Rab12132017

Last update12:01:25 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Politik Dan Keamanan

Politik dan Keamanan

Apel Siaga dan Pelantikan Pimpinan Daerah/Kecamatan Partai Golkar

Apel siaga dirangkaikan pelantikan pimpinan daerah (PD) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Poso dan pimpinan Kecamatan Partai Golkar, pimpinan desa dan kelurahan se-kecamatan poso pesisir bersaudara secara langsung dilantik oleh ketua dewan pimpinan daerah (FPD) partai golkar kabupaten poso Darmin Agustinus Sigulipu dilanjutkan dengan penyerahan pataka kepada pengurus kecamatan, desa/kelurahan yang diwakili ketua PK poso pesisir desa patiwunga bertempat di lapangan sepak bola desa sa'atu kecamatan poso pesisir, pada Senin (04/12/17).

alt
Sarifudin Odjobolo selaku ketua panitia mengatakan pelantikan PD AMPG Kabupupaten Poso yang sebelumnya diawali dengan kegiatan jambore AMPG yang dilaksanakan pada tanggal 28-30 november 2017 yang diikuti 100 orang peserta dari 19 kecamatan se-kabupaten poso, dan kegiatan bersumber dari dana ketua DPD partai golkar kabupaten poso, ketua harian DPD partai golkar kabupaten poso, anggota fraksi partai golkar wilayah dapil IV serta partisipasi teman-teman pengurus AMPG kabupaten poso.


Sementara ketua DPD partai golkar kabupaten poso Darmin Agustinus Sigilipu, dalam sambutannya menyampaikan perkembangan politik partai golkar kabupaten poso mengalami perkembangan yang cukup baik, hal ini dapat dilihat dalam pemilihan legislatif anggota DPRD kabupaten poso pada tahun 2014 dan pemilihan kepala daerah kabupaten poso tahun 2015.

“Khusus untuk pemilihan legislatif tahun 2014 kecamatan poso pesisir bersaudara memberikan konstribusi suara sebesar 4.227 suara atau 17,57 % dari jumlah suara daerah pemilihan IV sebesar 24.055 suara, untuk perolehan tersebut, poso pesisir bersaudara memperoleh 1 kursi anggota DPRD kabupaten poso” Jelas Bupati.


Darmin Agustinus Sigilipu juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten poso khususnya masyarakat daerah pemilihan IV karena pada pemilihan kepala daerah pada tahun 2015 secara keseluruhan partai golkar didukung oleh partai PKS, PPP dan PBB pada daerah pemilihan IV telah memperoleh 7.518 suara atau 19,04 % "dari jumlah perolehan suara 39.484 mengantarkan kami menjadi pemimpin di bumi sintuwu maroso semoga Kami dapat menjalankan amanat ini dengan baik" ungkapnya.


Diakhir sambutannya Darmin Agustinus Sigilipu berpesan kepada pengurus yang baru saja dilantik agar melaksanakan perintah harian.

Hadir dalam kegiatan tersebut fraksi partai golkar kabupaten poso bersama jajarannya, ketua-ketua dewan penasehat bersama pengurus dewan penasehat DPD partai golkar kabupaten poso, pengurus kecamatan dan pengurus desa/kelurahan yang dilantik, para sesepuh dan pini sepuh partai golkar, unsur tripika kecamatan poso pesisir bersaudara, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat dan undangan lainnya.

Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Poso

POSO – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kabupaten Poso Dilantik dan diambil Sumpah dan Janjinya dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Anggota DPR, DPD, DPRD dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

Anggota Panwaslu dilantik secara langsung oleh Ketua Panwaslu Kab. Poso Abdul Malik Saleh, S.Sos, M.Ap di saksikan secara langsung oleh Bupati Poso dan perwakilan Forkopimda. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Poso, Senin (13/11/17).

Adapun tema yang diangkat yaitu “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”.

Pelantikan diawali dengan Pembacaan Surat Keputusan, dan dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Ketua Panwaslu Kabupaten dan perwakilan Anggota Panwaslu serta Pembacaan Fakta Integritas oleh Perwakilan Anggota Panitia Pengawas Pemilu.

Bupati Poso dalam membacakan sambutannya mengatakan diantaranya bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan penyelenggaraan Pemilihan Anggota DPR, DPD, DPRD dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Pelantikan ini menandai diterimanya kepercayaan dan mandat untuk melaksanakan tugas, fungsi serta tanggung jawab mengawal seluruh rangkaian tahapan pemilu mulai dari tahapan pendataan calon pemilih, pendataan penduduk, sosialisasi sampai kepada tahapan kampanye dan pencoblosan serta penghitungan suara. Pelantikan ini juga merupakan legalitas perangkat pengawasan Pemilukada. Lembaga Panwaslu memiliki peran dan posisi yang strategis. Tugas khusus dari panwaslu adalah mengawasi pelaksanaan tahapan-tahapan Pemilu agar berjalan sesuai dengan amanat UU dan peraturan terkait lainnya.

Diakhir sambutannya Bupati Poso berpesan kepada para Panwaslu agar memiliki integritas pribadi yang handal dan memiliki integritas pribadi yang handal dan memiliki komitmen yang tangguh dalam melaksanakan tugas secara professional, tidak terombang ambing oleh bujukan materi, membangun koordinasi dan sinergitas lembaga lainnya dalam mendukung tugas panwaslu, dapat mengambil langkah-langkah strategis dalam menyongsong Penyelenggaraan Pemilihan Anggota DPR, DPD, DPRD dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

Ketua Panwaslu Kabupaten Poso dalam laporannya mengatakan bahwa Panwaslu Kecamatan akan melakukan pengawasan di Kecamatan pada Pemilu mendatang, Abdul berharap kepada para Anggota Panwaslu agar menjaga solidaritas sesama anggota dan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Turut Hadir dalam Pelantikan ini Anggota Forkopimda Poso, Anggota DPRD Kabupaten Poso, Kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rombongan Bawaslu Propinsi Sulawesi Tengah, para Anggota Panwaslu Kabupaten, serta undangan lainnya. //ca’/pul

alt

alt

Di HUT Ke-72 TNI Di Poso, TNI Berhasil Bebaskan Sandera

​Peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) yang dilaksanakan setiap tahun, tepatnya tanggal 5 Oktober, adalah merupakan Pelestarian Tradisi, Nilai Juang dan Memupuk Kebanggaan serta Jiwa Korsa TNI.Peringatan HUT TNI Ke-72, tanggal 5 Oktober 2017 se-Sulawesi Tengah, dipusatkan dilapangan Alun-alun Sintuwu Maroso, Poso.

alt

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilupu bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima TNI dalam upacara HUT TNI Ke-72 di poso.Adapun tema HUT TNI Ke-72 Tahun 2017 yaitu, “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia Yang Mandiri, Berdaulat, Berkepribadian, Adil dan Makmur”.

Tema tersebut bermakna bahwa TNI bertujuan merefleksikan niat, tekad dan semangat patriotik dan profesionalisme prajurit TNI untuk selalu berbuat dan berkarya lebih baik, lebih berkualitas dan lebih berkapasitas dalam bingkai NKRI.

Usai seluruh prosesi upacara, dilanjutkan dengan beberapa aksi, teatrikal, tari, dan parade defile dari Tiga (3) Matra TNI bekerjasama dengan partispasi warga dan pihak Pemda Poso.

Unsur dari pihak dari Kepolisian pun dilibatkan dalam aksi parade defile. Kegiatan HUT TNI di poso berlangsung meriah, warga masyarakat berbondong-bondong datang menyaksikan aksi-aksi yang ditunjukan oleh para prajurit TNI. Yang paling ditunggu-tunggu adalah aksi para pasukan elit TNI dari satuan Gultor Kopassus saat membebaskan seorang sandera dari para teroris. Pasukan elite TNI ini turun dari helikopter tempur dengan kecepatan tinggi. Puncaknya pasukan TNI berhasil menyelamatkan dan menghancurkan tempat penyenderaan dengan bom.

“Wah menarik sekali pertunjukan ini. Saya datang bersama anak saya yang masih SD, kami merasa terhibur. tapi kaget juga tadi, saat adegan bom meledak” ujar Jumiati (34) warga Gebangrejo.

Upacara peringatan HUT TNI Ke-72 Tahun 2017 ini ikut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Danrem dan Wakil 714, Kapolda Sulawesi Tengah, Danlanal Palu, Wadan Kalakops Tinombala, para petinggi TNI dari 5 kodim di Sulawesi tengah yakni, Kodim 1305 Buol Toli-Toli 1306 Donggala, Kodim 1308 Luwuk Banggai, Kodim 1311 Morowali dan Kodim 1307 Poso, selaku tuan rumah, Para Perwira Satgas Tinombala, Kapolres Poso, Ketua dan Wakil DPRD Poso, Muspida, Muspika, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, serta para tamu undangan dari dalam dan luar daerah Poso.

Serangkaian kegiatan juga telah dilakukan oleh aparat TNI untuk memperingati HUT TNI ke- 72 yang dipusatkan di Poso, Yakni mulai dari penanaman pohon eboni, fun bike, yang digelar bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, hingga bakti sosial dan sunatan massal.

Pada Rabu (/10/17) kemarin, kegiatan dimulai dari ziarah nasional di taman makam pahlawan (TMP) Poso pada pukul 07.00 Wita. Kegiatan dilanjutkan pembekalan, dengan topik pembahasan cara berpikir suprarasional, di Aula Batalyon 714/Sintuwu Maroso, dilanjutkan dengan anjangsana ke panti asuhan, dan Korp Raport kenaikan pangkat bagi prajurit TNI, yang digelar di lapangan Batalyon 714/Sintuwu Maroso, di kelurahan Ranononcu.

Menurut Kapenrem 132/Tadulako, Mayor Inf Dedy Afrizal, di pilihnya Poso menjadi lokasi puncak perayaan HUT TNI ke 72 di Sulawesi Tengah, adalah berdasarkan kondisi Poso saat ini yang sudah kondusif. "Ini menunjukkan kondisi Poso sudah aman," ujarnya.

Dalam keterangannya, Dedy Afrizal menyebutkan acara HUT TNI ke 72 kali ini melibatkan sekitar 3.000 pasukan TNI dari tiga matra, yakni TNI AD, AL, dan AU.


Dialog Kebangsaan "Merajut Kebersamaan Untuk Poso Damai Dalam Bingkai NKRI"

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Menghadiri sekaligus menjadi nara sumber pada acara Dialog Kebersamaan yang diselenggarakan oleh Stasiun Radio RRI Palu dan dilangsungkan di halaman Batalyon 714 Sintuwu Maroso. Dihadiri juga oleh beberapa Nara Sumber lainnya, dalam Kegiatan ini : Pangdam XIII Merdeka, Kapolda Sulawesi Tengah, Tokoh Agama/Masyarakat serta diikuti oleh para perwakilan pemuda dari beberapa Kabupaten di Sulawesi Tengah.

altalt

Menurut Pangdam XIII Merdeka, sebagaimana pertanyaan para peserta yang sedang mengikuti kegiatan Bela Negara dan tergabung dalam Pemuda Sulawesi Tengah Bersatu, Mengenai eksistensi TNI/POLRI dalam menjaga kedamaian di wilayah Poso. TNI/POLRI bertugas berdasarkan aturan serta kondisi yang mengharuskan, sehingga harus cermat dilapangan. Eksistensi yang selama ini telah dibuktikan melalui operasi yang sedang dijalankan dan sudah banyak prestasi yang dicapai meski tidak semuanya harus diekspos.

Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan, sebagai Imbas dari konflik yang terjadi diberbagai tempat di Indonesia, mengakibatkan Poso juga sebagai wilayah yang secara strategis berada di tengah jalur darat dan terdiri dari berbagai suku, agama dan etnis serta budaya yang berbeda menjadi sasaran empuk bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Kelompok-kelompok yang ingin merusak kedamaian, secara sporadis melancarkan aksi-aksi dan efeknya sangat merugikan baik dari sisi ekonomi daerah maupun dari sisi kebersamaan.

Pertanyaan lain dari salah seorang peserta apel kebangsaan bernama Rahmat Joko, kenapa penanganan poso dari TNI baru sekarang di kerjakan secara maksimal. ditambahkan oleh peserta yang lain apakah bisa dana desa dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kebangsaan. Asdar Sugianto menanyakan, ada DPO yang telah ditangkap dan dilepaskan kembali tanpa diproses, hal ini bisa membuat oknum tersebut kembali melakukan kejahatan yang sama.
Tanggapan Ganip Warsito, TNI bergerak berdasarkan situasi dan kondisi yang mengharuskan. Jika Negara berada dalam suatu kondisi darurat, maka saat itulah pelibatan TNI. Menyangkut Kedaulatan, Keutuhan dan Keselamatan maka TNI akan hadir disana untuk membela Negara. Narkoba, Radikalisme, Terorisme bahkan Korupsi itulah hal yang berpotensi untuk menghancurkan negara.
Sebagai Tokoh agama dan Tokoh masyarakat Kabupaten Poso (Ketua MUI Kabupaten Poso), terus mengupayakan kerja bersama. FKUB terus diioptimalkan kinerjanya untuk mendukung Pembangunan yang ada di kabupaten Poso, sehingga kedamaian dan kerukunan di wilayah Poso akan terus terjaga dengan baik.

Menurut Bupati Poso, penggunaan dana desa sudah ada alokasinya, seperti karang taruna dan kegiatan kepemudaan. Maka dapat digunakan juga untuk kegiatan bela negara yang tentunya harus atas dasar kesepakatan bersama seluruh warga masyarakat.

Ditambahkannya bahwa saat ini Kabupaten Poso tengah membangun kantor bersama untuk memaksimalkan kinerja tiga piklar desa, karena Pemerintah Daerah menyadari bahwa penguatan segala aspek penunjang Pembangunan, dimulai dari Desa.

Apel Pemuda Sulawesi Tengah Tahun 2017

Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bertindak pimpinan apel pemuda sulawesi tengah bersatu di kabupaten poso sekaligus membuka apel pemuda sulawesi tengah tahun 2017 bertempat dilapangan mako yonif 714 SM, Hadir dalam apel pemuda sulawesi tengah tahun 2017 Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setprov Sulteng Moh. Arif Latjuba, SE, M.Si, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Wadankolaops Tinombala, para Kepala OPD Kabupaten Poso, Danyonif 714 SM Poso, instansi vertikal, BUMN/BUMD, TNI/POLRI, Tokoh adat, pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para peserta apel Pemuda/pemudi se-sulawesi tengah serta undangan lainnya.

Sementara Sambutan Gubernur Sulawesi Tengah dibacakan langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu selaku pimpinan apel menyampaikan, apel ini merupakan suatu wujud kebulatan tekad dan penegasan sikap yang kolektif dari seluruh insan pemuda-pemudi sulawesi tengah untuk berikrar setia terhadap NKRI , pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Darmin.Agustinus Sigilipu juga berharap kepada para pemuda-pemudi sulawesi tengah khususnya poso untuk terus menempa diri, mempersiapkan mental, pengetahuan, fisik dan karakter saudara agar selalu siap siaga dalam mewaspadai dan menanggulangi berbagai bentuk ancaman fisik maupun nonfisik yang bisa membahayakan kedaulatan NKRI maupun ketahanan daerah sulawesi tengah dan kabupaten poso. Diakhir sambutannya Darmin Agustinus Sigilipu mengajak pemuda-pemudi agar menghidupkan kembali semangat persaudaraan, toleransi dan gotong royong yang ada dalam tiap slogan-slogan kearifan asli sulawesi tengah dan poso pada khususnya sebagai solusi untuk menetralisir praktik-praktik adu domba lewat penyebaran fitnah dan hoax, mari kita bekerjasama dalam memutus mata rantai terorisme, radikalusme dan fanatisme serta dengan menjahui perilaku kekerasan dan main hakim sendiri, narkoba dan pergaulan bebas yang tidak bermartaba yang hanya dapat memperlemah karakter dan kualitas, calon pemimpin masa depan sulawesi tengah dan poso yang lebih baik. Dilanjutjan dengan pemasangan secara simbolis tanda peserta apel pemuda sulawesi tengah bersatu tahun 2017 oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu.

Kasi Ops Korem 132 Tadulako selaku wakil ketua panitia Mayor Inf. Dony Gredinan menyampaikan rencana kegiatan apel pemuda sulteng bersatu tahun 2017 selama 3 hari dari tanggal 09 s/d 11 Agustus 2017, kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan serta toleransi sebagai generasi penerus bangsa dalam hubungan antar pemuda di provinsi sulteng. Dony Gredinan juga sampaikan kegiatan ini diikuti dari 1500 orang peserta pemuda-pemudi se-Sulawesi tengah, peserta ini nantinya dibekali materi tentang bidang pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memahami tentang wawasan nusantara bela negara, pancasila, UUD 1945, droxy war, narkoba dan peradikalisasi serta mampu melaksanakan PBB, bongkar pasang tenda, Psi lapangan, kamtibmas, penanggulangan bencana alam, yel-yel jiwa karsa dan karya bakti. //ca’/pul

altaltalt

Launching Gerakan Aku Cinta NKRI

Diprakarsai oleh Korem 132 Tadulako serta Kodim 1307 Poso dan penyamatan Pin Aku Cinta NKRI Tahun 2017 di Kabupaten Poso disematkan langsung oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Dandim 1307 Poso Dody Triyo Hadi, S.Sos dan didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso Lainnya, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE, M.Si kepada perwakilan dari Pelajar SD, SMP, SMA dan Paskibraka serta dilanjutkan dengan pemasangan pin oleh masing-masing peserta upacara yaitu TNI/Polri, Pol PP Damkar kabupaten Poso, ASN, Para Pelajar SD, SMP, SMA dan Paskibraka serta undangan lainnya yaitu Para Kepala OPD Kabupaten Poso, kepala BUMN/BUMD, Tokoh Agama, Tokoh Masysrakat, Tokoh Pemuda, serta instansi vertikal lainnya. Bertempat di lapangan sintuwu maroso poso, (01/08/2017).

Dalam sambutan Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menyampaikan bahwa cinta tanah air indonesia juga bisa kita wujudkan dalam berbagai karya dan prestasi yang membanggakan bagi bangsa dan daerah dari masing-masing rakyat indonesia melalui profesi bidang tugasnya sehingga budaya malas tidak ada dalam kamus rakyat indonesia yang hanya menikmati kemerdekaan tanpa mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat dan positif, generasi kita adalah generasi yang produktif dan kreatif. Ir. Samsuri, M.Si juga katakan bahwa 72 tahun merdeka mari kita bahagiakan ibu pertiwi dengan semangat persatuan dan kesatuan yang kokoh dari sabang sampai merauke, kita kibarkan merah putih, kita lantunkan lagu-lagu perjuangan sehingga dapat membakar semangat dan gelora seluruh anak bangsa untuk mempertahankan NKRI dari segala rongrongan baik dari dalam maupun dari luar karena kita memang cinta pancasila, cinta UUD 1945 , cinta kepada Bhineka Tunggal Ika, dan cinta NKRI. Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengatakan melalui momentum ini mari buktikan kencintaan kita terhadap tanah air indonesia dengan sikap toleransi yang tinggi, saling menghargai sesama anak bangsa yang mendiami bumi indonesia gotong royong, berlaku adil menghormati demokrasi serta memiliki dan menjaga sikap terpuji lainnya yang tercermin dalam falsafah pancasila serta mentaati aturan-aturan hukum sesuai dengan UUD 1945.

Sementara ditempat yang sama sambutan Komandan Korem 132 tadulako dibacakan langsung oleh Komandan Kodim 1307 Poso Dody Triyo Hadi, S.Sos mengatakan pendidikan karakter Bangsa Indonesia, melalui pencanangan dan sosialisasi 4 (empat) Konsensus berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk membentuk karakter dan jati diri Bangsa maka pemerintah melihat dan merasakan bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini telah muncul dan berkembang upaya-upaya yang dapat merusak tegaknya 4 (empat) Konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara, apabila hal tersebut tidak segera diantisipasi dan di atasi secara tepat, arif dan bijaksana akan dapat menimbulkan terjadinya disintegrasi bangsa, Sebagai tindak lanjut dari implementasi kepada seluruh jajaran korem 132 Tadulako untuk melaksanakan langkah-langkah sistematik dan berkelanjutan dalam mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pedoman mental dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Diakhir sambutannya Letkol Inf. Dody Triyo Hadi, S.Sos juga sampaikan bahwa peran dan fungsi pimpinan yang berhubungan erat dengan pembinaan mental rohani, mental idiologi dan mental kejuangan prajurit, PNS dan keluarganya sangat sejalan dengan upaya Pemerintah dalam mengembangkan pendidikan karakter dan sosialisasi 4 (empat) Konsensus berbangsa dan bernegara dan harus dilaksanakan secara optimal sebab kehidupan sosial kemasyarakatan di era globalisasi saat ini berkembang sangat dinamis dan tidak dapat dibatasi pelebarannya sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi sikap mental kehidupan prajurit, PNS, TNI serta keluarganya dan juga warga masyarakat luas.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan spanduk sebagai tanda launching gerakan aku cinta NKRI oleh Wakil Bupati Poso, Komandan Kodim 1307 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Lainnya, Rektor Unsimar Poso, Para Kepala OPD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Para peserta upacara dan undangan lainnya dilanjutkan dengan pembagian stiker aku cinta indonesia kepada pengendara roda empat maupun roda dua yang melintasi sepanjang jalan poros utama pulau sumatera.//ca’/pul

altaltalt

Forum Komunikasi Dan Koordinasi Pencegahan Faham Radikal Provinsi Sulawesi Tengah

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan forum komunikasi dan koordinasi pencegahan faham radikal provinsi sulawesi tengah di kabupaten poso yang diprakarsai oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Poso bertempat di Aula Bapedalitbangda Kabupaten Poso, 12/07/17. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1307 Poso Letkol. Inf. Dody Triohadi, S.Sos, Wakapolres Poso Kompol. Gede Suara, SH, Kepala Bidang Kewaspadaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Irwan Nursin, MM, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Poso Drs. Mahmudin Djamal, MM, Para Kepala OPD Kabupaten Poso yang terkait, Camat se-Kabupaten Poso, Koramil se-Kabupaten Poso, Kapolsek se-Kabupaten Poso, Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Poso, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah dibacakan langsung Wakil Bupati Poso menyampaikan bahwa, daerah sulawesi tengah sempat dicitrakan sebagai daerah konflik, kemudian daerah bekas konflik dan sampai saat ini masih dicitrakan sebagai daerah rawan konflik, pencitraan itu dikaitkan dengan konflik yang pernah terjadi di poso yang berkembang menjadi konflik sara dengan korban jiwa dan kerugian harta benda yang terbilang cukup besar (tragedi kemanusuaan) karena sifat dan akibat yang ditimbulkan tersebut. Ir. Samsuri, M.Si juga katakan konflik poso pada saat itu menjadi perhatian yang berskala nasional bahkan internasional dan bias pengaruh konflik poso tidak hanya terbatas pada lingkungan sekitarnya tetapi juga berdampak pada daerah-daerah provinsi tetangga, ini semua sangat tidak mengharapkan kejadian itu terulang kembali, menghadapi potensi konflik sosial yang cukup besar dan kelompok radikal yang masih eksis di daerah ini maka pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota selama ini mencanangkan dan melakukan upaya-upaya penyelesaian secara menyeluruh, komprehensif dan terprogram serta terpadu secara bertahap dan berkelanjutan baik dalam rangka memperkokoh integritas sosial maupun pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan. Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengharapkan dengan adanya forum ini dapat bersinergis dalam melakukan tugas bersama-sama pemerintah daerah dalam upaya diradikalisasi terpadu secara berkelanjutan dengan kegiatan pencegahan kelompom radikal dapat dikembalikan kepada kesadaran normatif sehingga dapat berlaku toleran, moderat dan tidak bersifat ekslusif. Sementara itu ketua panitia Mansur, SH dalam laporannya mengatakan adapun maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah meningkatkan wawasan aparat pemerintah masyarakat saling tukar menukar informasi pengalaman tugas dilapangan tentang bahaya laten faham radikal, sebagai upaya untuk menggunakan presepsi dan langkah tindak pemerintah dan masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran dan pengembangan faham radikal di sulawesi tengah sehingga terwujudnya visi, misi dan presepsi terhadap antisipasi perkembangan faham radikal di sulawesi tengah.

Ditempat yang sama Dandim 1307 Poso Letkol. Inf. Dody Triohadi, S.Sos menghimbau kepada para peserta agar benar-benar serius mengikuti kegiatan ini dengan baik agar kelompok faham radikal yang masuk di daerah ini dapat kita cegah bersama. Dody Triohadi juga katakan bahwa, untuk membangun sikap mental dan perilaku masyarakat beserta aparatur pemerintahan daerah untuk mewaspadai gejala terjadinya kerawanan dan konflik sosial yang perlu ditindaklanjuti dalam rangka melindungi masyarakat khususnya anak-anak kita yang masih duduk di bangku sekolah, menjaga trantibmas serta mencegah secara dini terjadi gejala konflik maupun krisis sosial serta menjaga keutuhan NKRI.alt

Upacara Peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Poso

Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sulawesi Tengah Resort Poso menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-71 Tahun 2017 berlangsung secara hikmat, tertib dan aman. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Komandan Upacara Polsek Poso Kota AKP. Robi Utomo, SH, MK, dan Perwira Upacara Kabagops Polres Poso, AKP. Anton H. Mohamad, SH dan sebagai peserta Upacara dari TNI, Subden 1 Den B Pelopor, Satlantas, Satbinmas dan Satintelkam, bertempat dihalaman Kantor Polres Poso, pada Senin, (10/07/17).

altalt

Dalam Amanat Presiden Republik Indonesia dibacakan langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan bahwa sepanjang 71 tahun sejarah pengabdian Polri pada bangsa dan negara telah banyak berperan memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam upayah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum serta perlindungan, pengayom dan pelayan kepada masyarakat. Darmin Agustinus Sigilipu juga mengharapkan HUT Bhayangkara kali ini bukan hanya sekedar perayaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Polri khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, diminta Polri mampu mengedepankan tindakan penangkalan dan pencegahan, petakan, deteksi dan antisipasi setiap potensi kerawanan yang ada, serta lakukan langkah penanganan yang tepat agar tidak terjadi gangguan kamtibmas yang meresahkan, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat melaksanakan seluruh aktivitas dengan aman dan nyaman.

Bupati juga katakan bahwa dibidang penegakan hukum, lakukan pemberantasan terhadap setiap bentuk kejahatan dan tindak kriminalitas secara tegas, profesional, legitimate dan tidak diskriminatif, sehingga dapat menjamin kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat, berantas praktek-praktek pungutan liar, mafia hukum, makelar kasus di kepolisian, perbaiki mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang mudah, sederhana, tidak berbelit, prosedur yang jelas serta hindari adanya pungutan tambahan maupun aktivitas percaloan pada seluruh titik layanan polri. Diakhir amanat Presiden RI dibacakan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu berharap, melalui tangan Polri negara dapat selalu hadir ditengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, mampu membangun keteraturan dan keharmonisan sosial, menjadi tauladan dalam kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum serta tidak sekalipun melakukan perbuatan menyimpang dan tercela, jadilah penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik. 

Hadir dalam upacara tersebut Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE, M.Si, Kaops Tinombala, Para Kepala OPD Kabupaten Poso, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, pensiunan Polri dan segenap Anggota Polri Sulawesi Tengah Resort Poso serta undangan lainnya.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Poso

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri Acara Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Poso Dalam Rangka Penyampaian Laporan Panitia Khusus V DPRD Kabupaten Poso Membahas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Poso Tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Bupati Poso Tentang Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2016, Selasa 04-07-2017. Hadir dalam acara ini, FKPD, Rektor Unsimar Poso, Anggota DPRD Kabupaten Poso, Kepala-Kepala OPD, Tokoh Masyarakat, Agama dan Tokoh Perempuan, Staf Ahli DPRD, Wartawan cetak maupun elektronik, dan para undangan.

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membacakan Nota Keuangan Bupati Poso tentang Pertanggung jawaban pelaksanaan Anngaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD tahun 2016 dan telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku tentang Pedoman Penggunaan Keuangan Daerah. Disusun secara sistematis sesuai dengan peruntukkannya. APBD Kabupaten Poso diuraikan mulai dari sumber dana sampai pada penggunaannya yang dapat dipertanggung jawabkan. Pada akhir laporan, Wakil Bupati Poso mnyerahkan Laporan Pertanggung jawaban Penggunaan APBD kepada pimpinan DPRD. Sementara untuk Raperda mengenai BPD disepakati jumlah anggota BPD sebanyak 5 orang dengan pertimbangan efisiensi anggaran sehingga tidak terkesan pemborosan.//ca’/pulalt

Operasi Ramadniya Tinombala

Poso – Operasi Ramadniya Tinombala - 2017 Kabupaten Poso mulai digelar hari Senin, (19/6/17). Operasi Ramadniya dilakukan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2017. Operasi ini pun untuk mengantisipasi berbagai tingkat kerawanan yang mungkin terjadi selama lebaran, dari mulai ancaman terorisme hingga kecelakaan lalu lintas. Bertempat di halaman Kantor Polres Poso, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menjadi inspektur pada upacara Apel Gelar Pasukan tadi pagi.

Bupati Poso Darmin Sigilipu membacakan sambutan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang antara lain menjelaskan pentingnya apel gelar pasukan dilakukan untuk mengecek sejauh mana kesiapan pasukan jelang dan sesudah  Idul Fitri. Menurut Kapolri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan anggota Polri yang tergabung dalam pengamanan yakni mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan, memantau secara aktif pergerakan arus mudik orang dan barang hingga lebaran serta menyiapkan pos pengamanan di beberapa titik yang dianggap rawan.Bupati mengakhiri sambutan dengan menegaskan secara khusus untuk wilayah Poso, agar para aparat gabungan yang terkait bisa memaksimalkan pengamanan untuk mengatasi aksi pencurian di rumah-rumah warga yang sedang mudik. "Jangan sampai mengalami kecurian rumah warga yang sedang mudik," tuturnya.

Apel gelar pasukan ini juga dihadiri Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiarto, Ka Ops Tinombala Kombes Pol Drs Badrus, Dandim 1307 Poso Letkol Inf. Dody Triyo Hadi, Kepala Kejaksaan Negeri Poso Nurtamam, SH dan Ketua Pengadilan Poso, Dan SubDen Pom 1322 Poso I gusti Nyoman Darmayasa, Kadis Perhubungan Octo Lebang, Sekretaris Satuan Pol-PP dan Damkar Kab.Poso, FKUB Kab.Poso, Jasa Raharja, dan Senkom Poso. //ca’/pul

altalt



Kunjungan Panglima TNI jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Poso

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menjemput secara langsung kedatangan panglima TNI jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama istri dan rombongan didampingi langsung oleh Pangdam XIII merdeka mayjen TNI Ganip Warsito, gubernur sulawesi tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.SI dan istri dalam rangka safari ramadan 1438 hijriah bersama keluarga TNI, POLRI dan masyarakat poso menggunakan pesawat herkules bertempat di bandara kasiguncu, kamis, 8/06/17. Kedatangan panglima TNI disambut secara adat pekasiwia, diawali dengan pengalungan enukalide, tari motaro atau tari penjemputan dan pemasangan siga salempa. Dalam penjemputan tersebut dihadiri oleh wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, forum koordinasi pimpinan daerah kabupaten poso, ketua DPRD kabupaten poso Ny. Elen Inkiriwang Pelealu, SE bersama wakil ketua Suharto Kandar, para organisasi pimpinan daerah (OPD) kabupaten poso, tokoh agama, tokoh masyarakat. Selanjutnya, panglima TNI jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama istri dan rombongan bertolak menuju Hotel Natuna dan hotel 77 sambil menunggu buka puasa bersama dan sholat magrib berjama’ah, yang bertempat di gedung olah raga peselemba lapangan futsal, dalam buka puasa bersama dihadiri TNI, POLRI, anak yatim dan warga masyarakat kabupaten poso.

Sebelum dilaksanakan sholat isya berjama'ah Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola, M.Si dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada panglima TNI di provinsi Sulawesi Tengah khususnya kabupaten poso dan ucapan terima kasih sudah menyempatkan diri datang dalam rangka safari ramadhan 1438 hijriah bersama keluarga TNI, POLRI dan masyarakat poso. H. Longki Djanggola, M.SI juga nenyampaikan dalam bulan suci ramadhan yang penuh kemuliaan tentunya tidak ingin kita lewatkan begitu saja akan tetapi kita harus laksanakan aktivitas ibadah dengan penuh khusyu serta iklas dan sabar untuk mengharapkan ridho Allah SWT, kita juga harus menjalin kerjasama yang baik antara TNI, POLRI untuk melaksanakan pemerintahan dengan baik.

Sementara Panglima TNI jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya menyampaikan adapun tujuan safari ramadhan dilaksanakan untuk bersilaturahmi bersama keluarga TNI, POLRI dan masyarakat poso. Gatot Nurmantyo juga katakan ada beberapa masalah yang sedang melanda dunia ini seperti ISIS di marawi filipina serta masalah lainnya, oleh karena itu kita harus tetap memperkuat hubungan antar sesama pemeluk agama lain agar keutuhan NKRI tetap terjaga, apalagi dibulan suci ramadhan yang penuh rahmat ini kita saling memaafkan sehingga masalah yang terjadi dapat teratasi dengan baik. Sebelum melaksanakan taraweh berjama'ah acara diisi dengan hiburan-hiburan islami diantaranya kolaborasi marawis / hadroh yonif 711 raksatama dan pondok pesantern al khairaat tojo, puisi, tari kabuya ndaya dari sanggar seni silondaya dan persembahan lagu-lagu islami. Selanjutnya, Panglima TNI jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan ibu membagikan bingkisan kepada 1000 anak yatim dan sembako kepada masyarakat didampingi gubernur sulawesi tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, para asisten TNI panglima TNI, Danrem 132 tadulako, para asisten Kodam XIII merdeka, pejabat kolaops tinombala, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, forum koordinasi pimpinan daerah provinsi dan kabupaten, ketua DPRD kabupaten poso masing-masing bersama ibu. //ca’/pul

altaltalt

Pembukaan Operasi Teritorial (Opster) tni-AD di wilayah Kabupaten Poso

Poso-Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Pembukaan Operasi Teritorial (Opster) tni-AD di wilayah Kabupaten Poso tahun anggaran 2017 bertempat di Gedung Futsal GOR Puselemba Poso, Jumat 02/06/17. Hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, Para Asisten Kasdam XIII Merdeka, Danrem 132 Tadulako Kol. Inf. Moh. Saleh Mustofa, Wadankolakops kol. Inf. Lubis, Dansatgaspur Tinombala Kol. Inf. Purba, Penanggung Jawab Kendali Ops yang diwakili oleh Ka Ops Satgas Tinombala Kombes Badrus, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati sangat berapresiasi kepada Panglima Kodam XIII Merdeka dan segenap anggota TNI-AD yang turut terlibat secala langsung dan tidak langsung dalam kegiatan Opster TNI-AD kali ini. Bupati Darmin juga merespon dan mendukung terlaksananya kegiatan Opster TNI-AD di wilayah Kabupaten Poso untuk kepentingan pemulihan secara keseluruhan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemanunggalan antara TNI-AD dan rakyat di Kabupaten Poso. Bupati Poso berharap opster kali ini kiranya dapat di arahkan ke wilayah Napu dan bersinergi dengan beberapa Instansi terkait yang saat ini sedang melaksanakan tugas pasca tanggap darurat maupun pasca pemulihan, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama situasi di Kecamatan Lore Utara dan sekitarnya segera teratasi.

Panglima Kodam XIII Merdeka Mayor Jenderal Ganip Warsito dalam arahannya menyampaikan bahwa momentum Opster TNI-AD yang di gelar tersebut merupakan tanggung jawab TNI-AD, dimana opster TNI-AD merupakan komitmen dan wujud kepedulian TNI-AD beserta jajarannya untuk membantu Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Poso, di samping itu juga adalah untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mempererat rasa persatuan dan persatuan bangsa//ca'/pul

altaltalt

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Poso

Poso, (30/05/17) Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri Acara Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Poso Dalam Rangka Pembukaan Masa Persidangan DPRD Kabupaten Poso Tahun 2017. Acara tersebut dirangkaikan dengan Penetapan Raperda Kabupaten Poso Tentang Pemberdayaan Pembinaan dan Pengawasan Koperasi dan UMKM. Diikuti juga oleh FKPD, Rektor Unsimar, Staf Ahli, Asisten, Kepala-kepala OPD, wartawan serta para undangan. Rapat Paripurna ini terbuka untuk umum. Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Poso Elen Ester Pelealu, SE.

Melalui sambutannya, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menyampaikan penjelasan Umum Bupati Poso terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Poso tentang Badan Perwusyawaratan Desa (BPD). Dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 110 Tahun 2016 tentang BPD, keberadaan BPD semakin dikuatkan sebagai Lembaga Permusyawaratan ditingkat desa, sehingga perlu dibentuk kembali peraturan tentang BPD. BPD adalah lembaga yang menjalankan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari seluruh masyarakat desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis, sesuai kemampuan yang dimiliki dan dapat menampung, mengelola serta menetapkan aspirasi masyarakat guna kemajuan pembangunan di desa. BPD mempunyai fungsi membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa. Sehingga RAPERDA tentang BPD sebagai tindak lanjut agar menjadi penguatan bagi BPD dalam menjalankan fungsi dan tugas secara optimal. Menutup sambutannya, Wakil Bupati Poso menyatakan apresiasi kerja sama yang baik selama ini dan mengucapkan terima kasih yang tulus, kiranya Tuhan Yang Maha Esa akan memberkati segala upaya kita dalam membangun Bumi Sintuwu Maroso yang kita cintai dan banggakan.

alt

Tatap Muka Pangdam XIII Merdeka Bersama Tiga Unsur Pilar Se-Kabupaten Poso

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri acara tatap muka Pangdam XIII Merdeka bersama tiga unsur pilar se-wilayah kabupaten poso bertempat di gedung torulemba rumah jabatan bupati poso, selasa 09/05/17. Acara tatap muka ini dihadiri oleh Aster Kasdam Kol. Inf. Theo Kawatu, Kasmin Kasdam Mayor Inf. Iman, Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf. Moh. Saleh Mustafa, Dansatgas Operasi Tinombala, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Poso, Dansatgas Marinir Tinombala, Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Camat, lurah serta kepala desa se kabupaten poso.

Dalam sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan peran strategis tiga unsur pilar desa (Kades, Babinsa dan Babikamtibmas) agar selalu bersinergi dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan tugas mulia lainnya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah desa masing-masing dan ketiga unsur pilar ini merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat karena itu kerjasama dan komunikasi yang terjalin harmonis akan sangat berdampak luas untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat desa didalam mewujudkan kesejahteraan. Darmin Agustinus Sugilipu juga mengatakan melalui dialog dan tatap muka akan lebih intens lagi dalam memahami tugas mulia dari tiga pilar desa dan menjadi bahan evaluasi bersama agar lebih meningkatkan peran serta seluruh stakeholder yang ada di desa untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan sosial kemasyarakatan secara umum. Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan terimah kasih kepada Pangdam XIII Merdeka yang telah memberi perhatian khusus bagi masyarskat tana poso guna menata kehidupan yang lebih baik kedepan, kita yakin dan perrcaya bila jajaran TNI/Polri serta pemerintah daerah maupun manunggal dengan rakyatnya niscaya tidak ada kekuatan apapun yang menghancurkan NKRI.

Sementara itu Pangdam XIII Merdeka Mayjend. TNI Gani Warsito menyampaikan bahwa ini merupakan nawacita dari delapan agenda prioritas pemerintah salah satunya menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, membangun indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah-daerah desa dalam kerangka negara indonesia. Diakhir arahannya Mayjend. TNI Gani warsito mengharapkan kedepannya tiga pilar menjadi garda terdepan penggerak kemajuan bangsa menuju indonesia yang mandiri, berdaulat dan bermartabat.//ca’/pul

alt

alt

altalt

Rapat Kunjungan Kerja PANSUS III DPRD Kabupaten Sigi

  WAKIL BUPATI POSO, Ir. Samsuri, M.Si menghadiri Rapat Kunjungan Kerja PANSUS III DPRD Kabupaten Sigi di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Poso Kamis, 30/3/17. Rapat ini bertujuan membahas tentang : Penegasan tapal batas Wilayah Kabupaten Poso dengan Kabupaten Sigi dan Penegasan status kependudukan masyarakat yang bermukim di wilayah Dongi-dongi. Hadir dalam rapat ini, Ketua dan Wakil Ketua serta anggota DPRD Kabupaten Poso, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sigi beserta anggota PANSUS III dan Staf Ahli DPRD Kabupaten Sigi, Asisten I PEMDA Poso, SKPD terkait, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sekcam Lore Utara, Dinas P&K, Sekretaris KESBANG, Sekwan Kabupaten Poso serta seluruh wartawan.

  Menjawab maksud dan tujuan dari PANSUS III Kabupaten Sigi WAKIL BUPATI Ir. Samsuri, M.Si menegaskan bahwa mengenai tapal batas sebagaimana di dukung oleh pemaparan anggota DPRD Poso dan anggota DPRD Sigi bahwa sejak tahun 2012 masalah tapal batas sudah selesai dan diakui bahwa Dongi-dongi masuk dalam Wilayah Kabupaten Poso ditandai dengan penanaman tapal batas dengan kode Sintuwu Maroso. Adapun mengenai status masyarakat di Dongi-dongi yang terdiri dari 581 KK berKTP Sigi dan 115 KK berKTP Poso, WAKIL BUPATI POSO menegaskan sebagai mana ketentuan perundang-undangan mengenai batas Wilayah,maka seluruh masyarakat harus berKTP dan menjadi warga masyarakat Kabupaten Poso. Selanjutnya memgenai hal-hal lain yang mendasar, seperti status sekolah SD yang bangunannya adalah milik PEMDA Sigi dan sebagian juga dibangun oleh PEMDA Poso harus dibicarakan secara kekeluargaan oleh kedua Pemerintah Kabupaten. Sebagai salah satu aset Daerah Kabupaten Poso, Dongi-dongi harus menjadi prioritas penanganan demi meratanya Pembangunan di Wilayah Poso dalam meraih Adipura.//ca’/pulalt

Wabup Hadiri Perayaan Hut Satpol PP ke-67 dan Satlinmas ke-55 di Kabupaten Banggai

  Wabup Poso Ir, Samsuri, M.Si menghadiri perayaan Hut Satpol PP ke-67 dan Satlinmas ke-55 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Mutiara Luwuk Kabupaten Banggai Rabu, 29/3/2017. Peringatan Hut pol pp dan satlinmas tersebut mengusung tema peningkatan peran satuan polisi pamong praja dan satuan perlindungan masyarakat dalam menjaga kemajemukan masyarakat daerah.

 Sebelum tiba di tempat acara, Wabup menyempatkan hadir di tengah-tengah satuan pol pp dan damkar kabupaten Poso memberikan semangat, dukungan dan arahan agar utusan satuan ini yang turut dalam kegiatan hut tersebut tetap menjaga kekompakkan, disiplin serta kredibilitas satpol PP dan Satuan Damkar Kabupaten Poso membawa nama harum daerah sintuwu maroso tercinta.//ca'/pul

altalt

Bupati Poso melepas Pasukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Poso

 Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu melepas secara langsung Pasukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Poso dalam rangka mengikuti upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-67 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-55 Tingkat Provinsi Tahun 2017 di Luwuk Kabupaten Banggai bertempat di halaman kantor Bupati Poso, jumat 24/3/17.

  Dalam sambutannya Darmin Agustinus Sigilipu mengharapkan para personil utusan yang mewakili daerah agar tetap menjaga nama baik daerah kabupaten poso dengan menunjukkan sikap disiplin yang tinggi, kerjasama tim yang solid, barisan yang teratur dan rapih, murah seyum dan sikap terpuji lainnya dan perlu diingat jumlah personil yang berangkat sama dengan jumlah personil yang pulang kembali ke poso. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. Joksan Lakukua, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Poso selaku komandan Apel Sriayu Utami, S.Sos, MT, para pejabat dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso dan undangan lainnya.//ca’/pulaltalt

Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja

  Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso Suharto Kandar, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Poso M. Ari Pamungkas, SH.MH, pagi tadi, jumat 3/3/17, menerima kedatangan Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja Andarias Tadan, SE bersama Rombongan Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Tana Toraja lainnya dalam rangka konsultasi implementasi pelaksanaan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Poso. Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan cendera mata oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja Andarias Tadan, SE. Bertempat di Ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, turut hadir dalam kegiatan, Komisi 1 Anggota DPRD Kab. Poso Dewa Nyoman Ariebowo dan Yus Ama, para SKPD terkait, Camat Poso Pesisir Muchlis Saing, SH serta Kepala Desa bersama Sekretaris Desa Lanto Jaya.
   Menurut Andarias Tadan, SE, Kabupaten Poso sebagai tempat tujuan studi banding karena poso merupakan daerah percontohan pengelolaan ADD yang baik. Hal ini dibuktikannya bahwa penyaluran ADD di desa lanto jaya secara administrasi dan pertanggungjawaban berjalan baik tanpa ada penyimpangan dana yang disalurkan dari pusat. Selain itu Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menyampaikan terima kasih atas kunjungan Komisi 1 DPRD Kabupaten Tana Toraja ke Kabupaten Poso khususnya di desa lanto jaya. Hal lainnya disampaikan bagaimana mempromosikan pariwisata yang ada di kabupaten poso agar dapat di kenal, seperti pariwisata di tana toraja yang sudah dikenal oleh dunia. //ca’/pul

altalt

SERTIJAB DANDIM 1307 POSO

  BERTEMPAT DIAULA DANDIM 1307 POSO, KAMIS 2 FEBRUARI 2017 DILAKUKAN SERAH TERIMA JABATAN KOMANDAN KODIM 1307 POSO, LETKOL INF. RIAN HANANDI, S.SOS DANDIM 1307 POSO (YANG LAMA) KEPADA LETKOL INF. DODY TRIYO HADI, S.SOS  SELAKU DANDIM 1307 POSO (YANG BARU). TURUT HADIR PARA ANGGOTA FORUM KOORDINASI PIMPINAN DAERAH KABUPATEN POSO,ANGGOTA DPRD POSO,TOKOH MASYARAKAT, TOKOH AGAMA, TOKOH ADAT, PEMUDA DAN TOKOH PEREMPUAN KABUPATEN POSO.

  BUPATI POSO DARMIN AGUSTINUS SIGILIPU SELAKU PIMPINAN DAERAH, HADIR DAN MEMBERIKAN SAMBUTAN.BUPATI POSO BERSAMA MASYARAKAT KABUPATEN POSO BAHKAN SELURUH STAKEHOLDER DIDAERAH INI MENYAMPAIKAN UCAPAN TERIMA KASIH YANG SEBESAR-BESARNYA KEPADA BAPAK LETKOL INF. RIAN HANANDI YANG TELAH MELAKSANAKAN TUGAS DAN PENGABDIAN DI TANA POSO DENGAN SEBAIK-BAIKNYA.


  UCAPAN SELAMAT DATANG DIBERIKAN KEPADA BAPAK LETKOL INF. DODY TRIYO HADI, S.SOS SELAKU DANDIM 1307 POSO YANG BARU OLEH BUPATI POSO SERTA MENARUH HARAPAN, SEMOGA TUGAS DAN PENGABDIAN DANDIM 1307 POSO YANG BARU NANTINYA DAPAT TERUS BERSINERGI DENGAN PEMERINTAH DAERAH BAHKAN SELURUH STAKEHOLDER DAN  KOMPONEN MASYARAKAT SINTUWU MAROSO POSO SEHINGGA TETAP MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI MAYSARAKAT KABUPATEN POSO  DALAM SUASANA SEJUK, AMAN, DAMAI DAN TENTRAM SEBAGAI WILAYAH  TERRITORIAL BAGIAN DARI NKRI HARGA MATI./ca'/pul

alt

alt

WABUP POSO IRUP PADA APEL GELAR PASUKAN OPERASI LILIN TINOMBALA 2016

Poso_Apel gelar pasukan operasi lilin tinombala yang digelar Kepolisian Resort Poso berlangsung khidmad di Halaman Kantor Polres Poso Kamis, (12/22/16) dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si.

altalt

Gelar pasukan ini diikuti sejumlah pasukan dari kesatuan TNI, Polisi, Brimob, Pol PP, Dishub Poso, anggota Senkom, Satuan penanggulangan bencana Poso, Pramuka dan tim kesehatan.

Wabup dalam membacakan amanat  tertulis Kapolri antara lain mengatakan bahwa apel yang dilaksanakan tersebut sebagai pengecekan akhir kesiapan pasukan dalam melaksanakan operasi pengamanan perayaan natal 2016 dan tahun baru 2017 baik pada aspek personil, sarana prasarana, anggaran serta keterlibatan unsure terkait.Di samping itu Kapolri juga menyampaikan dinamika kehidupan nasional yang terjadi beberapa bulan terakhir menunjukkan adanya potensi gangguan dalam bentuk kejadian intoleransi baik inter maupun antar agama, menjadi lebih konplekskarena kejadian tersebut berlangsung ditengah suasana peningkatan suhu politik akibat pilkada serentak 2017.

Berbagai hal tersebut menjadi tantangan tugas bagi polri dan seluruh elemn terkait.Lanjut Kapolri, peningkatan aktifitas masyarakat tersebut harus diantisipasi dengan baik oleh aparat keamanan melalui operasi lilin 2016 yang berlangsung selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2016 sampai dengan 1 Januari 2017, dilakukan dengan cara mengedepankan  prepentif yang didukung kegiatan intelejen, serta penegakan hukum secara tegas dan professional.Mengakhiri sambutannya Kapolri Drs, M. Titio Karnavian, M.A, Ph.D. menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam apel gelar pasukan operasi lilin 2016 “Semoga pengabdian yang kita laksanakan ini akan menjadi catatan amal ibadah saudara /saudari sekalian dihadapan Tuhan Yang Maha Esa” harapnya. 

Bela Negara Untuk Pelajar

Dalam upaya menangkal paham radikalisme dari dari dalam dan luar negeri serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan wawasan berkebangsaan.

Kodim 1307 Poso memberikan materi Bela Negara kepada seribuan anak pelajar dari sekolah menengah pertama dan atas di Kabupaten Poso di Gedung Torulemba rumah jabatan Bupati Poso, pada Kamis (11/08/16).

Didalam penjelasannyaa Dandim 1307 Poso Letkol. Ryan Hanandi memaparkan bahaya oleh paham baru yang belum tentu baik untuk kesatuan Negara Republik Indonesia. Selain itu Dandim meminta para pelajar untuk mengenal potensi daerahnya sendiri dengan mengenal dan mengetahui kekayaan alam daerah serta menjaga lingkungan sekitar dan yang ada terkandung didalamnya.

Selain mengangkat isu radikalisme, pihak TNI juga mengungkapkan Narkoba dan Miras adalah musuh bangsa yang harus diperangi bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat. "selain radikalisme, narkoba dan miras juga salah satu yang bisa jadi penyebab penghancur masa depan" tegas dandim 1307 Poso.

Upaya ini dilakukan pihak TNI kepada para pelajar yang akan menjadi duta pembawa pesan ke masa depan indonesia agar tetap terjaga keutuhannya dari segala macam ancaman.

alt