BERBAGI

Dua lembaga yang berkaitan langsung dengan pemilihan umum yakni Komisi Pemilihan Umum dan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Poso, menemui Bupati Poso Kol. Mar (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu di ruang kerjanya, Selasa 24 April 2018. Pertemuan dengan Kedua lembaga itu dimaksudkan untuk melaporkan kondisi terkini yang terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi tepatnya di wilayah Dongi-dongi serta berbagai agenda penting lainnya terutama yang berkaitan dengan kesiapan pemilu 2019 yang akan datang.

Komisioner KPU Kab Poso dan Panuaslu Bertemu Bupati Poso

Pihak KPU juga meminta pendampingan aparat keamanan terkait dengan adanya intimidasi yang dilakukan kelompok tertentu sehingga menghambat kegiatan pantarlih di wilayah itu. Sementara itu Ketua Panwaslu Kabupaten Poso Abd. Malik Saleh. S. Sos. Map, juga melaporkan hal yang sama dan membenarkan adanya oknum/kelompok tertentu yang sengaja melakukan provokasi kepada masyarakat Dongi-Dongi dengan dalih tapal batas Poso dan Sigi yang katanya belum memiliki keputusan hukum tetap.

Baca Juga :  Penjemputan Kapolri dan Panglima TNI RI di Bandara Kasiguncu Poso

Padahal SK Mendagri tentang tapal itu telah ditandatangani dan saat ini tinggal menunggu untuk dimasukan ke dalam lembaran negara. Baik pihak KPU maupun Panwaslu mengaku telah melaporkan hal itu kepada pihak keamanan dan tinggal menunggu jawaban dan langkah selanjutnya.

Menanggapi laporan kedua lembaga pemilu itu, Bupati Darmin Agustinus Sigilipu menyambut baik rencana KPU untuk tetap melaksanakan tugas sambil melakukan pendekatan lewat tokoh agama setempat. Ia mengatakan tugas negara tidak boleh terhenti hanya karena sekelompok orang yang melakukan intimidasi dengan maksud tertentu, apalagi ini adalah pesta demokrasi yang harus didukung semua pihak.

Selaku pemerintah kita wajib melakukan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sebagai bentuk dukungan Bupati Darmin malah memerintahkan OPD terkait untuk melakukan kegiatan pelayanan kepada masyarakat Dongi-Dongi secara terpadu seperti pelayanan KTP- E, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta beberapa program kegiatan OPD lainnya. Menanggapi tentang kondisi keamanan, Bupati Darmin mengaku telah melaporkan kepada Gubernur Sulteng dan pihak keamanan tentang hal itu.

Baca Juga :  Jadwal Kerja PNS Poso Selama Bulan Ramadhan 1437 H
Daerah Dongi-dongi Perbatasan Kab. Poso-Kab. Sigi

Mengutip jawaban Gubernur Longki yang disampaikan kepada Bupati via sms secara tegas mengatakan tapal batas Poso-Sigi telah sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan dan SK telah ditandatangani oleh Mendagri dan dalam waktu dekat akan segera diresmikan. Karena itu siapapun yang melakukan kegiatan menghalang-halangi kegiatan pemerintah dengan cara-cara yang tidak benar apalagi dengan kekerasan harus diproses sesuai hukum yang berlaku dan negara tidak boleh kalah, ujar bupati Darmin membacakan sms Gubernur.

Sementara itu pihak Polres Poso mengaku siap memberikan tambahan bantuan pengamanan terkait dengan kegiatan KPU bersama beberapa OPD di wilayah Dongi-Dongi sampai tuntas. Bupati Darmin berharap semua pihak bisa menahan diri serta memahami langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah pusat dan Provinsi Sulteng khususnya bagi kepentingan dua kabupaten bertetangga itu.

Baca Juga :  Sosialisasi Pelaksanaan Pilkades

Bupati Darmin juga sangat menyesalkan jika ada pihak-pihak tertentu yang sengaja melakukan tindakan provokatif hanya karena ingin mencapai tujuan sesaat dengan mengorbankan rakyat yang ingin hidup dalam kedamaian. Meskipun kita berlainan kabupaten, tapi kita ini kan sama-sama warga negara Indonesia, tegas mantan Danyon marinir itu serius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image