BERBAGI

Tour de Central Celebes tahun 2018, selasa (17/07/18) secara resmi di lounching oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia DR. Ir. Arief Yahya, M.Sc bertempat di gedung Sapta Pesona Kantor Kementrian Pariwisata RI Jakarta. Acara tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si bersama 6 orang Kepala Daerah yang terdiri dari 5 Kabupaten dan 1 Kota masing-masing Kabupaten Poso, Banggai, Tojo Una Una, Parigi Moutong, Sigi dan Kota Palu.

Pada kesempatan itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si melaporkan tentang kesiapan Sulteng menyambut TDCC sekaligus perkembangan destinasi pariwisata Sulteng yang didukung oleh Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Tengah melalui beberapa kegiatan Festival Budaya baik yang telah masuk event nasional maupun berskala regional dimana kesemuanya itu merupakan faktor pendukung utama dalam meningkatkan potensi kepariwisataan di Sulawesi Tengah.

Sementara itu Menteri Pariwisata RI DR. Ir. Arief Yahya, M.Sc  dalam sambutannya menegaskan, pemerintah pusat menyambut dan mengapresiasi pelaksanaan Tour de Central Celebes (TDCC) yang tergolong sukses meskipun baru yang untuk kedua kalinya dilaksanakan sejak tahun 2017 silam. Ahmad Yahya juga mengakui perkembangan serta potensi pariwisata yang ada di sulawsi tengah bahwa pulau terindah di Indonesia justru berada di Sulawesi Tengah yakni kepulauan Togean kabupaten Tojo una una. Namun ia berharap dalam menumbuh kembangkan kepariwisataan di Sulawesi Tengah, diperlukan dukungan semua pihak terutama lembaga DPRD sebagai mitra pemerintah. Karena itu sangat diperlukan sinergitas lintas sektor yang ada di daerah dan didukung oleh pemerintah pusat. Pelaksanaan TDCC yg akan dilaksanakan pada tanggal 14-18 Oktober 2018 itu akan melintasi 6 kabupaten dan satu kota dengan 5 etape, yaitu: etape 1 start di Kabupaten Luwuk Banggai dan finish di Kabupaten Touna. Selanjutnya Etape 2 finish di Kabupaten Poso, etape tiga finish di Kabupaten Parimo, etape 4 finish di Kabupaten Sigi, dan etape 5 finish di Kota Palu. Pada acara lounching TDCC tersebut turut dimeriahkan oleh duta-duta seni budaya dari Kabupaten Poso dengan menampilkan tarian dan busana adat daerah Poso.

Baca Juga :  Pembukaan STQ Ke- XXIV Kabupaten Poso

Sementara itu Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang menghadiri langsung pelaksanaan lounching TDCC, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Poso mengaku siap mendukung dan mensukseskan pelaksanaan TDCC tahun 2018. Ia mengatakan pelaksanaan TDCC ini sangat penting, sebab disamping sebagai sebagai daya tarik guna meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Poso khususnya melalui ajang promosi pariwisata yg bersifat internasional, juga secara tidak langsung akan meningkatkan incam perkapita serta peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi menurut Bupati Darmin, pelaksanaan TDCC tahun ini akan dikemas bersamaan dengan Festival Budaya Daerah (FBD) , Festival Pesona Danau Tektonik Poso (FPDTP) serta program Indonesiana dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Jika semua ini dikolaborasi dan dikemas secara baik saya yakin akan memberi daya tarik tersendiri sehingga mampu mendatangkan kunjungan wisatawan yang begitu banyak, tegas mantan Danyon marinir iru dengan nada optimis. Dikatakan, jika pada tahun lalu pelaksanaan FPDTP hanya dilaksanakan 3 hari, maka dengan mempertimbangkan masukan dari masyarakat dan berbagai pihak , Festivak Pesona Danau Tektonik Poso thn 2018 akan dilaksanakan selama 5 hari. Saya sangat menghargai masukan masyarakat, karena itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat tana Poso untuk bersama-sama mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana degan baik dan sukses, ujar Bupati.

Baca Juga :  Jalan Santai HUT Kota Poso ke-121

Pemerintah tentu akan senantiasa berupaya melakukan yg terbaik demi untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan hidup masyarakat banyak degan tetap memperhatikan kearifan lokal sebagai budaya leluhur yg patut dihargai. Itulah sebabnya, sebagai bukti keseriusan duet pimpinan Darmin-Samsuri, pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten Poso bahkan telah memerintahkan Kepala OPD terkait untuk segera melakukan persiapan dgn tetap mengedepankan yakni Komunikasi, Koordinasi, Kerja sama dan Informasi (K3I). Dengan cara itu kita berharap, seberat apapun permasalahan yang dihadapi pasti akan dapat diselesaikan dengan baik. Bupati Darmin juga menambahkan, bahwa etape tiga yang akan mengambil start semu di lokasi air terjun 12 tingkat Saluopa dengan titik 0 di Desa Tonusu dan finish di Kabupaten Parigi Moutong, adalah etape tepanjang degan jarak tempuh 196 km, sebab sesuai ketentuan pihak ISI, setiap etape tidak diperkenankan melebihi 200 km.

Baca Juga :  Perayaan Safari Natal Hari ke-V wilayah poso pesisir bersatu bertempat di GKST Anugrah Tangkura Poso Pesisir Selatan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image