sidak Pasar Oleh Bupati Poso

Diakhir sambutannya beliau berpesan kepada seluruh guru se-provinsi sulawesi tengah bahwa guru harus serius, harus mencintai pekerjaannya, harus bekerja dengan baik, harus mendorong anak anak belajar, dan belajar bersama agar wajah pendidikan makin baik.

Selanjutnya Sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang disampaikan oleh Sekprov Drs. Mohammad Hidayat Lamakarate,M.Si mengawali sambutannya beliau mengatakan semua orang yang datang kesulteng memuji keindahan Provinsi Sulawesi tengah, justru kita orang Sulteng sering lupa bahwa kita punya keindahan alam yang tidak kalah menariknya dari daerah lain. Organisasi profesi guru yaitu PGRI menjadi wadah penting dalam peningkatan kualitas guru. Sedangkan upaya pemerintah untuk memperbaiki manajemen guru dapat dilihat dari dikeluarkannya beberapa peraturan perundang undangan yang mengatur tentang guru, diantaranya undang undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, peraturan pemerintah tahun nomor 19 tahun 2017 tentang guru, dan masih banyak lagi.

Baca Juga :  Penyusunan Studi Analisis Mengenai Amdal Rencana Pembangunan Jalan Kabose

Tentunya harapan pemerintah dengan mengeluarkan beberapa peraturan mengenai guru, diharapkan para pendidik telah memenuhi standar kualitas maka proses belajar mengajar akan semakin berkualitas dan muaranya pada peningkatan kualitas pendidikan di indonesia. Oleh karena itu, para pengurus PGRI, baik yang berada dipusat maupun di propinsi dan kabupaten/kota agar memahami manajemen pengelolaan pendidikan di daerah dan meningkatkan koordinasi dengan pihak pemerintah sesuai kewenangan yang telah dibagi dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Berbagi upaya juga telah dilakukan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, antara lain dengan meningkatkan alokasi dana anggaran pendidikan dalam APBN sejak tahun 2013 yang memiliki rasio anggaran pendidikan sebesar 20% dari total APBN. Untuk itu sekarang giliran guru/pendidik untuk menunjukan tanggung jawab terhadap profesi yang diemban untuk membangun generasi penerus dengan meningkatkan kinerja dan disiplin.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image