BERBAGI

Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si didampingi anggota DPRD Kabupaten Poso Abram Badilo, Camat Pamona Selatan, Kapolsek Pamona Selatan, Danramil Pamona Selatan, Kepala Desa Pendolo dan Kabag Humas Setdakab Poso menghadiri acara penutupan HUT Desa Pendolo ke-109 Tahun. Dihadiri pula oleh seluruh masyarakat Desa Pendolo, serta beberapa pewarta cetak maupun elektronik. Bertempat dilapangan Desa Pendolo, Kamis (05/07/18). Tepat pada ditanggal 05 Juli ini, merupakan hari bersejarah bagi warga masyarakat, dimana pada tanggal tersebut diperingati sebagai hari berdirinya desa Pendolo. Diusia yang terbilang sudah cukup tua, telah banyak hal yang dicapai teristimewa dalam membangun masyarakat secara berdikari.

Penyambutan kepada Wakil Bupati Poso secara adat dan disambut oleh masyarakat dengan penuh rasa syukur dan suka cita. Kemudian panitia menyajikan atraksi yang dipersembahkan yang berhasil meraih juara dari gelaran yang dilombakan. Mulai dari nyanyian anak-anak dan Karambangan. Doa pembukaan di sampaikan oleh Pdt. Betrin Rongaliwa, S.Th.

Laporan Ketua Panitia, Jemy Rangian menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan untuk memberikan nilai-nilai baru dalam bingkai sintuwu maroso yang telah termaktub dalam Visi Misi Pemda Kabupaten Poso serta tertuang pula dalam program pembangunan di Desa Pendolo. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan acara, yang meliputi : Volly ball putra putri, sepak takraw, tenis meja tunggal putra dan putri, lari karung putra dan putri, tarian torompio, tarik tambang, karambangan, moloko (engrang) serta lomba kebersihan dan keindahan lingkungan RT. Waktu pelaksanaan mulai tanggal 18 Juni sampai dengan 5 juli sebagai hari puncak kegiatan. Sumber dana berasal dari add Desa Pendolo tahun 2018 yaitu sebesar 25 juta, serta dari beberapa donatur lain.

Baca Juga :  Sosialisasi Perencanaan Kontijensi Bencana Banjir

Sambutan John Agus Melubu, selaku Kepala Desa Pendolo menyampaikan bahwa sebagai syukur dalam memaknai karya Tuhan dalam kehidupan masyarakat Pendolo, maka dilaksanakan kegiatan ini. Seluruh masyarakat dengan penuh antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan. Sekaligus sebagai cara untuk berbenah untuk kemajuan pembangunan di Desa Pendolo. Masyarakat desa sekitar juga ikut memberikan kontribusi dalam memeriahkan acara, sehingga secara bersama dapat dinikmati dengan penuh rasa bahagia dan lebih mempererat tali persaudaraan antara sesama masyarakat Kecamatan. Desa Pendolo terdapat 4 Dusun dan terdiri atas 9 RT.

Wakil Bupati Poso menyampaikan dalam sambutannya, selamat kepada masyarakat Desa Pendolo atas karunia yang dirasakan karena Hari Ulang Tahun Desa. Tentunya dengan semakin bertambahnya usia, maka akan semakin bertambah pula energi masyarakatnya untuk berkarya demi pembangunan desa. Kemajuan yang terjadi di desa Pendolo mustahil dapat terjadi apabila tidak ada kerjasama antara seluruh warga masyarakat, didukung oleh pemerintah dan stakeholder. Kondisi jalan yang semakin bagus, sarana komunikasi yang lebih luas untuk diakses, dan yang paling utama adalah kesejahteraan masyarakatnya yang semakin meningkat. Menurut Wakil Bupati Poso, Desa Pendolo saat ini telah banyak mengalami perkembangan. Dulunya transportasi yang paling cepat untuk menempuh jarak antara Tentena Pendolo adalah dengan motor danau ataupun perahu karena aksesnya adalah air danau. Kini dengan jalan mulus yang dimikili, dapat diakses dengan lebih cepat, baik dengan menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Bahkan kendaraan berat dapat dengan leluasa berlalu lalang untuk mengangkut segala kebutuhan masyarakat yang tentunya hal ini akan lebih meningkatkan taraf hidup masyarakat. Masyarakat yang kuat, tanpa melihat perbedaan. Alangkah bahagianya hidup kita apabila antara kita saling mengasihi. Mengintrospeksi diri untuk mengumandangkan semangat kebersamaan yang tidak bisa di pengaruhi oleh kekuatan apapun, sehingga pembangunan di Desa Pendolo dan Kabupaten Poso dapat terlaksana dengan baik. Pembangunan semakin pesat karena merupakan tuntutan dari perkembangan jaman. Sehingga segala aktifitas dapat dilaksanakan dengan inovasi. Akhir-akhir ini kebersamaan kita banyak gangguan, semakin maju dan cepatnya informasi yang kita dapat akan semakin mempengaruhi pemikiran kita dan apabila kita tidak sedari dini untuk mengontrol dan menangkal, maka akan menjadikan masalah dalam kebersamaan kita. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan selalu menggali dan mengembangkan segala potensi budaya yang ada untuk dapat digunakan sebagai sarana menyatukan kebersamaan. Meningkatkan kondisi daerah dan masyarakat yang aman tentram dalam bingkai Sintuwu Maroso. Ikatan kebersamaan yang harus selalu kita kedepankan dan kita lestarikan.

Baca Juga :  Wabup Buka HUT Pemuda GKST Ke-69 Klasis Poso Pesisir

Tantangan kedepan akan semakin berat, pola pikir generasi muda akan semakin berkembang dan sudah merupakan tugas kita bersama untuk selalu mengawasi agar tidak tergerus dengan kemajuan yang disalah artikan. Salah satu cara untuk terus menjaga kebersamaan adalah dengan cara mencintai budaya. Karena dengan cinta budaya yang merupakan hakekat kita sebagai bangsa Indonesia, dan kegiatan seperti ini yang bergerak dalam sosial kemasyarakatan harus terus kita dukung dan laksanakan, agar tujuan yang lebih baik akan diraih dengan kerja keras kita semua.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati menutup seluruh rangkaian acara dengan pemukulan gong, menyerahkan piala dan hadiah bagi pemenang lomba serta melaksanakan peninjauan stan untuk masing-masing RT dengan bermacam kreasi yang ditampilkan.

Baca Juga :  Upacara Hari Pahlawan Digelar di Tugu Monumen Tadulako

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image