BERBAGI

Jakarta, 4 November 2015 – Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia meliputi luas perairan 3,2 juta km2 dengan panjang garis pantai ±81.000 km serta luas ZEE Indonesia yang mencapai 2,7 juta km dengan panjang garis ZEE ±14.000 km. Kondisi dan letak geografis Indonesia menjadikan negara ini memiliki kekayaan akan sumber daya laut yang sangat melimpah, tentunya hal ini akan berdampak kepada keamanan dan keselamatan di laut karena timbulnya beragam masalah.

Wilayah Indonesia yang sebagian besar merupakan perairan, menjadikan laut sebagai mata pencaharian bagi masyarakat pesisir Indonesia yang mayoritas adalah nelayan. Penjagaan dan pemeliharaan potensi kekayaan laut akan menciptakan laut yang aman dan nyaman untuk nelayan Indonesia dalam mencari mata pencahariannya. Dengan laut yang aman diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan.

Di dalam Inpres No. 15 tahun 2011 tentang perlindungan nelayan, Presiden menginstruksikan beberapa kementerian dan beberapa lembaga non kementerian saling berkoodinasi untuk memberikan perlindungan kepada nelayan. Dari salah satu instruksi Presiden tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ditugaskan untuk mengkoordinasikan kebijakan terkait dengan pemberian jaminan kepastian dan perlindungan hukum bagi nelayan serta mengkoordinasikan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah penangkapan ikan secara melawan hukum, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (Illegal, Unreported, Unregulated Fishing) dan penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  Operasi Ramadniya Tinombala

Dari instruksi Presiden pada Inpres No. 15 tahun 2011 ini, Bakamla hadir dengan beberapa usulan untuk menjaga keamanan dan keselamatan para nelayan Indonesia di dalam mencari mata pencahariannya. Adanya beberapa kasus kapal ikan Indonesia yang diusir pada saat mengambil ikan oleh kapal ikan asing di daerah perairan Indonesia, menjadi salah satu konsentrasi bagi Bakamla untuk menangani masalah ini. Selain itu apabila dilihat lebih dalam, kecenderungan kapal ikan Indonesia hanya melaut di dalam perairan Indonesia saja sedangkan ZEE  Indonesia  dipenuhi  oleh  kapal-kapal  ikan  asing. Hal  inilah  yang  mendorong  Bakamla

dalam menggagas bahwa perlu ditingkatkannya peran kapal patroli kamla untuk mengawal kapal-kapal ikan Indonesia sampai ke wilayah ZEE. Dengan adanya pengawalan tersebut diharapkan wilayah ZEE  Indonesia dengan seiring berjalannya waktu dapat dipenuhi dengan kapal-kapal ikan Indonesia. Sehingga kekayaan sumber daya laut Indonesia benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia itu sendiri bukan oleh warga asing.

Baca Juga :  Pisah Sambut Dalam Rangka Kegiatan Sertijab Danyonif 714/SM

Tentang BAKAMLA RI
BAKAMLA RI atau Badan Keamanan Laut Republik Indonesia dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2014 tentang Kelautan dan Perpres No. 178 Tahun 2014 tentang Bakamla. Bakamla bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Serta berfungsi dalam menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, menyelenggarakan sistem peringatan dini keamanan dan keselamatan, melaksanakan penjagaan, pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran, menyinergikan dan memonitor pelaksanaaan patroli perairan oleh instansi terkait, memberikan dukungan teknis dan operasional kepada instansi terkait, memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, dan melaksanakan tugas lain dalam sistem pertahanan nasional.

Baca Juga :  Ambransius Ma’it Resmi Menjabat PAW Anggota DPRD Masa Bakti 2014-1019

Untuk keterangan lebih lanjut, mohon hubungi:

Laksma Maritim Widodo Eko Prihastopo
Plt. Karo Humas Bakamla RI
Badan Keamanan Laut Republik Indonesia
Tel: 021-3519999 ext. 220
HP: 08112121986
Website: www.bakamla.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter Captcha Here : *

Reload Image