Jum11242017

Last update12:49:03 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pemerintahan Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2018

Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2018

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Poso dalam rangka Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan 
Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2018, bertempat di ruang rapat Banua Mpogombo Siwagilemba DPRD Kabupaten Poso, pada Kamis, (09/11/17).

Rapat paripurna DPRD kabupaten poso dibuka langsung oleh wakil ketua DPRD kabupaten poso Suharto Kandar, SE dan dihadiri oleh Kasdim 1307 Mayor inf. Ikbal Makmur, Danyon 714/SM 
Letkol. Inf. Allan Surya Lesmana, S.Sos, Rektor Unsimar Kisman Lantang, SE, M.Si, para asisten dan staf ahli, para kepala OPD dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso, pimpinan lembaga/instansi, tokoh 
masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan undangan lainnya.Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam laporan pengantar nota keuangan rancangan pendapatan dan belanja daerah kabupaten poso tahun anggaran 2018 menyampaikan bahwa rancangan APBD tahun anggaran 2018 mengacu pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan kebijakan umum anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2018 dengan rancangan anggaran yang secara garis besar dapat disajikan sebagai berikut pendapatan daerah sebesar Rp. 1.295.874.459.585,00,-, terdiri dari PAD sebesar Rp. 114.755.212.463,00,-, dana perimbangan sebesar Rp. 1.033.381.116.000,00,- , lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 147.738.265.122,00,-, sementara belanja daerah sebesar Rp. 1.291.139.593.585,00,- terdiri dari belanja tidak langsung Rp. 763.708.750.012,00,-, belanja langsung Rp. 527.430.843.573,00,-, serta pembiayaan daerah sebesar Rp. 4.735.000.000,00,- yang sumber pendanaanya berasal dari surplus belanja daerah.Wakil bupati juga katakan kita tidak boleh mengandalkan sumber-sumber pendapatan seperti dana perimbangan dan bantuan keuangan provinsi, kita harus mampu menggali sumber-sumber PAD untuk mendanai kebutuhan pembangunan daerah dengan harapan dapat menciptakan kualitas belanja yang lebih produktif maka suatu saat peran APBD sebaga salah satu instrumen pendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan perbaikan distribusi pendapatan lebih optimal.

"Kita bersukur bahwa dalam rancangan APBD tahun anggaran 2018 tetap dapat memenuhi amanat kontribusi untuk mengalokasikan anggaran bidang pendidikan minimal 20 % dalam APBD kita 
dan tahun anggaran 2018 penanganan kasus schistosomiasis mendapatkan perhatian pemerintah pusat sebagai tindak lanjut kunjungan lapangan tim schistosomiasis provinsi sulteng kabupaten poso dan sigi ke shanghai republik rakyat tiongkok melalui dana alokasi khusus (DAK) penugasan bidang kesehatan sebesar Rp. 10.813.000.000,-.

Sesuai informasi resmi dari dirjen perimbangan keuangan kementerian keuangan tentang rincian transfer ke daerah dan dana desa dalam APBN tahun anggaran 2018, ungkap wakil bupati poso bahwa kabupaten poso mendapat dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp. 723.089.621.000.00,- sedangkan dalam rancangan APBD direncanakan sebesar Rp. 719.435.513.000,00,- atau mengalami kenaikan Rp. 3.654.109.000,00,- sedangkan dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak sebesar Rp. 43.925.466.000,00,-, dalam rancangan APBD ini sebesar Rp. 31.116.598.000,00,- atau meningkat sebesar Rp. 12.808.868.000,00,-.

Diakhir penyampaiannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si katakan, kabupaten poso mendapat mandat dari panglima TNI sebagai pelaksana tentara manunggal masuk desa (TMMD) tahun 2018 yang dipusatkan di kabupaten poso serta menindaklanjuti program kementerian pertanahan dan tata ruang dalam membantu menyiapkan tenaga terdidik bidang pertanahan guna mendukung program serifikasi lahan masyarakat yang belum sempat dibahas dalam KUA-PPAS tahun 2018 karena pemberitahuannya baru di terima setelah KUA-PPAS ditandatangani, dan berharap melalui mekanisme pembahasan bersama FPRD agar hal-hal tersebut dapat dipertimbangkan.

Sebelum rapat ditutup untuk sementara, wakil ketua DPRD kabupaten poso Suharto Kandar, SE mengatakan, rapat akan dilanjutkan esok hari jumat (10/11/17) dalam rangka penyampaian pandangan umum anggota fraksi-fraksi DPRD kabupaten poso terhadap pengantar nota keuangan rancangan APBD kabupaten poso tahun anggaran 2018.Dan acara dilanjutkan dengan penyerahan dokumen pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten poso tahun anggaran 2018 diserahkan langsung wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si kepada wakil ketua DPRD kabupaten poso Suharto Kandar, SE.