Rab12132017

Last update12:01:25 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Keagamaan

Keagamaan

Perayaan Natal Bapak Se-Klasis Pamona Utara

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Poso, DR. Drs. John Yus Madoli, M. Si bersama Kepala Dinas Koperasi, UMKM & Perdagangan Kab. Poso, Rama Tandawuya, SE menghadiri Perayaan Natal Bapak Se-Klasis Pamona Utara yang diselenggarakan di Gedung Gereja GKST Syalom Sangira Kec. Pamona Utara pada Minggu (3/12/17).

alt

Pada Perayaan Natal yang dipimpin oleh Pdt. Aullyn G. JS. Sabintoe, S.Th ini diawali dengan sebuah perenungan yang ditampilkan oleh Kaum Bapak Klasis Pamut tentang Perbuatan Daging diantaranya iri hati, amarah, kebencian, munafik, dsb yang lebih sering muncul dalam kehidupan manusia itu sendiri sedangkan Buah-buah Roh seperti Kasih, Sukacita, Kesabaran, rendah hati, dll yang jarang dimiliki oleh setiap manusia zaman sekarang.

Hal senada pula disampaikan oleh Bupati Poso dalam Pesan Natalnya menyampaikan agar setiap Perayaan Natal akan diikuti dengan perubahan dan pembaharuan diri dalam membangun hubungan pribadi dengan Tuhan dan sesama.

“Tidak ada Perayaan Natal yang lebih indah selain suasana hidup yang dipenuhi buah-buah kasih & ketulusan untuk saling memaafkan, menopang, menghargai, membantu & saling mendoakan demi kemajuan bersama khususnya di dalam memajukan Tana Poso ke arah yang lebih baik lagi” ungkap Bupati Poso.

Pawai Natal Tahun 2017

Menandai dimulainya perayaan Natal 2017, Panitia Perayaan Hari Besar Kristiani (PHBK) Kabupaten Poso bekerjasama dengan Denominasi Gereja-Gereja se-Kota Poso dan sekitar­nya, mengadakan pawai Natal, pada Minggu (26/11/17).

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua melepas secara resmi peserta pawai Natal 2017 yang mengambil start di Alun-alun Sintuwu Maroso Poso dan finis di Lapangan Desa Silanca, Kecamatan lage.

Plt.Sekda dalam sambutan tertulis Bapak Bupati Poso sangat mengapresiasi Kegiatan Pawai Natal 2017 tersebut. Bupati juga atas nama Pemerintah Daerah senantiasa mendorong dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada setiap kelompok agama untuk dapat membangun dan mengembangkan dirinya dalam bingkai NKRI tanpa membeda-bedakan kelompok atau golongan masyarakat karena nilai-nilai kemanusiaan bersifat hakiki dan universal.

Bupati juga mengatakan dalam sambutan tertulisnya, menyebut momen perayaan Natal pada tahun ini hendaknya mampu menjadikan umat Kristiani sebagai garam dan penerang dunia. Serta dapat memberikan teladan yang baik bagi masyarakat.

"Adalah suatu kebahagiaan bagi kita semua, apabila dapat mewujudkan dan merasakan kerukunan antar umat beragama yang terjalin baik, dimana semua komponen bangsa dapat menjadikan dirinya dalam bingkai kebersamaan, kerukunan, dan silaturahmi satu sama lainnya" tambah Joksan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso Dr. Yus Madoli dalam laporannya selaku ketua PHBK, mengatakan bahwa tujuan dari pawai Natal 2017 ialah sebagai tanda dimulainya perayaan Natal 2017. Di samping itu sebagai bentuk partisipasi dan dukungan umat Kristiani terhadap pembangunan, baik fisik maupun men­tal dan kerohanian menuju Poso Kota Cerdas.

Dikatakannya pula, peserta Pawai ini berasal dari semua gereja dari berbagai aliran dengan mengunakan kendaraan roda dua 725 buah dan roda empat buah 1.300 buah yang dihiasi dengan pernak pernik natal.

Turut hadir dalam seremoni pelepasan, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Poso, Pendeta Jemaat Se-Kota Poso serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta para kepala OPD, tokoh agama, dan masyarakat.

alt

Kunjungan Persaudaraan dan Dialog Kebangsaan FKUB Propinsi Sulawesi Tengah Bersama UNSIMAR

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si didampingi FKPD Kabupaten Poso, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Poso, bersama ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Propinsi Sulawesi Tengah Djamaludin M, M.Si bersama rombongan, perwakilan dari Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso, Kepala Kesbangpol Propinsi dan Kepala FKUB Kabupaten Poso, menghadiri acara Dialog Kebangsaan. Bertempat di Ruang Rapat Senat Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR) Poso, (17-11-2017).

Sambutan Rektor Unsimar Poso Hisman Lantang, SE., M.Si, menyampaikan Unsimar berdiri pada 15 September 1986 yang terdiri dari 6 Fakultas 8 Prodi dan akan dibuka 2 Prodi lagi. Setiap Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia harus membuka pusat studi Pancasila dan Bela Negara, dan Unsimar tengah mengkaji untuk melaksanakan hal ini. Mahasiswa yang kuliah di Unsimar terdiri atas berbagai Suku dan Agama, demikian pula untuk Dosen Pengajar, rasa Cinta Kebangsaan di Kampus ini sudah terbina dengan baik dan tidak diragukan lagi.

Melalui sambutannya, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menegaskan bahwa Kabupaten Poso telah aman dan kondusif. Terbukti dengan pelaksanaan Gelaran baik tingkat Nasional maupun tingkat Dunia bisa terlaksana dengan sukses. Masyarakatnya hidup rukun dan damai, dan meskipun demikian sebagai Pemerintah Daerah, bersama Bupati Poso selalu bertindak cepat mengantisipasi segala kemungkinan yang ada.
Tidak mengenal waktu, ketika ada hal yang bersifat darurat dan mengharuskan penanganan secara cepat, maka Pemda akan selalu berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kabupaten Poso dengan semboyannya Sintuwu Maroso, akan selalu menjadi Pedoman bermasyarakat bagi seluruh warga Poso. Dengan demikian, semboyan tersebut yang akan terus menjaga setiap kita dan memberikan jaminan kenyamanan dalam melakukan segala aktifitas. Terutama dalam mebangun Kabupaten Poso. Lanjut Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Rekonsiliasi bersama semua pihak terus dilakukan. Membina keakraban melalui berbagai kegiatan ternyata efektif untuk kembali merajut dan mengukuhkan rasa kebersamaan tanpa memandang perbedaan suku, agama maupun perbedaan lainnya.

Melalui pemaparan awal, ketua FKUB Propinsi Sulawesi Tengah, menegaskan apa yang tertuang melalui peraturan perundang-undangan dan hal tersebut mesti dijadikan patokan dalam menyamakan cara pandang kita tentang perbedaan. Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2006 dan Nomor 9 Tahun 2006. Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah /Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat. Kearifan budaya lokal adalah salah satu barikade yang dapat menjaga kerukunan dan menangkal segala hal negatif dari luar. Keberagaman kita di Indonesia adalah hakekat mutlak yang harus diterima karena itu merupakan takdir. Perbedaan ada untuk menciptakan persamaan, dan NKRI merupakan harga mati bagi kita warga Negara.

Selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi untuk lebih mempertegas segala dinamika yang terjadi, sehingga kita bisa menjadi orang pertama yang dapat menyejukkan suasana apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat. //ca’/pul

alt

Jalan Santai Para Santri Di Poso Peringati Hari Santri Nasional

Pada Hari Santri Nasional Di Poso,Wakil Bupati poso Ir, Samsuri, M.Si melepas peserta jalan santai para santri dari berbagai TPA/TPQ, Madrasah, Tsanawiah, Aliyah se-Kabupaten Poso pada Minggu pagi (22/10/17) di lokasi RTH eks pasar sentral Poso.


Semangat dan antusias para generasi masa depan yang ditunjukkan anak-anak santri tersebut berjalan mengitari Kota Poso diiringi drumband dan finish kembali di RTH Poso.
Wabup yang mensyukuri kehadiran para santri sebagai generasi pelanjut yang mendapatkan pendidikan agama yang cukup mengharapkan kegiatan peringatan Hari Santri Nasonal Tingkat Kabupaten Poso dapat memberi makna dan warna tersendiri bagi kemajuan daerah Kabupaten Poso di masa yang akan datang.


Wabup juga mengingatkan bahwa akibat kemajuan teknologi komunikasi dan informasi dewasa ini anak-anak kita sangat rentan dengan budaya-budaya asing yang dapat menjerumuskan anak-anak kita sendiri jika tidak dibentengi dengan pengetahuan dan pendidikan agama yang cukup. Karenanya disamping pendidikan agama yang cukup, pendampingan dan bimbingan orang tua juga sangat perlu dilakukan untuk melihat perkembangan anak-anak kita. 


Penetapan Hari Santri Nasional sekaligus juga untuk mengenang, meneladani dan melanjutkan peran ulama dan santri dalam membela dan mempertahankan NKRI serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan tentunya bagi kemajuan daerah kita sintuwu maroso tercinta.

Pada tanggal 22 Oktober 1945 oleh para santri dan ulama pondok pesantren dari berbagai penjuru Indonesia yang mewajibkan setiap muslim untuk membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari serangan penjajah.

Adapun rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Poso selain gerak jalan santai ada zikir dan doa bersama, nashid dan doorprize.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa

Tolerasi Adalah Perekat Utama Menuju Pembangunan yang Berkarakter dan Beriman. Wuasa, Lore Utara. 20-09-2017.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah,(20/9/17) berlangsung dengan meriah dan hikmat. 
Hadir dalam acara ini, 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama FORKOPIMDA Kabupaten Poso dan didampingi oleh kepala-kepala OPD. Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Provinsi bersama anggota FORKOPIMDA Sulawesi Tengah. 



Hadir juga, Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benedictus Estephanus Rolly Untu Msc. Para Pendeta dari Denominasi Gereja, Para Pastor dan Biarawan, Para Ustad, Kepala Binmas Kristen Kantor Agama, Camat Lore Utara, Kepala-kepala Desa di Kecamatan Lore Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Panitia Pembangunan serta Segenap warga masyarakat, anggota Jemaat Katolik Kristus Raja Damai, dan para pewarta baik elektronik maupun cetak.


Bupati Poso dalam sambutannya mengingatkan bahwa pembangunan yang Cerdas adalah wujud dari toleransi. Cerdas karena membangun tana Poso sesuai dengan kebutuhan yang menjadi keinginan seluruh masyarakat. Kebersamaan ternyata mampu memberikan dampak dasyat terhadap tercapainya suatu tujuan. Hal ini terbukti dengan suka cita yang dirasakan oleh seluruh jemaat saat ini dengan diresmikannya Gereja Katolik Kristus Raja Damai. 


Bupati Poso melanjutkan, Gereja memiliki fungsi sosial dimana akan memberikan peran serta nyata dalam kemaslahatan masyarakat sekitar. Untuk itu diharapkan bagi kita sekalian agar selalu menjaga dan merawat gedung Gereja ini, sehingga setiap saat melalui peribadatan akan lebih meningkatkan kualitas Iman kita kepada Tuhan. Toleransi untuk kebebasan menjalankan ibadah setiap Agama adalah mutlak harus dilakukan, sehingga tujuan bersama untuk membangun Kabupaten Poso sebagai Kota CERDAS bisa terwujud. Mari terus menjaga kerukunan dan saling bergandengan tangan agar kita mampu menghadapi segala permasalahan dan menemukan solusi yang tepat. 


Selanjutnya melalui sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh Bapak, Ibu sekalian para Jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Damai yang ada di Wuasa sebagai upaya menguatkan ibadah Pelayanan, mudah-mudahan rumah ibadah yang akan diresmikan ini benar-benar dapat melayani kepada seluruh jemaatnya sebagai panggilan Tuhan. Selain memiliki fungsi utama sebagai rumah doa, keberadaan Gedung Gereja juga dapat dimanfaatkan dengan kegiatan kerohanian lainnya sebagai upaya pembinaan kehidupan umat untuk membentuk jemaat tangguh dalam menghadapi beragam pengaruh dan harus terus meningkatkan kebersamaan dan kerukunan sesama Umat Beragama. Kerukunam beragama harus tercermin jiwa toleransi dengan sesama dengan saling menghormati dan menghargai sekaligus memberi perhatian dan kepedulian kita pada sesama. Agar Sulteng yang maju, mandiri dan berdaya saing akan menjadi nyata. 


Bupati Poso bersama Asisten 1 Provinsi Sulawesi Tengah menekan tombol dan gunting pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan Gereja Katolik Kristus Raja Damai dan menandatangani prasasti.
Mengakhiri lawatanya di Wuasa, 
Bupati Poso menyempatkan diri untuk berkunjung ke sekolah yamg mengalami kerusakan akibat Gempa dan menikmati keindahan alam padang Lembah Napu.

Seluruh Jemaah Haji Poso Tiba Dengan Selamat

Tujuh puluh lima jemaah haji asal Kabupaten Poso yang tergabung dalam Kelompok terbang (kloter) 9 bersama kabupaten Buol, Donggala dan Kota Palu melalui embarkasi Balikpapan tiba di Bandara Mutiara Palu tepat jam 8.00 wita Kamis, (21/9/17).

altalt

yang langsung menuju Asrama Haji untuk diserahkan ke Pemda masing-masing. Kabag Kesramas Poso Muhammad Yunus S.Pd, M.Pd selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji baca:PPIH mewakli PPIH kabupaten dan kota menerima secara resmi penyerahan jemaah haji dari PPIH Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Palu.


Sesuai dengan waktu yang dijadwalkan Jemaah Haji Poso yang menempuh perjalanan Palu-Poso selama kurang lebih enam jam akhirnya tepat pukul 16.00 wita tiba di Poso disambut langsung Wabup Poso Ir, Samburi, M.Si bersama anggota FKPD Poso, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Poso DR.Najamuddin, M.Ag, Ketua MUI Poso H.Arifin Tuamaka, Rektor Unsimar Poso, para pejabat dilingkup Pemda Poso, keluarga para jemaah haji dan undangan lainnya.


Wabup dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang atas kembalinya para jemaah haji asal kabupaten Poso yang telah melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Wabup juga meminta maaf atas kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan Ibadah haji tahun ini. Karena menurut wabup yang terus memantau pelaksanaan ibadah haji telah berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh panitia haji lainnya termasuk dari kementerian Agama Kabupaten Poso serta Instansi terkait. 
Menutup sambutannya wabup mengharapkan para jemaah haji asal Poso yang nantinya kembali ke masyarakat untuk menjadi manusia-manusia yang baik, dapat mempertahankan predikat haji mabrur yang disandang para haji serta menjadi tauladan didalam bertutur, bertindak dan berbuat yang terbaik bagi kemajuan daerah menuju Kabupaten Poso Cerdas meraih adipura 

Wabup Poso Hadiri Tabligh Akbar PHBI

 Memaknai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439H Panitia Hari-hari Besar Islam Kabupaten Poso menggelar acara Tabligh Akbar di Lapangan Sintuwu Maroso Poso, dengan mengangkat tema: "Melalui Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439H sebagai langkah Peningkatan Nilai Kepedulian dalam bingkai Kebersamaan (Peduli Rohingnya adalah bentuk Hijrah Nyata)." Rabu (20/9/17).


Tabligh Akbar ini juga merupakan Program Kerja dari PHBI Kabupaten Poso yang bertujuan untuk lebih mempererat tali Silaturahmi dan Ukhuwah dikalangan pengurus PHBI baik PHBI Kabupaten, Kecamatan maupun Desa/ Kelurahan.


Ketua PHBI Kabupaten Poso Sugianto Kaimudin, SKM dalam sambutannya menyampaikan bahwa PHBI sebagai suatu organisasi yang bernafaskan agama haruslah terus-menerus memposisikan diri sebagai satu kekuatan yang mampu melahirkan, menciptakan berbagai kegiatan kemanusiaan dan keagamaan yang memiliki manfaat bagi kemaslahatan umat di Daerah khususnya Tana Poso yang dicintai dan dibanggakan. Selanjutnya Ketua PHBI mengajak kepada segenap pengurus PHBI disemua tingkatan untuk berperan aktif menyukseskan program-program pemerintah serta disetiap kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan lainnya.


Tabligh Akbar ini dilaksanakan diawali dengan Dzikir dan Do’a yang dipimpin oleh Baharuddin, S.Ag. M.Pdi, dilanjutkan dengan Tausyiah yang disampaikan oleh Wakil Ketua NU Propinsi Sulawesi Tengah Dr.H. Abd. Gani Jumat, M.Ag. Dalam Tausyiahnya Ustadz menyampaikan betapa indahnya hidup dalam kebersamaan, kekeluargaan dan kedamaian dimana kita selaku hamba Allah yang Rahmatan Lil Alamin, dengan pola hidup demikian kita akan dapat menjalankan seluruh kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutan tertulisnya Bapak Bupati Poso memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Tabliqh Akbar PHBI Kabupaten Poso dimana kegiatan ini merupakan momen silaturahim bagi kita semua untuk lebih mempererat tali persaudaraan. Bupati juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Poso selama ini terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Poso tercinta, olehnya Pemerintah Daerah akan terus berikhtiar, berupaya dan bekerja untuk mewujudkan Poso Kota Cerdas, Poso yang Ceria, Elok, Ramah, Damai, Adil, dan Sejahtera dalam rangka meraih Piala Adipura. Wabup Samsuri Diakhir sambutannya mengajak masyarakat untuk lebih memperkuat tali Silaturahmi dan persaudaraan kita sesama umat muslim dan umat lainnya serta senantiasa menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, lebih meningkatkan kehidupan yang rukun, damai dan sejahtera. Marilah kita bekerja dengan sungguh-sungguh, lebih optimis dan selalu berfikir positif, hindari sikap pesimis dan fikiran yang negatif. Mari kita melangkah bersama membangun hari esok yang lebih baik menjadikan daerah Tana Poso tetap rukun bersatu dan berbudaya serta memiliki daya saing untuk mencapai masyarakat Poso yang Cerdas, ujar Samsuri.


Hadir pada acara Tabliqh Akbar ini Unsur Muspida Kabupaten Poso, Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran pemerintah Kabupaten Poso, para Camat, Pengurus dan Anggota PHBI se-Kabupaten Poso, Para Pelajar, serta undangan lainnya.

PHBI dan Pemda Poso gelar shalat Idul Adha di lapangan Sintuwu Maroso

Poso_Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Poso menggelar pelaksanaan Sholat Idul Adha 1438 H. di Lapangan Sintuwu Maroso Poso Jumat, 01/09 dengan Imam Shalat Id Ketua MUI Poso H.Arifin Tuamaka. Turut hadir bersama Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si dalam sholat idul qurban tersebut, Dandim Poso Letkol Inf. Dody Triyo Hadi, Ketua PHBI Atmajaya Marjun, S.Sos, MM, Rektor Unsimar Kisman Lantan SE, MM, serta para jamaah sholat id.


Wabup dalam kesempatan itu menyampaikan selamat hari raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Poso, melalui perayaan idul adha dapat memupuk kebersamaan dan solidaritas sesama ummat dan sesama masyarakat Poso untuk bersama bangkit demi Poso masa depan yang lebih baik.


Dari laporan PHBI bahwa untuk lebaran idul adha 1438 H. tahun ini ada sekitar 143 ekor hewan kurban terdiri dari sapi 120 ekor dan kambing 23 ekor untuk dikurbankan yang selanjutnya dibagikan kepada yang berhak menerimanya. Diakhir dari pelaksanaan sholat Id dilaksanakan silaturrahmi antar sesama jemaah

Pemda Poso Serahkan 9 Ekor Sapi Kurban

Sudah menjadi kegiatan rutin setiap menjelang Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban Pemerintah Kabupaten Poso menyerahkan hewan qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

alt

Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si menyerahkan secara simbolis hewan qurban berupa sapi kepada Ketua Pengurus Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Poso Atmajaya Mardjun, S.Sos, MM untuk selanjutnya diserhakan kepada masyarakat yang membutuhkan di halaman Kantor Bupati Poso, Rabu,(30/8/17). 


Didampingi oleh Ketua MUI Kabupaten Poso Hi. Arifin Tuamaka, S.Ag, MM, Ketua FKUB Yusuf Runa, S.Sos, dan disaksikan oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso.

"Penyerahan hewan qurban yang kita lakukan ini sebagai bentuk ibadah dan kecintaan kita kepada Allah SWT, untuk membantu dan meringankan beban saudara kita dan masyarakat yang membutuhkan dengan adanya daging qurban,"ungkap Ir. samsuri dalam sambutannya.

"Ibadah qurban dalam agama islam merupakan ibadah yang diamalkan untuk membersihkan hati agar menjadi lahan yang subur tumbuhnya iman dan taqwa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga ibadah ini merupakan 
perintah yang angat dianjurkan (sunnah muakkadah) karena itu bagi yang berkemampuan dapat melaksanakan ibadah qurban ini,"harapnya.


"Hewan qurban tahun ini berjumlah 9 ekor Sapi, kembali menyumbangkan 1 hewan qurban secara pribadi Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu 1 ekor, Bagian Kesramas Setdakab Poso 1 Ekor, Badan Pendapatan Daerah kabupaten Poso 1 ekor dan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Poso 6 ekor,”ungkap Wakil Bupati Poso Ir. samsuri, M.Si.

"Bantuan hewan qurban dari pemda dapat memotivasi kepada kita semua yang berkemampuan lebih untuk mau berqurban menyisihkan sebagian rezki kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung sehingga nikmatnya berhari raya idul adha dapat kita rasakan bersama". Harapnya.

Diakhir sambutannya Ir. samsuri, M.Si menyampaikan selamat menyongsong lebaran idul adha 1438 hijrian minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir bathin kepada seluruh umat islam kabupaten poso khususnya para ASN dengan penuh suka cita dan kegembiraan.

Jaga Masjid Sebagai Pusat Syiar Damai

Bupati Poso membuka secara resmi dialog interaktif dengan para narasumber bersama tokoh agama dan para takmir masjid dengan tema “Jaga Masjid kita sebagai Pusat Syiar Damai” pada Kamis (24/8/17) di Gedung Torulemba Rujab Bupati Poso.

altalt


Bupati Poso dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si adalah bahwa kegiatan ini adalah hal yang sangat tepat karena masih dalam suasana Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, kembali memaknai substansi peristiwa bersejarah sebagai semangat dan tekad bulat untuk tetap menjaga keutuhan, kedaulatan, kesatuan Negara Republik Indonesia.


Bupati Poso juga berharap kiranya melalui momentum kegiatan pelibatan takmir masjid dalam pencegahan terorisme di poso, ini diharapkan mampu merevitalisasi dan memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme bagi semua lapisan masyarakat dalam rangka pencegahan paham radikal dan isis demi keutuhan dan kesatuan NKRI.
Dalam akhir amanat tertulisnya Bupati mengingatkan bahwa tingkat kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat merupakan kunci utama tentang bagaimana semua elemen bersama mencegah aksi dan ancaman terorisme yang telah menyebar dan menyusup diberbagai lini kehidupan, Sebaliknya sikap acuh dan tidak peduli masyarakat merupakan wilayah rentan yang berpotensi menyuburkan jaringan dan paham terorisme untuk berkembang biak secara leluasa di tengah masyarakat. Para tokoh dan seluruh masyarakat adalah tulang punggung deteksi dini yang cukup penting dan efektif dalam mencegah terorisme. Kerjasama sama antar instansi pemerintah dan masyarakat secara sinergis dan berkelanjutan akan menciptakan kultur yang baik demi terciptanya tatanan masyarakat yang siaga terorisme, tambahnya Samsuri.


Direktur Pencegahan BNPT, Hamli, mengingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh kekejaman kelompok pelaku terorisme yang menamakan dirinya Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Masyarakat Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diingatkan jangan sampai wilayahnya menjadi seperti Irak dan Suriah.
Hal ini disampaikan oleh Hamli saat menjadi narasumber pada kegiatan dialog bertema “Jadikan Masjid Kita sebagai Pusat Syiar Damai” yang menghadirkan 100 orang takmir dari 6 kecamatan di Kabupaten Poso. Dalam paparannya, Hamli mengungkapkan jalur yang kemungkinan digunakan kelompok ISIS dan simpatisannya di Asia Tenggara untuk menuju ke Filipina Selatan.

“(Kemungkinan jalur itu) ada di Tarakan, Sangir dan Morotai. Semuanya dekat dengan Poso. Bapak Ibu harus waspada, jangan sampai Poso menjadi lokasi persembunyian dan transit mereka,” pesan Hamli.


Menjadi lokasi persembunyian dan transit anggota ISIS serta simpatisannya, lanjut Hamli, sama artinya menyerahkan Poso untuk dihancurkan. “Kita semua memiliki kehidupan, memiliki masa depan. Tentu tidak ingin di Poso ini setiap hari ada tembak-tembakan, ada bom, atau ada serangan pasukan militer,” lanjutnya.
Untuk menghindari kemungkinan rusaknya Poso karena menjadi lokasi persebunyian ISIS dan simpatisannya, Hamli mengajak masyarakat, khususnya takmir masjid, untuk sedini mungkin mengenali tanda-tanda gerakan radikal terorisme. Upaya pencegahan diakuinya menjadi pilihan terbaik dibandingkan penindakan.
Sementara mantan narapidana terorisme, Kurnia Widodo, di kesempatan yang sama mengungkapkan pengalamannya mengenal paham radikal terorisme yang terjadi di sebuah masjid di Bandar Lampung.
“Di sana memang takmirnya satu aliran, kita kuasai masjid itu. Jadi mudah saja mendoktrin dan membaiat orang-orang yang datang,” ungkap Kurnia.
Kurnia mengungkapkan pengalamannya tersebut sebagai pengingat, ketika masjid dikuasai oleh kelompok pengusung paham radikal terorisme, kemungkinan akan disalahgunakan menjadi lokasi penyabarluasan paham yang diyakini kelompok tersebut.

Mari jaga masjid Bapak dan Ibu sekalian, jangan sampai dikuasai kelompok-kelompok pro radikal, kelompok pelaku terorisme,” tambahnya.
Dalam paparannya alumni Teknik Nuklir ITB tersebut juga mengungkapkan ciri-ciri kelompok yang biasa menduduki masjid untuk penyebarluasan paham radikal terorisme. Antara lain kedatangannya tidak untuk berjamaah, merasa keyakinannya paling benar dan mudah mengkafirkan dan bersikap tertutup. 
“Ketika ada jamaah di masjid, mereka tidak mau jamaah karena menganggap jamaah yang ada tidak sealiran. Kalau ada orang atau kelompok semacam itu, waspadai, jangan sampai menguasai masjid Bapak dan Ibu sekalian,” pungkas Kurnia.

Dialog ini mengangkat tema “Jaga Masjid Kita sebagai Pusat Syair Damai” di Poso terselenggara atas kerjasama BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Tengah.

Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)

Kunjungan Lidya Kandou di kabupaten poso diterima langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu di rumah jabatan dalam rangka Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) selama 3 hari dari tanggal 29 s/d 31 Agustus 2017 dengan jadwal agenda kegiatan KKR bertempat di tiga klasis yaitu klasis lore selatan, klasis pamona utara dan klasis poso kota.

alt

Sebelum berangkat menuju lore selatan, Lidya Kandou menyempatkan diri singgah di tempat wisata air terjun salopa kecamatan pamona puselemba didampingi langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Setdakab Poso Rudi Rompas, SH, MSi serta Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Poso Drs. Armol Songko. 

Pengucapan Syukur Panen Buah Didesa Malei

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri kegiatan Pengucapan Syukur Panen Buah Didesa Mali, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso pada Sabtu, (15/7/17).

altalt

Dalam sambutannya atas nama Majelis Sinode Sulteng ibu Pdt. M. Lolo Botilangi STh mengambil Dasar dari pengucapan syukur buah dari (Roma 9:1oleh5-16) Berbunyi : Pasal15"sebab ia berfirman kepada musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa aku mau menaruh belas kasihan dan aku mau bermurah hati kepada siapa aku mau bermurah hati.* Pasal16"jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. Oleh sebab itu Patutlah kita mengucap syukur karna kemurahan Tuhan itu dalam hal inilah kita diajar untuk bermurah hati, saling berbagi dalam ucapan syukur terlebih untuk mempermuliakan Nama Tuhan Sendiri.

Sejenak menelusuri awal mula Padungku Buah ini dari salah seorang warga desa malei bermula dari inisiatif warga masyarakat Desa Malei pada Tahun 2010 warga yang telah kembali pulang ke kampung halaman paska konflik berjumlah 10 KK didorong oleh keinginan mereka mengembalikan situasi kekeluargaan dan kembali kondusif maka dibuatlah untuk pertama kali padungku buah dibaruga desa malei bertepatan waktu itu semua buah buahan berbuah dengan baik.

Semenjak itu padungku buah selalu diadakan setiap Tahunnya sampai sekarang walau agak sedikit berbeda sebab hanya diadakan lewat Ibadah ucapan syukur digereja bukan dirumah rumah seperti padungku umumnya.

Padungku Buah ini hanya ada di Desa Malei sebab tidak semua desa di kab. poso melakukannya dan Melalui moment ini para warga memberikan buah terbaik dari hasil kebunnya untuk diberikan sebagai tanda Ucapan Syukur atas kemurahan Tuhan dalam hidup mereka. Buah-buah ini di lelang kepada jemaat yang hadir dan dana yang terkumpul dapat disumbangkan untuk pembangunan rumah ibadah. Tahun ini hasil panen buah yang berhasil di Kecamatan ini adalah nenas, pisang, duriang, rambutan, duku, langsat, manggis.

Bupati Poso Darmin Agustinus sigilipu Sangat mengapresiasi acara padungku buah ini sebab beliau untuk pertama kalinya menghadiri ucapan syukur buah atau padungku buah dalam sambutannya beliau mengatakan dengan adanya padungku buah ini beliau mengharapkan terjalin silahturahim antara semua warga masyarakat dalam suasana keakraban sehingga dapat tercipta kabupaten poso yang damai adil dan sejahtera.

Hadir pada kesempatan itu Unsur Tripika kecamatan Lage, Anggota Dewan Ibu Mambe, Kadis Sosial, Kadis ketahanan pangan, Steven Lianto, Misionari dari Belanda, Mark dan istri serta para undangan lainnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengajak Misionaris dari Belanda ke Makam DR. Adraiana ke pekuburan Cina Kelurahan Lawanga.

Utsawa Dharma Gita 2017 di Desa Meko

Bupati Poso diwakili oleh Asisten  Pemerintahan dan Kesra, M. Ari Pamungkas, SH, MH, membuka secara resmi Utsawa Dharma Gita 2017 di Desa Meko Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso pada Jumat  (14/7/17).

altalt

Sekilas tentang Utsawa Dharma gita adalah salah satu kegiatan dalam Agama Hindu yakni Lomba Seni baca Kitab Suci Weda. Kitab Suci yang merupakan tuntunan dalam menggapai suksesnya kehidupan. Teks yang bersumber dari Kitab Suci Weda mengandung nilai spiritual, etika dan estetika yang sangat tinggi berguna memberi tuntunan dalam memahami Agama Hindu mulai dari aspek ketakwaan, susila, maupun acara ( upakara).


Sedangkan Dharma Gita sebagai nyanyian suci keagamaan Hindu memiliki peranan sangat penting bagi pembinaan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran Agama Hindu. Penyajian yang dijalin dalam bentuk nyanyian suci keagamaan dengan irama lagu yang melankolis sangat Membantu menciptakan suasana hening, hikmat dan suci.


Utsawa Dharma Gita adalah merupakan wahana untuk menjaring Duta yang akan dilombakan ke tingkat Propinsi. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pembuktian kemampuan olah seni suara dan retorika dari para utusan seluruh Rayon yang ada di Kabupaten Poso. tema yang diangkat kali ini adalah "Melalui Kegiatan Utsawa Dharma Gita (Udg) Tahun 2017 Kita Wujudkan Kabupaten Poso Yang Damai, Adil, Sejahtera, Yang Di Dukung Sumber Daya Manusia Yang Andal Dan Bermartabat Berlandaskan Kitab Suci Weda".


Kegiatan ini berlangsung 3 (tiga) hari dan diikuti oleh 4 Rayon, Poso Pesisir Utara, Poso Pesisir Selatan, Pamona Bersaudara, dan Lore Bersaudara. Total  jumlah peserta kegiatan 450 orang, ditambah official, pendamping, dan penggembira.


Mewakili Bupati Poso Asisten Pemerintahan dan Kesra (ASS I)  M. Ari Pamungkas, SH, MH membacakan sambutan Bupati Poso. Dalam sambutannya Bupati Poso sangat merespon dan mendukung kegiatan keagamaan dalam upaya pembinaan umat dan peningkatan sumber daya manusia.
Bupati mendorong masyarakat Hindu Poso untuk lebih kreatif dan antusias dlm memberikan yg terbaik bagi daerah Kabupaten Poso. Sebab kebhinekaan, pluralisme, keragaman suku, budaya, agama adalah potensi besar bagi bangsa dalam sumbangsihnya terhadap pembangunan dan kemajuan daerahnya.


Turut hadir pada acara tersebut Anggota Dewan Kab. Poso Bpk. Dewa Nyoman Aribowo ibu Shinta Kalahe, ketua PHDI Kab. Poso, Unsur Tripika Kecamatan, Kades sepamona Barat, para Pinandita se Pamona Barat, tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat, Para Kontingen dan warga desa setempat.

Generasi Muda GKST Menyatukan Tekad Untuk Mencintai Kebhinekaan

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu membuka secara resmi Kegiatan Perayaan Hari Pekabaran Injil Pemuda Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Ke-68 Tahun 2017 Klasis Napu, yang didampingi oleh sebagian Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Poso, di Desa Kaduaa, Kecamatan Lore Utara pada Selasa (11/7/17).

altalt

Kegiatan yang diikuti oleh 14 Jemaat di Klasis Napu ini direncanakan akan berlangsung selama 10 hari (11 - 21 Juli) dengan lomba-lomba yang terdiri dari bidang kerohanian seperti lomba khotbah Alkitab dalam bahasa Pekurehua, bidang kesenian seperti karambangan rohani, dan bidang olahraga serta berbagai lomba lainnya. Acara pembukaan ini dihadiri juga oleh Anggota DPRD Kab. Poso Sahir Sampeali, Tokoh-tokoh masyarakat diantaranya Harry S. Kabi, Pengurus Pusat Persekutuan Pemuda GKST, para Gembala-Gembala Jemaat yang ada di Klasis Napu bersama seluruh Unsur Tripika Kecamatan baik Lore Utara maupun Lore Peore.

Dalam sambutannya, Bupati Poso mengajak kepada seluruh Generasi Muda GKST agar dapat menyatukan tekad dan berkomitmen tinggi untuk menjadi Pemuda yang mencintai kebhinekaan dan pluralisme yang Tuhan telah karuniakan bagi bangsa ini terutama di Tana Poso. Beliau juga menyampaikan harapannya kepada Pemuda GKST sebagai salah satu pilar dan pelopor bangsa bahwa mereka harus mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan dengan karya-karya yang terbaik, iman yang kokoh, dengan tidak mengesampingkan toleransi antar umat beragama, serta menjadikan perbedaan-perbedaan yang ada sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam upaya memajukan bangsa dan daerah.

Pada kesempatan ini pula diberikan bantuan kemanusiaan korban bencana gempa bumi Napu yang diserahkan oleh Bupati Poso kepada 5 Gereja yang menjadi korban gempa yakni Gereja Eklesia Wuasa, Gereja Eben Heizer Mangkapa, Gereja Maranatha Sedoa, Gereja Kalvari Watumaeta dan Gereja Baitani Alitupu berupa 149 sak semen sejumlah Rp 11.195.000,- .Setelah membuka kegiatan HPIP, Bupati Poso berkesempatan untuk meninjau secara langsung bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Poso kepada sekolah-sekolah yang terganggu proses belajar mengajar akibat ruang kelas yang rubuh karena bencana gempa di desa Sedoa, Alitupu dan Watumaeta berupa Tenda Kelas Sekolah sebanyak 20 unit dengan ukuran 6 m x 14 m. Dalam perjalanan kembali ke Poso, Bupati Poso juga sejenak mengunjungi Pos-Pos Penjagaan yang ada di sepanjang jalan Napu - Poso guna mengetahui dan melihat secara langsung situasi dan kondisi dari Aparat Keamanan yang tengah bertugas.

Halal Bi Halal 1438 Hijriah Pemerintah Daerah Kabupaten Poso

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri,M.Si menghadiri acara Halal Bi Halal 1438 Hijriah Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bekerja sama dengan PHBI dan Kementerian Agama Kabupaten Poso bertempat di Gedung Torulemba Rumah Jabatan Bupati Poso, selasa, 11/07/17. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE, M.Si, segenap Anggota DPRD Kabupaten Poso, Danyon 714 Poso, para Kepala OPD Kabupaten Poso,Ketua MUI Kabupaten Poso Arifin Tuamaka, Ketua PHBI Kabupaten Poso Atmajaya Marjun, S.Sos, MM, Ketua KPU Kabupaten Poso, BUMN/BUMD, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, dan seluruh PNS dilingkungan Pemda Kabupaten Poso dan Kementerian Agama Kabupaten Poso serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menyampaikan berhalal bi halal artinya bermaaf-maafan kepada sesama umat manusia agar dosa dan kesalahan kita diampuni oleh Allah SWT, karena dosa kepada sesama manusia hanya dapat terhapus melalui permintaan maaf dengan sesama yang bersangkutan (Habluminannas/hubungan sesama manusia) dan menjadi sarana yang tepat untuk melangsungkan silaturahim saling memaafkan antara yang satu dengan lainnya. Ir. Samsuri, M.Si juga katakan bahwa melalui halal bi halal dapat memberikan ruang dan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk bertemu bahkan dapat berkomunikasi dengan para pimpinannya, sehingga momen halal bi halal menciptakan kedekatan masyarakat dengan para pemimpinnya karena pemimpin bukanlah raja yang harus dilayani dengan sebaik-baiknya melainkan pemimpin adalah pelayan dan pengayom masyarakat menuju terciptanya kedamaian, keadilan dan kesejahteraan seluruh masyarakat kabupaten poso. Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M SI mengatakan kebersamaan dan toleransi yang terbangun kuat antara satu pemeluk agama dengan pemeluk agama lainnya sehingga momen keagamaan berlangsung dan berjalan dengan baik, damai dan penuh khusyu di daerah yang kita cintai ini.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso dalam sambutannya yang dibacakan langsung Drs. Hi. Wawa Suriyatna, M.Hi mengatakan halal bi halal bagi kita bangsa indonesia khususnya adalah merupakan tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu kita yang digali dari bumi pertiwi, meskipun acara semacam ini termasuk hanya tradisi semata akan tetapi yang jelas manfaat dan maslahatnya lebih besar, maka hal itu agama tidak melarangnya, dan bertujuan agar tercipta ukhuwwah islamiyah, wathoniyah, ukhuwah basyariah dan ukhuwah wathoniyah, terjalin persaudaraan yang lebih akrab diantara sesama kita dan dilingkungan sekitar kita. Hi. Wawa Suriyatna juga katakan rasa sakit hati yang pernah timbul umpamanya, akan musnah kalau kita saling mengikhlaskan dan melupakan keikhlafan dimasa lalu dan akan lebih baik lagi apabila diiringi dengan acara saling berjabatan tangan. Sementara itu dalam hikmah halal bi halal yang disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Modern Ithihadul Umah Gontor 13 Ustad Cecep Sobarahmat mengatakan mengilas esensi halal bi halal intinya adalah minta maaf, memaafkan dan silaturahmi. //ca’/pul

alt

Peresmian Gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Salukaia

Gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Salukaia kecamatan Pamona Barat dipersembahkan untuk kemuliaan nama Tuhan Ditahbiskan dan diresmikan oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu ditandai dengan pembukaan tirai plank gereja, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita didampingi oleh Pimpinan Pusat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Kongrens Indonesia Kawasan Timur Pdt. Heppy Sibilang, MPS, MA, Ed, Pimpinan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Daerah Misi Sulawesi Tengah Pdt. Abraham Lumowa, M.Min (06/07/17).

altalt

Peresmian dan Pentahbisan Gedung Gereja Masehi Hari Ketujuh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama rombongan disambut dengan tari adat cakalele dan pengalungan bunga, hadir dalam kegiatan tersebut adalah Danyon 1307 Poso, Para pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Dansub Den Pom 1322 Poso I Gusti Nyoman Darmayasa, Camat bersama Unsur Pimpinam Kecamatan Pamona Barat, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para jemaat serta warga masyarakat Desa Salukaia. Dalam Laporan ketua panitia Max Giman Pematai menyampaikan Selama belasan tahun, penganut Advent Hari Ketujuh Jemaat Salukaia berkeinginan memiliki rumah ibadah yang layak, sama seperti rumah ibadah yang dimiliki panganut umat Kristiani lainnya yang ada di kabupaten Poso Sulawesi Tengah, ini merupakan suatu keistimewaan dan penuh khidmat bagi kami sebagai pengantut advent menggelar acara pentahbisan dan peresmian gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK).

Max Giman Pematai juga mengatakan bahwa gereja yang dibangun dari dana bantuan swadaya masyarakat dan hasil pengumpulan jemaat selama 15 tahun, berhasil didirikan yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 850 juta, walaupun jumlah jemaatnya sedikiit, perlahan-lahan dana dapat terkumpul sehingga bangunan permanen gereja saat ini dapat dibangun. Sementara itu Dalam Sambutan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan keberadaan gereja tersebut diharapkan dapat menumbuhkan motivasi kepada para jemaat untuk selalu rajin beribadah, sehingga kasih dan damai dari Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala gereja senantiasa melingkupi setiap umat tuhan yang selalu taat dan setia melakukan firmannya.

Darmin Agustinus Sigilipu juga berpesan agar para jemaat dapat memelihara dan merawat gereja tersebut dengan sebaiknya. "Bangunan gereja yang baru dibangun dengan pengorbanan waktu dan tenaga serta biaya yang tidak sedikit ini, hendaknya dihargai sebagai berkat tuhan yang luar biasa dan tentunya kita wajib untuk memelihara dan merawat dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama hingga pada generasi berikutnya, Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengingatkan kepada warga masyarakat salukaia tentunya dapat menjadi motivasi dan kekuatan tersendiri untuk melakukan perubahan positif agar terus bersinergi dan berekselarasi dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah daerah didalam mewujudkan cita-cita masyarakat menuju poso cerdas meraih piala adipura dimasa yang akan datang. Sementara ditempat yang sama Pimpinan Pusat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur Pdt. Heppy Sibilang, MPS, MA, Ed dalam sambutannya menyampaikan gereja yang akan duresmikan tersebut milik semua umat kristiani, semua manusia bisa datang untuk memohon berkat, Pdt. Heppy Sibilang juga katakan kita gereja advent bukan umat yang ekslusif, tetapi bisa menjadi berkat dari semua umat. Dan acara dilanjutkan dengan ibadah dan makan siang bersama, setelah itu Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama rombongan meninjau lokasi sekaligus mengecek tempat penambangan galian C di desa Meko Kecamatan Pamona Barat, ini salah satu bentuk kepedulian Bupati terhadap warga masyarakat yang nantinya terjadi dampak negatif seperti tanah longsor dan bencana alam lainnya, karena lokasi galian C tersebut belum memiliki surat izin pengoperasian dan sementara waktu dilarang kendaraan memuat galian C dan diberhentikan segala aktifitas yang ada dilokasi penambangan menunggu kepastian hukum, ini nantinya melibatkan semua pihak baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah.

Klik 2x untuk memperbesar gambar

Poso Berhasil Membawa Pulang 3 Piala Pesparawi Tingkat Provinsi Sulawesi

Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Paduan Suara Daerah (LPPD) Sulawesi Tengah dengan tema : Mataku Tetap Terarah Kepada TUHAN Sebab Ia Mengeluarkan Kakiku Dari Jaring. Mazmur 25 : 15.

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 28 s/d 30 Juni 2017 di di Palu Golden Hotel. Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri dan menyaksikan pelaksanaan Lomba Pesparawi Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2017.

Malam sebelumnya Bupati Poso menyempatkan diri untuk mengunjungi penginapan Kontingen Pesparawi Kabupaten Poso untuk melihat pemantapan latihan sekaligus memberikan wejangan demi menambah spirit seluruh Kontingen. Bupati Poso berpesan untuk memberikan penampilan terbaik untuk Poso.

Pembukaan acara di awali dengan Ibadah dan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Kepala Kantor Kementrian Agama Sulawesi Tengah dan Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola, M.Si sekaligus membuka Pelaksanaan Lomba Pesparawi yang ditandai dengan pemukukan Gong.

Bupati Poso menyaksikan penampilan seluruh peserta tanpa ada yang terlewatkan, terlebih untuk mengobarkan fighting Spirit Kontingen Kabupaten Poso. Sambil menunggu Pengumuman hasil lomba, Bupati Poso ikut memberikan persembahan lagu pujian.

Di hari terakhir akhirnya pengumuman hasil dibacakan oleh Dewan Juri. Untuk Kategori Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) sebagai Juara I dengan jumlah nilai 81 diraih oleh Kontingen dari Kota Palu. Juara II dengan jumlah nilai 80.4 diraih Kontingen Kabupaten Poso sedangkan Juara III diraih Kontingen Morowali Utara dengan jumlah nilai 80.

Kategori Paduan Suara Pemuda Remaja (PSPR) Juara I jumlah nilai 82.5 diraih Kontingen Kota Palu, Juara II dengan jumlah nilai 81.72 diraih Kabupaten Poso sedangkan Juara III dengan jumlah nilai 80 diraih Kabupaten Sigi.

Sementara untuk Kategori Paduan Suara Wanita (PSW) Juara I dengan nilai 78 diraih oleh Kontingen Kabupaten Poso, Juara II dengan nilai 77.86 diraih Kontingem Morowali Utara dan Juara III dengan nilai 77.16 diraih Kota Palu. Sebelum membacakan hasil, dewan juri memberikan beberapa rekomendasi yang menjadi dasar penjurian yang tentunya lebih menambah literasi bagi kita semua, sehingga harus diikuti demi perbaikan kualitas Paduan Suara di Sulawesi Tengah.

Lore Timur Menutup Safari Ramadhan Pemda Poso

Wakil Bupati Poso Ir. samsuri, M.Si menutup secara resmi kegiatan Safari Ramadhan Pemda Kab. Poso Tahun 1438 Hijriah / 2017 Masehi bertempat di Masjid Jabal Abd. Aziz Maholo kecamatan lore timur, 16/06/17. Sebelumnya, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si telah mendahului tim safari ramadhan, dalam rangka untuk mengunjungi beberapa desa sekaligus melihat langsung masyarakat korban gempa bumi yang terjadi tanggal 29 mei 2017 yang berkekuatan 6,6 skala riter mengguncang kecamatan lore utara yang lalu. Hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Poso M. Ari Pamungkas, SH, MH, para pejabat terkait lainnya dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso, Camat bersama Unsur Tripika Kecamatan Lore Timur dan lore Utara, Wadan Sektor Tinombala bersama anggota, Tokoh Agama, Tokoh Masyaraka, dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Ir. Samsuri, M.Si memberikan sedikit arahan kepada warga masyarakat agar senantiasa tabah dan sabar menerima kenyataan sebab semua ini merupakan fenomena alam yang terjadi tanpa disangka-sangka atau diprediksi begitu saja oleh manusia, ini semua merupakan ujian dan cobaan kepada kita hamba-hamba-Nya, perbanyak berdoa, menaruh kebaikan dan beribadah sesuai dengan keyakinan kita masing-masing dan berserah diri kepada Allah SWT, kepada masyarakat baik TNI/Polri agar bekerja sama dalam melaksanakan pembangunan sehingga kelak daerah kita ini aman, damai adil dan sejahtera kita bangun kebersamaan walaupun berbeda suku, agama dan ras. lanjut, Wakil Bupati Poso juga menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah setempat dan warga masyarakat yang ada, sekiranya tim safari ramadhan dilaksanakan di lore sesuai agenda minggu pertama bulan juni akan tetapi baru sempat dilaksanakan sekaligus penutupan safari ramadhan yang rencana sebelumnya di tutup di pamona puselemba, ini dikarenakan situasi kondisi yang terjadi diwilayah lore sehingga tim safari ramadhan saat ini yang ikut terbatas akan tetapi semua ini tidak mengurangi nilai ibadah kita dalam bulan suci ramadhan Insya Allah.

Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso ir. Samsuri, M.Si juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada camat dan unsur tripika kecamatan lore timut serta masyarakat setempat yang telah menerima kedatangan kami rombongan tim safari ramadhan untuk bersama-sama berbuka puasa dengan masyarakat desa maholo.

Sementara Camat Lore Timur Jeri K.S Gembu, SSTP dalam arahannya menyampaikan selamat datang kepada Wakil Bupati Poso selaku Ketua Tim Safari ramadhan bersama rombongan yang sudah sempat hadir, ini merupakan kesyukuran bagi kami dan warga masyarakat desa maholo dan tak lupa ucapan terima kasih kepada bapak dan ibu-ibu desa maholo yang sudah bekerja sama menyiapkan suguhan buka puasa dan makan malam bersama.

Sebelum sholat magrib berjama'ah wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.SI menyerahkan secara langsung bantuan bingkisan kepada pemerintah kecamatan lore utara dalam hal ini diterima oleh kapolsek lore utara mulyadi, bantuan ini nantinya diserahkan ke posko induk kepenanggulangan bencana di desa wuasa kecamatan lore utara. Usai melaksanakan sholat magrib berjama'ah rombongan safari ramadhan bersama undangan lainnya dan seluruh warga masyarakat desa maholo makan bersama dilanjutkan sholat isya dan sebelum sholat taraweh Wakil Bupati Poso Ir Samsuri, M.Si kembali menyerahkan bingkisan dan cendera mata dari Badan Amil Zakat Daerah Kabupaten Poso, tim penggerak PKK kabupaten poso serta bingkisan secara pribadi dan keluarga kepada imam masjid jabal abdul aziz desa maholo kecamatan lore timur.//ca’/pul

altalt

Buka Puasa Bersama Lintas Komunitas

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri buka puasa bersama Lintas Komunitas bertempat di cafe prapatan, Kamis (15/06/17). Dihadiri oleh camat poso kota utara Efendi Safi'i, anggota DPRD kabupaten poso Syarifudin Odjobolo, KBO Binmas Polres Poso Risdiyanto, Darwis Waru selaku ketua panitia, para anak yatim dari dua komunitas yaitu panti asuhan Nyai Dahlan kelurahan lawanga dan panti asuhan sosial Bina Tunas Harapan desa pinedapa serta undangan lainnya.

Sebelum buka puasa bersama, Wakil Bupati Poso dalam arahannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana Lintas Komunitas yang telah melaksanakan buka puasa bersama, ini merupakan momen yang baik dalam bulan suci Ramadhan dimana dapat memberikan inspirasi tentang pentingnya hidup dalam kebersamaan dan kemajemukan yang akan menumbuhkan solidaritas yang tinggi antar sesama. Ir. Samsuri, M.Si juga menyampaikan kita harus tetap memperkuat hubungan antar sesama pemeluk agama lain apalagi dalam kegiatan buka puasa kali ini luar biasa karna dapat menyatukan Lintas Komunitas yang berbeda dan keutuhan tetap dibangun serta dijaga bersama dalam bingkai sintuwu maroso yang kita cintai untuk mewujudkan kabupaten poso yang cerdas (ceria, elok, ramah, damai, adil dan sejahtera).

Sebelum buka puasa bersama Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menyerahkan bingkisan untuk anak yatim dari dua komunitas yaitu panti asuhan Nyai Dahlan kelurahan lawanga kecamatan poso kota utara dan panti asuhan sosial Bina Tunas Harapan desa Pinedapa kecamatan poso pesisir didampingi Anggota DPRD kabupaten poso Syarifudin Odjobolo, Darwis Waru selaku panitia pelaksana dan darma penyami. //ca’/pul

alt

Sidang Klasis Sulawesi Tengah Timur

Bupati Poso menghadiri dan membuka secara langsung Persidangan V Klasis Sulawesi Tengah Timur, dengan mengambil tema : Berakar didalam Kristus, Berbuah Banyak didalam dunia (Kolose 2:7; Yohanes 15:18). Penghimpun: Jemaat Sion Barati yang dirangkaikan dengan Ulang Tahun Gereja Toraja yang ke-70, pada Senin (13/617) di Desa Barati.


Bupati Poso didampingi beberapa Kepala OPD dan disambut dengan Tarian Bagellu' yang bermakna penyambutan kepada tamu agung. Sembari menikmati tarian, Bupati juga diundang untuk ikut menari.  Persidangan V Gereja Toraja direncanakan berlangsung dari tanggal 13 - 15 Juni 2017 diikuti sejumlah 157 orang yang berasal dari 14 Jemaat, 12 Cabang Kebaktian, 4 Tempat Kebaktian dan 1 Pos Pelayanan di Lingkungan Klasis Sulawesi Timur. Kebutuhan biaya ditaksir sejumlah Rp. 79.270.000,- yang berasal dari usaha panitia dan Pertisipasi Jemaat.


Panitian melakukan lelang lagu demi mendukung pembangunan Gedung Gereja Sion Barati yang masih dalam proses penyelesaian. Bupati Poso, spontanitas ikut menyumbangkan lagu sehingga bukan hanya semata memberikan sumbangan, tetapi ikut berpartisipasi melelang lagu yang dinyanyikan sehingga menambah jumlah lelang saat itu. Sebelum membuka kegiatan, Bupati Poso memberikan sambutan yang menekankan pada pentingnya rasa toleransi kepada siapa saja tanpa memandang Agama, Suku maupun Budaya yang berbeda. Hal tersebut akan mematri jiwa keBangsaan dan Cinta kepada NKRI. Menanamkan dan membiasakan diri untuk bergaul dengan mengedepankan etika sehingga akan meminimalisir ketersinggungan orang lain, dengan demikian rasa kebersamaan akan tetap tumbuh dan mengakar kuat.

Saling mengasihi dan menghormati sebagai sesama Anak Bangsa. Era Digitalisasi saat ini memudahkan kita untuk berpendapat dan secara langsung dapat memberikan kritik, namun terkadang kebebasan yang ada tidak dibarengi dengan pendalaman Etika sehingga sangat merugikan bagi orang lain. Ada UU ITE yang dapat menjerat Oknum jika menggunakan media sosial tidak secara bijaksana, sehingga harus menjadi pembelajaran bahwa Kebebasan Berpendapat tidak seharusnya mencederai pihak lain, karena kritik yang baik seharusnya berupa saran bukan hinaan apalagi provokasi yang akan lebih memperuncing keadaan. diakhiri dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya Persidangan V Klasis Sulawesi Tengah Timur serta penyematan secara simbolis tanda peserta Rapat.


Acara ini juga di hadiri oleh Camat Pamona Tenggara, KAPOLSEK Pamona Selatan, Kepala Desa Barati dan perangkat desa, BABINSA dan BABINKAMTIBMAS Desa Barati, Ketua Adat Desa Barati, BPS Gereja Toraja, BPSW VI Sulawesi Tengah-Sulawesi Barat, BPK dan BVK Sulawesi Tengah Timur, Pengurus OIG Tingkat Klasis Sulawesi Tengah Timur, Gembala Jemaat dari Denominasi Gereja di Desa Barati, Kepala Sekolah dan Dewan Guru yang ada di Desa Barati, wartawan cetak maupun elektronik, para undangan serta masyarakat.

Safari Ramadhan Gubernur Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso

Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si kembali menyambangi Kota Poso dalam rangka Kunjungan Safari Ramadhan, setelah sebelumnya turut mendampingi Panglima TNI berkunjung di tanah Sintuwu Maroso, minggu (11/06/2017). Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri Acara Safari Ramadhan Gubernur Sulawesi Tengah Tahun 1438 H/2017 M. Hadir juga mendampingi Bupati Poso, FKPD Kabupaten Poso, Kepala-kepala OPD, Kabag Umum bersama staf, Kabag Kesramas bersama staf serta para undangan. Melalui ucapan selamat datang, Bupati Poso menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Sulawesi Tengah atas kesediaan untuk datang di Kabupaten Poso. Bukti bahwa Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah sangat terbuka dalam berkomunikasi untuk ikut membantu Kota Poso yang saat ini sedang giat membangun di segala bidang. Keseriusan Pemerintah Tingkat I dalam mendukung pengembangan Kota Poso menjadi lebih baik, sehingga Poso sebagai Kota CERDAS bisa terwujud untuk meraih Adipura. Hadir juga dan memberikan arahan ketua MUI Kabupaten Poso. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, kemudian Gubernur bersama rombongan dan Wakil Bupati Poso berserta FKPD menjalankan Sholat Tarawih. //ca'/pul

altalt