BERBAGI

Organisasi Gereja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan roda pembangunan nasional, sehingga setiap upaya organisasi gereja untuk pembangunan dan meningkatkan kualitas warga jemaat, pemerintah daerah tetap akan meresponnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso meresmikan Gedung Gereja Jemaat GKST Gloria Klasis Behoa di Desa Bariri Kecamatan Lore Tengah, pada Senin, (14/05/18).

Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu yang didampingi Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Anggota DPRD Provinsi & Kabupaten, sejumlah Pimpinan OPD, Unsur Tripika Kecamatan Lore Tengah serta para hamba-hamba Tuhan dari seluruh denominasi gereja yang ada di Kecamatan Lore Tengah mengikuti rangkaian kegiatan Pentahbisan Rumah Ibadah tersebut yang dipimpin oleh Pdt. Jet Roson Rense, S. Th, M. Th.

Diawali penyambutan Bupati Poso dengan pemasangan siga, pengalungan serta pemberian ayam putih dan 7 butir telur dengan beras putih halus dalam bingka lora, masyarakat Tampo Lore menyambut dengan hangat kedatangan rombongan.


Bangunan gereja merupakan sarana tempat berkumpul bersama-sama bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang lebih maju serta mewujudkan cita-cita menuju Kabupaten Poso yang cerdas. Sarana tempat beribadah ini diakui dan dijamin keberadaanya oleh Pemerintah Daerah lewat pelaksanaan pembukaan selubung papan nama, penandatanganan prasasti, serta pengguntingan pita oleh Bupati Darmin sebagai bentuk dukungan Pemerintah terhadap peningkatan kualitas keimanan & ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa untuk menggapai pembangunan yang dicita-citakan bersama masyarakat Bumi Sintuwu Maroso.

Baca Juga :  Rapat Kerja Sekaligus Pelantikan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Poso

Pembangunan Gedung Gereja yang adalah rumah Ibadah bagi Umat Kristiani pada dasarnya merupakan pembangunan mendasar bagi pertumbuhan dan perkembangan masyarakat Kabupaten Poso pada umumnya. Atas nama Majelis Sinode GKST, Pdt. Jet Roson Rense menyampaikan selamat atas bukti iman warga gereja GKST Gloria yang telah berhasil membangun gedung gereja ini sampai dengan selesai dan juga merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap Pemerintah Daerah yang senantiasa memberikan keleluasaan bagi warga gereja / umat kristiani untuk melakukan peribadatan.

Terkait dengan peristiwa duka yang dialami warga gereja di Surabaya (Teror bom bunuh diri, red) Ketum Sinode GKST ini menghimbau kepada seluruh warga Umat Kristiani agar tidak terpancing dengan kondisi yang sedang terjadi sambil berpengharapan penuh kepada Tuhan yang adalah Pelindung umat-Nya terbukti dengan berkat pemeliharaan Tuhan hingga acara peresmian Gedung Gereja GKST Gloria di desa Bariri ini dapat terlaksana.

Baca Juga :  Penutupan Musrenbang RKPD 2019

Menanggapi peristiwa yang terjadi di Surabaya pada minggu kemaren, Bupati Poso dalam sambutannya selaku Kepala Daerah menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa tersebut kepada keluarga korban sehingga Bupati menghimbau agar warga masyarakat Kabupaten Poso tidak mudah terpancing atau terprovokasi dengan situasi yang terjadi dengan tidak mengumbar kata-kata kebencian lewat media sosial. Karena hal itu akan membawa pada perpecahan masyarakat di Bumi Sintuwu Maroso. Bupati juga berharap kiranya warga Gereja dapat menjadi dewasa dalam iman sehingga menyikapi semua hal yang terjadi dengan tindakan-tindakan positif yang membawa kedamaian di Tana Poso sesuai dengan Kasih Ajaran Kristus.

Bupati Poso masih dalam sambutannya juga mengatakan bahwa Pemda Poso bersama anggota DPRD Kabupaten Poso sudah berjuang untuk memekarkan dataran Tampo Lore menjadi Kabupaten Konservasi Tampo Lore. Dimana DPRD Provinsi juga telah mendukung hal ini sehingga Bupati mengajak seluruh warga masyarakat Tampo Lore bersama Pemerintah Daerah mengawalnya hingga pada tingkat pusat. Dengan dibentuknya Kabupaten Konservasi Tampo Lore bertujuan agar Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Darmin-Samsuri dapat mempermudah dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat hingga ke pelosok serta agar proses pembangunan yang saat ini tengah gencarnya dilakukan oleh duet pasangan ini yaitu untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Poso dengan lebih cepat.

Baca Juga :  Launching SIWAKUPOSO, EDC (Electronic Data Capture) Biaya Pernikahan dan Pembayaran Non Tunai

Diakhir sambutannya Bupati Darmin kembali mendapatkan respon yang sangat luar biasa dari masyarakat dimana Ia juga menginformasikan kepada masyarakat bahwa pada bulan juli mendatang akan dilaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dipusatkan pada pembangunan jalur jalan yang menghubungkan kecamatan Lore Barat dan Lore Tengah. Oleh karenanya Mantan Komandan Batalyon Marinir TNI – Angkatan Laut ini meminta dukungan kepada semua pihak khususnya masyarakat yang ada di wilayah Tampo Lore ini sehingga kegiatan TMMD dapat terlaksana dengan baik dan sukses.
Bupati Darmin juga menambahkan bahwa ini bukan sekedar janji politik Darmin-Samsuri, melainkan lebih dari perhatian khusus Pemerintah Daerah terhadap masyarakat di wilayah Lore bersaudara untuk mendapatkan perhatian dan perlakuan yang sama dengan wilayah lain di Kabupaten Poso. Dengan harapan bahwa terbukanya jalur jalan ini semua obyek wisata akan terkoneksi dengan baik sekaligus memperlancar arus kunjungan wisatawan yang akan menambah terkenalnya nama baik Bumi Sintuwu Maroso di mata dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image