BERBAGI

Penyelenggaraan forum konsultasi publik sebagai bagian dari tahapan proses penyusunan rancangan RKPD Kabupaten Poso tahun 2019 merupakan momen yang sangat strategis untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan yang mampu menjawab isu-isu strategis. Oleh karenanya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M. Si membuka secara resmi kegiatan tersebut pada Rabu, (30/05/18) bertempat di Aula Bapelitbangda Kabupaten Poso. Tahun 2019 merupakan tahun ketiga bagi Pemerintah Kabupaten Poso di bawah kepemimpinan Darmin-Samsuri dalam upaya pencapaian visi, sehingga penyusunan RKPD tahun 2019 yang telah didukung dengan penerapan aplikasi e-planning dilaksanakan dengan lebih cermat dan terintegratif, serta diharapkan mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Poso secara tepat dan strategis.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Poso, Dandim 1307 Poso, Pimpinan OPD dan Para Camat se-Kabupaten Poso ini, dimana output dari konsultasi public diharapkan dapat menjadi wahana pembentukan komitmen seluruh stake holder dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), yakni sebagai pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) nantinya.

Baca Juga :  Sosialisasi Penataan Sungai Poso, Kerjasama PT. Poso Energy dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso

Dalam sambutan Bupati Poso yang disampaikan oleh Wabup Samsuri menyampaikan bahwa dengan berpedoman pada arah pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Poso tahun 2016-2021, maka tema pembangunan Kabupaten Poso tahun 2019 adalah “percepatan pencapaian prioritas pembangunan daerah melalui pembangunan infrastruktur, sosial dan ekonomi yang terintegrasi menuju Poso cerdas “. Dan untuk melaksanakan pencapaian pembangunan daerah sesuai dengan tema pembangunan Kabupaten Poso tahun 2019, maka ditetapkan 9 prioritas pembangunan daerah Kabupaten Poso tahun 2019 sebagai berikut:
1. Peningkatan infrastruktur berbasis tata ruang
2. Pengentasan kemiskinan dan pmks
3. Kesehatan
4. Pendidikan
5. Revitalisasi pertanian dan perikanan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan
6. Pengembangan pariwisata berbasis sumberdaya alam, budaya dan kearifan lokal
7. Revitalisasi umkm, koperasi dan pengembangan bumdes
8. Tertib administrasi pemerintahan dan pembangunan daerah
9. Penegakan hukum, keamanan dan ketertiban sosial kemasyarakatan

Baca Juga :  Peresmian Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Poso

“Saya minta semua pimpinan dan aparatur perangkat daerah serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi kedepan, terintegratif dan inovatif. Rkpd harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur. Dengan demikian diharapkan penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2019 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu yang strategis yang ada” ungkap Wabup Samsuri.

Sedang dalam pemaparan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian & Pengembangan Daerah Kabupaten Poso Suratno, SP, M. Si menjelaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Poso bersifat fluktuatif dimana subsektor tanaman pangan mengalami peningkatan pertumbuhan yang sangat signifikan. Dan selanjutnya subsektor yang menjadi penyebab utama melambatnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Poso pada tahun 2016 lalu yaitu subsektor perkebunan telah mengalami peningkatan di tahun 2017.

Baca Juga :  Bupati Poso Meresmikan Secara Langsung Kantor Desa Toini

Jumlah penduduk miskin di Poso tahun 2017 mencapai 41,88 ribu orang dan terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 0,35 ribu orang dibandingkan dengan tahun 2016. Dan dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah Kabupaten Poso masuk dalam 4 kabupaten/kota yang memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di atas angka IPM Sulawesi Tengah.

Oleh sebab itu Pemerintah Daerah kiranya tetap terus mendapat dukungan dari masyarakat Kabupaten Poso sehingga visi misi yang ada dapat tercapai bersama dan hasil dari pembangunan di Kabupaten Poso dapat dinikmati bersama. Karena Duet kepemimpinan Darmin-Samsuri ini kembali berupaya untuk “berlari kencang” dalam memenuhi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Poso sehingga terciptalah masyarakat yang damai, adil & sejahtera dalam bingkai Sintuwu Maroso.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image