BERBAGI

Permasalahan yang terjadi antara PT. Sawit Jaya Abadi Kabupaten Poso dengan masyarakat lokal, Bupati Poso Kol. Mar (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan akan segera membentuk tim khusus. Pernyataan itu disampaikan Bupati Darmin ketika mengikuti Rapat temu bisnis investasi dengan agenda, tindak lanjut penyelesaian permohonan perpanjangan izin pelaksana transmigrasi (IPT) PT. Sawit Jaya Abadi Kabupaten Poso yang dipimpin langsung Direktur Jenderal Pengembangan kawasan transmigrasi, Kementrian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi RI M. Nurdin, di hotel Best Westem Plus Palu, Jumat 20 April 2018.

Pada pertemuan itu pihak PT. Sawit Jaya Abadi memaparkan antara lain: perkembangan perusahaan mulai dari kondisi awal lahan/areal perkebunan, progres tanam lahan inti dan rencana plasma per desa, progress pembangunan infra struktur, realisasi invstasi pembangunan kebun, peta lokasi rencana kebun plasma termasuk problem lapangan. Pada kesempatan itu Dirjen Pengembangan Transmigrasi M. Nurdin menegaskan agar PT. Sawit Jaya Abadi tetap melaksanakan komitmen perusahaan dengan tetap memperhatikan setiap kewajiban yng harus dipenuhi, terutama hak-hak masyarakat lokal yang tentunya sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang ada.

Baca Juga :  Aksi Gerakan Pengendalian OPT Kakao

Selaku pimpinan yang bijaksana, Ia tidak ingin melihat ke belakang. Mari kita selesaikan permasalahan ini dengan cepat dan bijak, ini adalah tugas kita bersama, tegas mantan Danyon marinir itu. Ia juga meminta kepada pihak SJA agar terbuka melaporkan setiap kegiatan perusahaan termasuk CSR yang telah diberikan kepada masyarakat. Karena itu Bupati Darmin mengingatkan, agar pihak SJA tetap memperhatikan prinsip K 3 I, yakni Koordinadi, Komunikasi, Kerjasama dan keterbukaan Informasi. Kalau ini dilakukan maka kecil kemungkinan akan terjadi permasalahan itu, jelasnya.

Tim khusus yang akan dibentuk ini menurut Bupati Darmin, terdiri dari unsur Pemerintah Daerah bersama pihak SJA yang bertugas antara lain, untuk mendata, meneliti dan menganalisa kondisi yang terjadi dilapangan disesuaikan dengan hak dan kewajiban SJA dan masyarakat lokal termasuk luas area, potensi perkebunan secara menyeluruh. Lebih lanjut Bupati Darmin mengatakan, pada prinsipnya Pemda Poso siap memberikan dukungan. Hanya saja tidak ingin tergesah-gesah mengambil keputusan sebab perlu pembuktian di lapangan. Saya tidak ingin sekedar menerima laporan begitu saja, kita ingin pembuktian dilapangan. Jangan kita saling menyalahkan, kita lihat dulu hasil evaluasi dilapangan, karena itu tim khusus yang akan dibentuk nanti diharapkan benar-benar bekerja secara profesional sehingga dari hasil rekomendasi tim, kita dapat mengambil keputusan yang tepat yang dapat diterima semua pihak, jelas Bupati serius

Baca Juga :  Kabupaten Poso menanam 600 pohon
Pertemuan Pemda Poso dengan PT. Sawit Jaya Abadi bertempat di Hotel Best Western Plus Palu, Jumat 20 April 2018

Mendengar pernyataan Bupati, Dirjend M. Nurdin sendiri mengapresiasi dan melinilai keputusan Bupati Darmin untuk membentuk tim khusus merupakan langkah bijak dan tepat guna mendorong percepatan penyelesaian masalah yang dihadapi antara pihak SJA dan masyarakat lokal. Pada pertemuan itu, Dirjend M. Nurdin juga didampingi 6 Direktur masing-masing: Direktur Promosi dan Kemitraan Heriyanti, Direktur Penyediaan tanah transmigrasi Nirwan Helmi, Direktur Pengembangan Sosial Budaya Dewi Yuliani, Direktur Penataan persebaran penduduk Anto Pribadi, Direktur Pembangunan dan Pengembangan sarana dan prasarana Sigit, Direktur Pelayanan pertanahan Hermanto Sinulingga. Sedangkan peserta rapat lainnya terdiri dari unsur Dinas Transmigrasi Provinsi dan Kabupaten Poso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image