BERBAGI

Apel perdana setelah pelaksanaan cuti bersama dalam rangka perayaan Idul Fitri 1439 H / 2018 Masehi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dilaksanakan tadi pagi bertempat di lapangan Maroso Poso. Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menjadi pejabat penerima apel didampingi Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso. Hadir Para Assisten dan Staf Ahli, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemda Poso, Para Camat, Pewarta Cetak maupun elektronik serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso. Kamis, (21/06/18).

Bupati Poso dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, atas kesadaran untuk hadir melaksanakan apel pagi sebagai aktifitas awal sebelum memulai pekerjaan rutin sebagai pelayan masyarakat setelah libur yang cukup panjang. Bupati mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah kepada seluruh Umat Muslim yang ada di Bumi Sintuwu Maroso. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga Amal Ibadah Selama Bulan Ramadhan yang baru saja berlalu, akan Membawa Berkah,Kebahagiaan,Kedamaian, dan Kesejahteraan bagi kita semua.

Menindaklanjuti Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor: B1/8/M.SM.00.01/2018 tanggal 7 Juni 2018 Perihal Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H, maka hari ini dilaksanakan Apel bersama dan menginstruksikan Kepada Seluruh Pimpinan OPD serta Para Camat agar melaporkan kehadiran pejabat dan stafnya masing-masing secara berjenjang kepada Bupati Poso melalui Sekretaris Daerah pada hari ini juga dan besok Akan diteruskan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Direktur PDAM

Tidak ada alasan untuk menambah libur kecuali sakit dengan keterangan Dokter. Karena kita telah diberikan libur yang relatif panjang dan Fasilitas Tunjangan Hari Raya Melalui gaji ke 14, karena itu kita harus meningkatkan kinerja sesuai dengan Tupoksi masing-masing dalam melaksanakan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah serta Pelayanan Publik.

Menurut Permendagri Nomor: 86 tahun 2017 Tentang Tata Cara Penyusunan Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Raperda Tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara Perubahan RPJPD, RPJMD, dan RKPD. Pasal 14 Ayat (3) menyatakan agar penyusunan dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dilaksanakan berbasis Sistem Aplikasi Elektronik. Sejak tahun perencanaan 2018 untuk RAPBD tahun 2019 seluruh daerah wajib menerapkan e-Planing, meskipun Kabupaten Poso sudah memulai sejak beberapa tahun yang lalu namun masih dalam bentuk Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPPD) yang fitur atau modulnya belum lengkap. Dengan melakukan kerjasama (MOU) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), maka SIPPD yang selama ini dikembangkan oleh Bapelitbangda telah di Up Grade seperti yang dikehendaki oleh KPK, diantaranya: e-Pokir dan e-Pra RKA dan di ubah sebutannya dari SIPPD menjadi e-Planing.

Baca Juga :  Kominfo Minta Penjelasan dan Dokumen Atas Penyalahgunaan Data

Karenanya telah dikeluarkan Instruksi Bupati Poso nomor 1 tahun 2018 tentang percepatan implementasi e-Planing, yang di dalamnya terdapat modul e- RPJMD/Renstra dan RENJA Perangkat Daerah, e- Musrembang, e-Mogombolipu, e-Pokir dan e-Pra RKA. Sehingga pada hari ini, di Launching e-Planing yang dilaksanakan mulai tahun perencanaan 2018 untuk RAPBD tahun 2019.

Selama ini implementasi e-Planing belum maksimal dan masih banyak kendala yang dihadapi oleh Bapelitbangda yang bertanggung jawab mengkoordinasikan perencanaan pembangunan daerah, antara lain lambatnya input data perencanaan dari OPD, yang disebabkan kemampuan sebagian Kasubag Program atau staf Admin disetiap OPD, Kantor Camat, Kelurahan dan Desa masih kurang, demikian halnya fasilitas infrastruktur jaringan internet yang belum merata.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Bapelitbangda telah membentuk “Klinik Cerdas e-Planing”. Setiap petugas Admin dan Subag program baik OPD, Kecamatan maupun Desa dan Kelurahan dapat memanfaatkan klinik cerdas e-Planing tersebut untuk meminta bimbingan teknis juga berkonsultasi secara gratis. Bila dibutuhkan, Tim Cerdas Bapelitbangda bisa diundang ke OPD, Kantor Camat atau Kelurahan dan Desa. Setelah launching e-Planing, segera menyusul e-Budgetin di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, serta Aplikasi Elektronik Pelayanan Oblik di Bidang Perijinan dan Pendapatan, Pelelangan (LPSE) dan Pelayanan Bidang Kepegawaian. Dengan terbentuknya “Klinik Cerdas e-Planing” tersebut semua Kasubag Program dan Petugas Admin dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengimplementasikan e-Planing di OPDnya masing-masing. Klinik Cerdas e-Planing di Bapelitbangda akan melayani konsultasi dan bimbingan teknis setiap hari (kecuali hari libur). Tempatnya di Bidang Perencanaan Makro Bapelitbangda Kabupaten Poso.
Menutup arahannya, Bupati Poso melaunching e-Planing sekaligus meresmikan “Klinik Cerdas e-Planing” Bapelitbangda Kabupaten Poso. Ditandai dengan pelepasan balon.

Baca Juga :  Forum Komunikasi Pengelolaan Pengadaan Barang Dan Jasa (FKP2BJ) Kabupaten Poso

Mengakhiri apel bersama, Bupati Poso bersama Wakil Bupati Poso dan Sekda di dampingi oleh seluruh Kepala OPD menerima jabatan tangan dari seluruh peserta apel, sebagai aktualisasi dari saling memaafkan dan menjadi penyemangat untuk melaksanakan tugas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image