Sen02192018

Last update11:51:58 PM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Keagamaan

Keagamaan

Penutupan MTQ Ke-27 Tingkat Kabupaten Poso Tahun 2018

Poso - Sabtu pagi (03/02/18) kegiatan penutupan MTQ ke-27 tingkat kabupaten poso tahun 2018 ditutup secara resmi oleh wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si juga selaku ketua LPTQ kabupaten poso bertempat di gedung wanita poso.

Penutupan MTQ ke-27 tingkat kabupaten poso tahun 2018 tersebut, ditandai dengan pemencetan tombol mimbar khafilah oleh wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si didampingi forum koordinasi pimpinan daerah kabupaten poso, rektor unsimar poso Kisman.Lantang, SE, M.Si, Ketua MUI kabupaten poso Hi.Arifin Tuamaka, S.Ag, MM serta ketua panitia Rusna Mangun, SE, M.Si dan disaksikan Kabaiz, ketua Komda Alkhairat Poso,, para kepala OPD, tokoh agama, para camat, lurah, para imam masjid sekabupaten.poso, pimpinan majelis ta'lim.kekabupaten poso bersama anggota, para peserta khafilah MTQ, serta undangan lainnya, sebagai tanda berakhirnya seluruh kegiatan.MTQ ke-27 tingkat kabupaten poso tahun 2018.

Menurut Rusna Mangun, SE, M.Si selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan, peningkatan jumlah kecamatan dan peserta yang mengikuti MTQ kali ini menjadi cerminan betapa antusiasnya para pembina di kecamatan dalam hal ini LPTQ dan KUA kecamatan dan orang tua dalam membina anak-anak generasi muda islam untuk mempelajari dan menggali kandungan ayat-ayat suci Al-Quran dengan keterbatasan 14 kecamatan sudah berupaya menghadirkan pesertanya pada MTQ kali ini, semoga mereka akan menjadi generasi islam yang unggul dan cerdas dalam ilmu pengetahuan dan pemahamannya dalam Al-Quran sebagai pedoman kita hingga akhir Zaman.

Rusna Mangun juga berpesan, kepada seluruh peserta lomba agar pulang dan kembali kedaerah masing-masing dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga, dan kepada seluruh panitia pelaksana terlebih khusus seluruh dewan hakim, camat dan seluruh peserta lomba mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasinya semoga kegiatan MTQ yang akan datang lebih baik dari tahun ini.

Dalam keputusan dewan hakim MTQ ke-27 tingkat kabupaten poso tahun 2018 yang dilaksanakan di kecamatan poso kota nomor : 01/Kep/DH/2018 tanggal 02 februari 2018 tentang penetapan juara I, Ii dan III yang dibacakan Azhar, S.Ag selaku sekretaris dewan hakim adalah cabang tilawatil qur'an golongan kanak-kanak qori terbaik I Muhtadin M. Ali dari poso pesisr, terbaik II Irfan Tandean dari kecamatan pamona puselemba, terbaik III Ahmad Chumaidi dari poso pesisir utara, sementara qori'ah terbaik I Siti Nurfatika dari pamona selatan, terbaik III Nurhikma dari lore utara, golongan dewasa qori, terbaik I M. Anshari Zulfiasyar dari poso pesisir, terbaik II Hendra dari lore utara, terbaik III Muhammad dari pamona selatan dan untuk qori'ah terbaik I Fatmawati dari poso kota, terbaik II Irmayani Bauda dari poso kota utara, terbaik III Indriati dari poso pesisir, sementara cabang tartil dasar Al-Quran untuk.murattil terbaik I Fauzan Ariwibowo dari lore utara, terbaik II Muhammad Rafif. S dari lore timur, terbaik III Muhammad Zaki Alfudhola, dan untuk murattilah terbaik I Mufida Almunifa dari lore selatan, terbaik II Alya Safitri dari lore peore, terbaik III Amrina Rosyadi dari poso kota utara, untuk cabang tahfizzh 1 juz dan tilawah hafizh terbaik I Zulfikar dari poso kota, terbaik II M. Habib Alwi dari pamona selatan, terbaik III Raihan Irfansyah dari poso kota selatan, sementara hafizzah terbaik I Wini Wahdini dari poso kota, terbaik II Alya Rahmawati dari poso kota selatan, terbaik IIIFatiyatul Fadliyah dari poso kota, sementara untuk 5 juz dan tilawah hafizzh terbaik I Abdullah dari poso kota dan hafizzah terbaik.III Hikmatul Fitria dari poso kota.,
Dan untuk juara umum.MTQ ke-27 tingkat kabupaten poso tahun 2018 diraih dari kecamatan poso kota.

Sementara ditempat yang sama wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutan tertulis bupati poso menyampaikan, kegiatan MTQ yang dilaksanakan sesungguhnya merupakan wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah hafalan serta pendalaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci Al-Quran.

Beliau juga berharap setelah terselenggaranya MTQ ke-27 tingkat kabupaten poso, dapat menjadi penambahan wawasan serta penghayatan dan cinta kita terhadap.kitab suci Al-Quran yang merupakan tuntutan bagi kehidupan kita, untuk.itu perlu diperlukan.perhatian.yang penuh serta keterlibatan secara sungguh-sungguh dari semua lapisan masyarakat yang ada sehingga penyeleggaraan MTQ akan memberikan.pengaruh yang signifikan dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di bumi sintuwu maroso yang kita cintai ini.

Diakhir sambutannya Ir. Samsuri, M.Si berpesan, agar para qori-qori'ah, hafizh-hafizah, mufassir-mufassirah yang telah meraih peringkat juara dalam pelaksanaan MTQ kali ini, agar jangan berbangga diri karena prestasi yang telah kalian raih, tetaplah konsentrasi dan konsekuensi dalam rangka persiapan diri untuk tetap terus berlatih sehingga bisa membawa harum kabupaten poso pada tingkat provinsi yang akan dilaksanakan di kabupaten morowali, semoga prestasi yang telah diraih tetap dipertahankan, dan kepada yang belum meraih prestasi agar jangan berkecil hati, teruslah berlatih dan memacu diri untuk bisa mewujudkan prestasi pada pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten yang akan datang. //ca'/pul

alt

 

Wakil Bupati Poso Melepas Secara Langsung Pawai Ta’aruf

Wakil Bupati Poso melepas secara langsung pawai ta’aruf didampingi ketua mui kabupaten poso Drs. Arifin Tuamaka, SAg,MAg.  Dan Para Kepala OPD lainnya di Alun Alun Sintuwu Maroso Poso.Wakil bupati poso melepas secara langsung pawai ta’aruf didampingi ketua mui kabupaten poso Drs. Arifin Tuamaka, SAg,MAg.  Dan Para Kepala OPD lainnya di Alun Alun Sintuwu Maroso Poso (30/01/18).

Dalam sambutan tertulis Bupati Poso yang dibacakan Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri.,Msi menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan MTQ ke-27 Tingkat Kabupaten Poso tahun 2018 yang insya allah pembukaannya berlangsung pada rabu malam 31 januari 2018 di Gedung Wanita Poso. Ir. Samsuri Msi juga mengharapkan, kegiatan pawai ta’aruf merupakan wujud ekspresi suka cita dalam melaksanakan penyelenggaraan MTQ, yang diwujudkan dengan menampilkan berbagai bentuk dan ragam kreasi yang inovatif dan konstruktif, dimana kegiatan ini akan dapat memberikan semangat dan motivasi dalam memeriahkan event yang strategis ini dan diharapkan dapat dijadikan momentum untuk mempererat ukhuwah islamiah antara pemerintah dan masyarakat, dan antar sesama masyarakat, serta menjadi ajang syiar islam ke tengah masyarakat tentang ajaran islam yang rahmatan lil alamin,  damai dan saling menjaga toleransi, baik antar sesama umat muslim maupun antar umat beragama lainnya. Dalam pawai ta’aruf ini kiranya dapat berlangsung  aman, tertib dan lancar sehingga seluruh peserta pawai untuk senantiasa mematuhi peraturan berlalulintas agar tidak mengganggu pengguna jalan yang lainnya. Serta utamakan keselamatan bersama Ungkap Ir. Samsuri., Msi.

Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri Msi mengharapkan kebersamaan diantara masyarakat Kabupaten Poso khususnya umat muslim untuk  dapat menyemarakkan ajang lomba  seni baca Alqur,an di Kota Poso demi peningkatan iman dan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. //ca'/pul

alt


Penguatan Simpul Simpul Dialog Lintas Iman di Wilayah Kabupaten Poso

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Semiloka "Penguatan Simpul Simpul Dialog Lintas Iman di Wilayah Kabupaten Poso", yang dilaksanakan di Hotel Danau Poso Tentena Kecamatan Pamona Puselemba dan direncanakan akan berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 29 s/d 31 Januari 2018. Dalam kesempatan ini juga, Ir. Samsuri, memberikan materi singkat mengenai upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso untuk menjaga kebersamaan.

alt

Peserta yang hadir berjumlah 30 orang, terdiri dari perwakilan : NU sebanyak 2 orang, Muhamadiyah sebanyak 2 orang, STAI 2 orang, FKUB 2 orang, Kementrian Agama Kabupaten Poso 2 orang, Klasis Poso Kota sebanyak 2 orang, Sekolah Perempuan Perdamaian sebanyak 10 orang, STT Tentena 2 orang, UNKRIT sebanyak 2 orang, Pasca Sarjana (S2) sebanyak 2 orang dan Persekutuan Perempuan Sinode sebanyak 2 orang.

Pemateri Rubiyanti Kholifah perwakilan Indonesia di Aman Yordania, yang telah melakukan diskusi lewat aplikasi Skipe, dari FKUB Ismail Ibrahim, Pdt. DR. Asyer Tandafai dan DR. Supriyatno.

Menurut Pdt. Supriyatno, bahwa ini adalah kunjungan pertama di Kabupaten Poso terkhusus di Kota Tentena. Hal ini membuat keluarga selalu menanyakan keadaan melalui telepon. Bagaimanapun cerita di luar yang berkembang bahwa Poso tidak/belum aman. Saat ini saya mau katakan bahwa cerita itu sungguh tidak benar. Terbukti, lanjut Supriyatno yang baru kembali dari Swiss. Bahwa Kota Tentena sangatlah aman. Alam yang indah di kota Tentena, melebihi Swiss karena kondisinya sangat natural.

Selanjutnya seluruh hadirin yang hadir, disuguhi Tarian torompio yang dioersembahkan oleh mahasiswa mahasiswi STT, Sekolah Tinggi Theologia Tentena.

Melalui sambutannya, Wakil Bupati Samsuri menyatakan, Keberagaman dan Pluralisme adalah suatu Anugerah yang diberikan Tuhan bagi kita teristimewa di Kabupaten Poso. Kebinekaan adalah salah satu aset Bangsa yang harus dipertahankan. Karena dengan keberagaman kita menjadi tau hal lain, diluar kebiasaan kita. Keberagaman menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang besar, Kabupaten memiliki banyak etnis dan beberapa penganut Agama yang mendiaminya. Keadaan ini merupakan kekuatan untuk bersama membangun Tana Poso.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Samsuri memberikan materi singkat mengenai langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso untuk terus menjaga kebersamaan. Beberapa hal sudah dilakukan, diantaranya mengajak siapa saja untuk menanamkan pemahaman bahwa sungguh akan tercipta suatu keindahan, apabila banyak warna yang berpadu menjadi satu. Secara intensif melakukan dialog-dialog lintas Agama, memberikan pendampingan dan bantuan melalui dinas terkait bagi upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, dan yang terpenting adalah menghilangkan kecurigaan dan saling percaya serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Tidak mengungkit hal yang telah lalu, dan secara bersama membangun Poso untuk kemajuan di masa depan.

Selanjutnya Wakil Bupati membuka kesempatan bagi peserta untuk bertanya. Kesimpulan dari jawaban bagi semua pertanyaan peserta adalah, setiap permasalahan mempunyai solusi. Segala sesuatu mempunyai konsekwensi. Baik buruknya apa yang kita dapat, tergantung pada apa yang telah kita berikan.

Wabup Lantik dan Mengukuhkan Pimpinan BAZNAS

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si melantik dan mengukuhkan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Poso periode 2017 - 2022 sesuai SK Bupati Poso 188.45/0626/2017 sekaligus menandatangani berita acara pelantikan dan serah terima berkas administrasi dan aset Bazda daerah kabupaten poso kepada pimpinan Bazdas kabupaten poso atas nama Kisman Lantang, SE, M.Si (ketua), dr. Hj. Asna Awad, MH, mars (wakil ketua), H. Yusup Runa, S.Sos (wakil ketua), Drs. H. Jamaluddin Baso, MM (wakil ketua), Raden Laguni, S.Ag (wakil ketua), bertempat di aula pogombo kantor Bupati Poso (24/01/17).

Turut hadir dalam acara ini ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah Prof. Dr.Hj. Dahliah Syuaib, SH, MA Sekaligus menyampaikan sambutan menegaskan kepada pimpinan pimpinan Baznas kabupaten Poso yang baru dilantik agar segera melaksanakan tugas pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat dan berkoordinasi dengan kantor kementrian agama kabupaten poso dan melaporkan serta mempertanggungjawabkan pengelolaan zakat, infaq dan sodaqoh serta dana sosial keagamaan lainnya.

Ditempat yang sama pula wakil Bupati Poso menyampaikan sambutan Bupati Poso secara tertulis bahwa keberadaan Baznas sebagai lembaga pemerintah nonstruktural dibawah naungan kementrian agama merupakan instrument untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat yang dikeluarkan masyarakat khususnya umat islam serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus Penanggulangan kemiskinan dinegara kita khususnya kabupaten poso. Bupati Poso menekankan peran penting kantor kementrian agama sebagai motivator sekaligus mengkoordinir pengumpulan zakat dan pendistribusiannya. Pemerintah daerah akan terus mendukung dan memberikan fasilitas yang memadai didalam mendukung keberhasilan pengumpulan zakat dikabupaten poso. Diakhir sambutannya Bupati Poso mengharapkan kerjasama dan semangat membangun kabupaten Poso dengan terus bersinergi, berkoordinasi demi kepentingan ummat dan masyarakat. //ca'/pul

alt

alt

Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUSDA MUI) III Kabupaten Poso Tahun 2018

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi kegiatan musyawarah daerah majelis ulama indonesia (MUSDA MUI) III kabupaten poso tahun 2018 dengan mengusung tema "meneguhkan peran majelis ulama indonesia dalam membangun poso CERDAS yang moderat, toleran dan rahmatan lil'alamin",di gedung PGRI poso, pada Sabtu (20/1/18).

alt

Asri Lakuntu, S.Ag selaku ketua panitia melaporkan MUI kabupaten.poso saat ini telah berada diakhir masa kepengurusannya, maka sesuai dengan ketentuan pedoman dasar dan pedoman rumah tangga sehingga diselenggarakannya MUSDA MUI III kabupaten poso dan diharapkan akan melahirkan kebijaksanaan serta program kerja sekaligus memilih pengurus MUI kabupaten poso.masa khidmat 2018-2023, yang bertujuan untuk menetapkan kebijakan serta menyusun program kerja 5 tahun kedepan sebagai penjabaran dari program umum ketetapan MUNAS, RAKERNAS dan RAKORNAS, mwningkatkan peran serta ulama khususnya MUI kabupaten poso dalam berbagai kegiatan pembangunan terutama pada sektor pembinaan aqidah, perbaikan akhlak dan pemberdayaan ekonomi serta meningkatkan kerjasama antara MUI dengan instansi pemerintah, ormas keagamaan dan kalangan swasta dalam pemberdayaan umat,

Asri Lakuntu juga katakan, adapun jumlah peserta penuh sebanyak 25 orang yaitu MUI provinsi sulawesi tengah 1 orang, dewan penasehat sebanyak 1 orang, kantor kementerian agama kabupaten poso.1 orang, pimpinan harian MUI kabupaten poso 1 orang, ormas islam 22 orang, MUI kecamatan 3 orang, pondok pesantren 1 orang, perguruan tinggi 1 orang ditambah dengan peserta peninjau 22 orang.

Sementara ketua MUI kabupaten poso Arifin Tuamaka, S. Ag dalam sambutannya mengharapkan dengan MUSDA MUI III kabupaten poso agar dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran dan pengamalan keagamaan islam sehingga dapat menghasilkan manusia dalam tatanan masyarakat indonesia yang berbudaya, berakhlakul karimah, jujur adil dan berkemajuan yang diiringi dengan nilai-nilai agama, solidaritas dan toleransi serta terus menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dalan bingkai bhineka tunggal ika.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada MUI yang telah melakukan dan melaksanakan hal-hal yang positif terhadap pemerintah daerah kabupaten poso dan selamat atas keberhasilan selama ini sudah banyak membantu pemerintah yang dilakukan oleh Ketua MUI kabupaten poso, mudah-mudahan progran kedepannya terus berlanjut dengan baik atas terpilihnya ketua MUI.yang baru nantinya

Ir. Samsuri, M.Si juga katakan, MUI sebagai wadah para ulama, cendikiawan muslim serta sebagai wadah yang mewakili umat islam dalam hubungan dan konsultasi antar umat beragama dan sebagai pemberi fatwa, hukum kepada umat islam dan pemerintah, dengan demikian maka MUI selalu dituntut untuk senantiasa peka menyahuti masalah-masalah sosial kemasyarakatan pada masa-masa yang akan datang dan diharapkan dapat membaca perkembangan yang ada disekeliling kita sehingga dapat mengimplementasikan dan mengevaluasi diri sendiri dalam mempertimbangkan dan membicarakan hal-hal kedepan kepengurusan MUI itu sendiri.

Sementara sambutan kepala kantor kementerian agama provinsi sulawesi tengah disampaikan oleh kepala bidang madrasah juga mewakili ketua MUI provinsi sulawesi tengah Dr. H. Nasrudin L. Midu, M.Ag menyampaikan tema yang diangkat kali ini merupakan pemikiran-pemikiran yang besar untuk.membangun poso kedepan sehingga melahirkan islam yang rahmatan lil'alamin.

Dr. H. Nasrudin L. Midu, M.Ag juga katakan, bahwa ada 3 model konsep yang perlu kita gunakan yaitu konsep solidaritas yang tidak membeda-bedakan suku, ras dan agama, konsep model yang bisa merekat persaudaraan karena kita adalah satu bangsa, satu negeri dan ini merupakan ajaran dalam islam serta model konsep ukhuwa islamiyah karena kita diikat oleh aqidah-aqidah islamiyah, jadi dari ketiga konsep ini mudah-mudahan ada didalam kepengurusan MUI sehingga dapat mengimplementasikan di tengah-tengah masyarakat.

Diakhir sambutannya Dr. H. Nasrudin L. Midu, S.Ag mengatakan ada 4 prinsip yang perlu diperhatikan yaitu membangun umat yang lebih jujur dalam ucapan dan jujur dalam perbuatan, prinsip membangun yang dapat melahirkan amanah yaitu senantiasa menepati janji dan siap mempertanggung jawabkan di hadapam Allah SWT, memiliki kepekaan sosial yaitu tolong menolong serta solidaritas yang tinggi dan konsisten yaitu tidak berubah-ubah dalam menegakkan keadilan serta melaksanakan.perintah Allah dan menjahui seluruh larangan-Nya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim.1307 poso Letkol. Inf. Dodi Triyohadi, S.Sos, rektor unsimar poso Kisman Lantang, SE, M.Si, kepala kementerian agama provinsi sulawesi tengah duwakili kepala bidang madrasah sekaligus mewakili ketua MUI provinsi sulawesi tengah Dr. H. Nasrudin L. Midu, M.Ag, para OPD, ormas islam kabupaten poso, para majelis ta'lim kabupaten poso serta undangan lainya.

Pertemuan Bupati Dengan Para Tokoh Agama Islam Poso

Bupati Poso dan Wakil Bupati Poso mengadakan silahturahmi dengan para Tokoh Agama Islam di Poso diruang rapat Bupati pada hari Rabu, (10/01/17).

alt

alt

Silahtuhrahmi ini membicarakan tentang rencana Musda MUI Kabupaten Poso yang akan digelar pada 20 Januari mendatang di Gedung PGRI Poso.

Dalam pertemuan ini juga dikemukan usulan program desa percontohan oleh para tokoh agama yaitu Desa Kerukunan/Toleransi kepada Pemerintah Daerah.

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu beserta Wakil Bupati Poso, Samsuri, M.si menyambut baik serta merespon seluruh wacana yang disampaikan oleh para tokoh agama ini.

Usulan Program Desa Toleransi ini disambut baik oleh Bupati Poso dan rencana akan dikaji lebih dengan melibatkan akademisi beserta tokoh-tokoh agama yang lainnya di Poso untuk menyelaraskan dengan visi-misi pemda poso dan kepentingan umat secara keseluruhan.

Setelah pertemuan dengan Unsur MUI Kabupaten Poso pertemuan dilanjutkan dengan Pimpinan Pondok Pesantren Amanah Kabupaten Poso, H. Adnan Arsal didampingi oleh Fabian serta pengurus lainnya.

Dalam kesempatan ini pimpinan pondok pesantren amanah H. Adnan Arsal berharap kepada pemerintah daerah kabupaten poso dalam hal ini Bapak Bupati Poso, agar bersedia berkunjung langsung di pesantren amanah. Pimpinan pondok pesantren amanah H. Adnan Arsal juga menawarkan kepada Bupati Poso, bahwa para santri yang ada dipondok pesantren miliknya, agar dapat dilibatkan sebagai Tim kebersihan untuk mendukung Pemerintah Daerah, demi tercapainya Adipura.

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kedatangan dari para unsur pimpinan Pondok Pasantren Amanah , serta mengajak seluruh element untuk dukung bersama-sama membangun poso kearah yang lebih baik dalam bingkai NKRI.

Diantaranya yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Poso, KH. Arifin Tuamaka dan Pimpinan Pondok Pasantren Amanah Kabupaten Poso, H. Adnan Arsal.

Turut hadir dalam pertemuan Kepala Bagian Kesbang, M. Jamal sebagai sebagai pendamping OPD serta ketua Organizing Commite Asri Lakuntu, S.Ag, Ketua Stering Commite Ibrahim Ismail, M.Hi, Dra. Ruwaida Untingo, dan sekretaris MUI Drs. Syahrir, M.Pd.I. //ca'/pul

Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-72 tahun 2018

Bupati Poso Darmin Agustuinus Sigilipu menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-72 tahun 2018, bertempat di Halaman Kantor Kementerian Agama kabupaten Poso. 03/01/18. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unsimar poso Kisman Lantang, SE, Msi, Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso Dr. H. Najamuddin, S.Ag, SPd, MPd., Para pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Poso, dan menjadi peserta upacara seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Poso,

Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan dalam sambutan tertulis Menteri Agama Republik Indonesia bahwa Hari Amal Bhakti ke-72 Kementerian Agama tahun 2018 mengambil tema "Tebarkan Kedamaian". Tema ini dipilih karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian. Kedamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kedamaian akan membawa kebahagiaan. Kedamaian adalah jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan. Kedamaian merupakan pintu maslahat bersama. Dan, hanya dengan hati yang damai, sanubari kita bisa merasakan kasih sayang Tuhan yang hakiki. Karena itu, mengajak seluruh ASN Kementerian Agama dan semua komponen umat beragama di Tanah Air agar bersama-sama menjadi Duta Penebar Kedamaian. Marilah kita buktikan bahwa agama sesungguhnya membawa angin kesejukan yang menenteramkan. Dalam damai akan tercipta negeri yang tenteram dan sejahtera.

Menteri Agama RI juga berpesan, kedamaian ini makin terasa penting untuk digaungkan agar kita tidak terjerembab dalam kubangan perseteruan dan jebakan permainan atas nama agama. Kalaulah belum sanggup mengatasi pertentangan dengan seruan damai, setidaknya marilah mendamaikan diri sendiri dari nafsu angkara murka, syak wasangka, tingkah yang pandir, sifat-sifat batil, ataupun tangan yang jahil.

Kita tidak boleh lagi bekerja dengan kacamata kuda yang minim kepedulian terhadap sekitar, dengarlah aspirasi dari berbagai arah agar kita dapat mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik. Kemudian, marilah kita latih kepekaan agar lebih memahami persoalan riil di masyarakat sehingga dapat menentukan prioritas kerja. Dalam bahasa agama, langkah ini dikenal dengan istilah taqdimul aham min almuhim, dahulukan yang terpenting daripada yang penting”, kata Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin yang dibacakan langsung oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu.

selesai melaksanakan upacara Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyerahkan secara langsung piala kepada para pemenag lomba kebersihan antar ruangan dalam ruang lingkup kantor kementerian agama kabupaten poso. //ca'/pul

alt

Perayaan Natal Bapak Se-Klasis Pamona Utara

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Poso, DR. Drs. John Yus Madoli, M. Si bersama Kepala Dinas Koperasi, UMKM & Perdagangan Kab. Poso, Rama Tandawuya, SE menghadiri Perayaan Natal Bapak Se-Klasis Pamona Utara yang diselenggarakan di Gedung Gereja GKST Syalom Sangira Kec. Pamona Utara pada Minggu (3/12/17).

alt

Pada Perayaan Natal yang dipimpin oleh Pdt. Aullyn G. JS. Sabintoe, S.Th ini diawali dengan sebuah perenungan yang ditampilkan oleh Kaum Bapak Klasis Pamut tentang Perbuatan Daging diantaranya iri hati, amarah, kebencian, munafik, dsb yang lebih sering muncul dalam kehidupan manusia itu sendiri sedangkan Buah-buah Roh seperti Kasih, Sukacita, Kesabaran, rendah hati, dll yang jarang dimiliki oleh setiap manusia zaman sekarang.

Hal senada pula disampaikan oleh Bupati Poso dalam Pesan Natalnya menyampaikan agar setiap Perayaan Natal akan diikuti dengan perubahan dan pembaharuan diri dalam membangun hubungan pribadi dengan Tuhan dan sesama.

“Tidak ada Perayaan Natal yang lebih indah selain suasana hidup yang dipenuhi buah-buah kasih & ketulusan untuk saling memaafkan, menopang, menghargai, membantu & saling mendoakan demi kemajuan bersama khususnya di dalam memajukan Tana Poso ke arah yang lebih baik lagi” ungkap Bupati Poso.

Pawai Natal Tahun 2017

Menandai dimulainya perayaan Natal 2017, Panitia Perayaan Hari Besar Kristiani (PHBK) Kabupaten Poso bekerjasama dengan Denominasi Gereja-Gereja se-Kota Poso dan sekitar­nya, mengadakan pawai Natal, pada Minggu (26/11/17).

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua melepas secara resmi peserta pawai Natal 2017 yang mengambil start di Alun-alun Sintuwu Maroso Poso dan finis di Lapangan Desa Silanca, Kecamatan lage.

Plt.Sekda dalam sambutan tertulis Bapak Bupati Poso sangat mengapresiasi Kegiatan Pawai Natal 2017 tersebut. Bupati juga atas nama Pemerintah Daerah senantiasa mendorong dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada setiap kelompok agama untuk dapat membangun dan mengembangkan dirinya dalam bingkai NKRI tanpa membeda-bedakan kelompok atau golongan masyarakat karena nilai-nilai kemanusiaan bersifat hakiki dan universal.

Bupati juga mengatakan dalam sambutan tertulisnya, menyebut momen perayaan Natal pada tahun ini hendaknya mampu menjadikan umat Kristiani sebagai garam dan penerang dunia. Serta dapat memberikan teladan yang baik bagi masyarakat.

"Adalah suatu kebahagiaan bagi kita semua, apabila dapat mewujudkan dan merasakan kerukunan antar umat beragama yang terjalin baik, dimana semua komponen bangsa dapat menjadikan dirinya dalam bingkai kebersamaan, kerukunan, dan silaturahmi satu sama lainnya" tambah Joksan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso Dr. Yus Madoli dalam laporannya selaku ketua PHBK, mengatakan bahwa tujuan dari pawai Natal 2017 ialah sebagai tanda dimulainya perayaan Natal 2017. Di samping itu sebagai bentuk partisipasi dan dukungan umat Kristiani terhadap pembangunan, baik fisik maupun men­tal dan kerohanian menuju Poso Kota Cerdas.

Dikatakannya pula, peserta Pawai ini berasal dari semua gereja dari berbagai aliran dengan mengunakan kendaraan roda dua 725 buah dan roda empat buah 1.300 buah yang dihiasi dengan pernak pernik natal.

Turut hadir dalam seremoni pelepasan, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Poso, Pendeta Jemaat Se-Kota Poso serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta para kepala OPD, tokoh agama, dan masyarakat.

alt

Kunjungan Persaudaraan dan Dialog Kebangsaan FKUB Propinsi Sulawesi Tengah Bersama UNSIMAR

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si didampingi FKPD Kabupaten Poso, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Poso, bersama ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Propinsi Sulawesi Tengah Djamaludin M, M.Si bersama rombongan, perwakilan dari Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso, Kepala Kesbangpol Propinsi dan Kepala FKUB Kabupaten Poso, menghadiri acara Dialog Kebangsaan. Bertempat di Ruang Rapat Senat Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR) Poso, (17-11-2017).

Sambutan Rektor Unsimar Poso Hisman Lantang, SE., M.Si, menyampaikan Unsimar berdiri pada 15 September 1986 yang terdiri dari 6 Fakultas 8 Prodi dan akan dibuka 2 Prodi lagi. Setiap Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia harus membuka pusat studi Pancasila dan Bela Negara, dan Unsimar tengah mengkaji untuk melaksanakan hal ini. Mahasiswa yang kuliah di Unsimar terdiri atas berbagai Suku dan Agama, demikian pula untuk Dosen Pengajar, rasa Cinta Kebangsaan di Kampus ini sudah terbina dengan baik dan tidak diragukan lagi.

Melalui sambutannya, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menegaskan bahwa Kabupaten Poso telah aman dan kondusif. Terbukti dengan pelaksanaan Gelaran baik tingkat Nasional maupun tingkat Dunia bisa terlaksana dengan sukses. Masyarakatnya hidup rukun dan damai, dan meskipun demikian sebagai Pemerintah Daerah, bersama Bupati Poso selalu bertindak cepat mengantisipasi segala kemungkinan yang ada.
Tidak mengenal waktu, ketika ada hal yang bersifat darurat dan mengharuskan penanganan secara cepat, maka Pemda akan selalu berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kabupaten Poso dengan semboyannya Sintuwu Maroso, akan selalu menjadi Pedoman bermasyarakat bagi seluruh warga Poso. Dengan demikian, semboyan tersebut yang akan terus menjaga setiap kita dan memberikan jaminan kenyamanan dalam melakukan segala aktifitas. Terutama dalam mebangun Kabupaten Poso. Lanjut Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Rekonsiliasi bersama semua pihak terus dilakukan. Membina keakraban melalui berbagai kegiatan ternyata efektif untuk kembali merajut dan mengukuhkan rasa kebersamaan tanpa memandang perbedaan suku, agama maupun perbedaan lainnya.

Melalui pemaparan awal, ketua FKUB Propinsi Sulawesi Tengah, menegaskan apa yang tertuang melalui peraturan perundang-undangan dan hal tersebut mesti dijadikan patokan dalam menyamakan cara pandang kita tentang perbedaan. Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2006 dan Nomor 9 Tahun 2006. Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah /Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat. Kearifan budaya lokal adalah salah satu barikade yang dapat menjaga kerukunan dan menangkal segala hal negatif dari luar. Keberagaman kita di Indonesia adalah hakekat mutlak yang harus diterima karena itu merupakan takdir. Perbedaan ada untuk menciptakan persamaan, dan NKRI merupakan harga mati bagi kita warga Negara.

Selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi untuk lebih mempertegas segala dinamika yang terjadi, sehingga kita bisa menjadi orang pertama yang dapat menyejukkan suasana apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat. //ca’/pul

alt

Jalan Santai Para Santri Di Poso Peringati Hari Santri Nasional

Pada Hari Santri Nasional Di Poso,Wakil Bupati poso Ir, Samsuri, M.Si melepas peserta jalan santai para santri dari berbagai TPA/TPQ, Madrasah, Tsanawiah, Aliyah se-Kabupaten Poso pada Minggu pagi (22/10/17) di lokasi RTH eks pasar sentral Poso.


Semangat dan antusias para generasi masa depan yang ditunjukkan anak-anak santri tersebut berjalan mengitari Kota Poso diiringi drumband dan finish kembali di RTH Poso.
Wabup yang mensyukuri kehadiran para santri sebagai generasi pelanjut yang mendapatkan pendidikan agama yang cukup mengharapkan kegiatan peringatan Hari Santri Nasonal Tingkat Kabupaten Poso dapat memberi makna dan warna tersendiri bagi kemajuan daerah Kabupaten Poso di masa yang akan datang.


Wabup juga mengingatkan bahwa akibat kemajuan teknologi komunikasi dan informasi dewasa ini anak-anak kita sangat rentan dengan budaya-budaya asing yang dapat menjerumuskan anak-anak kita sendiri jika tidak dibentengi dengan pengetahuan dan pendidikan agama yang cukup. Karenanya disamping pendidikan agama yang cukup, pendampingan dan bimbingan orang tua juga sangat perlu dilakukan untuk melihat perkembangan anak-anak kita. 


Penetapan Hari Santri Nasional sekaligus juga untuk mengenang, meneladani dan melanjutkan peran ulama dan santri dalam membela dan mempertahankan NKRI serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan tentunya bagi kemajuan daerah kita sintuwu maroso tercinta.

Pada tanggal 22 Oktober 1945 oleh para santri dan ulama pondok pesantren dari berbagai penjuru Indonesia yang mewajibkan setiap muslim untuk membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari serangan penjajah.

Adapun rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Poso selain gerak jalan santai ada zikir dan doa bersama, nashid dan doorprize.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa

Tolerasi Adalah Perekat Utama Menuju Pembangunan yang Berkarakter dan Beriman. Wuasa, Lore Utara. 20-09-2017.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah,(20/9/17) berlangsung dengan meriah dan hikmat. 
Hadir dalam acara ini, 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama FORKOPIMDA Kabupaten Poso dan didampingi oleh kepala-kepala OPD. Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Provinsi bersama anggota FORKOPIMDA Sulawesi Tengah. 



Hadir juga, Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benedictus Estephanus Rolly Untu Msc. Para Pendeta dari Denominasi Gereja, Para Pastor dan Biarawan, Para Ustad, Kepala Binmas Kristen Kantor Agama, Camat Lore Utara, Kepala-kepala Desa di Kecamatan Lore Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Panitia Pembangunan serta Segenap warga masyarakat, anggota Jemaat Katolik Kristus Raja Damai, dan para pewarta baik elektronik maupun cetak.


Bupati Poso dalam sambutannya mengingatkan bahwa pembangunan yang Cerdas adalah wujud dari toleransi. Cerdas karena membangun tana Poso sesuai dengan kebutuhan yang menjadi keinginan seluruh masyarakat. Kebersamaan ternyata mampu memberikan dampak dasyat terhadap tercapainya suatu tujuan. Hal ini terbukti dengan suka cita yang dirasakan oleh seluruh jemaat saat ini dengan diresmikannya Gereja Katolik Kristus Raja Damai. 


Bupati Poso melanjutkan, Gereja memiliki fungsi sosial dimana akan memberikan peran serta nyata dalam kemaslahatan masyarakat sekitar. Untuk itu diharapkan bagi kita sekalian agar selalu menjaga dan merawat gedung Gereja ini, sehingga setiap saat melalui peribadatan akan lebih meningkatkan kualitas Iman kita kepada Tuhan. Toleransi untuk kebebasan menjalankan ibadah setiap Agama adalah mutlak harus dilakukan, sehingga tujuan bersama untuk membangun Kabupaten Poso sebagai Kota CERDAS bisa terwujud. Mari terus menjaga kerukunan dan saling bergandengan tangan agar kita mampu menghadapi segala permasalahan dan menemukan solusi yang tepat. 


Selanjutnya melalui sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh Bapak, Ibu sekalian para Jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Damai yang ada di Wuasa sebagai upaya menguatkan ibadah Pelayanan, mudah-mudahan rumah ibadah yang akan diresmikan ini benar-benar dapat melayani kepada seluruh jemaatnya sebagai panggilan Tuhan. Selain memiliki fungsi utama sebagai rumah doa, keberadaan Gedung Gereja juga dapat dimanfaatkan dengan kegiatan kerohanian lainnya sebagai upaya pembinaan kehidupan umat untuk membentuk jemaat tangguh dalam menghadapi beragam pengaruh dan harus terus meningkatkan kebersamaan dan kerukunan sesama Umat Beragama. Kerukunam beragama harus tercermin jiwa toleransi dengan sesama dengan saling menghormati dan menghargai sekaligus memberi perhatian dan kepedulian kita pada sesama. Agar Sulteng yang maju, mandiri dan berdaya saing akan menjadi nyata. 


Bupati Poso bersama Asisten 1 Provinsi Sulawesi Tengah menekan tombol dan gunting pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan Gereja Katolik Kristus Raja Damai dan menandatangani prasasti.
Mengakhiri lawatanya di Wuasa, 
Bupati Poso menyempatkan diri untuk berkunjung ke sekolah yamg mengalami kerusakan akibat Gempa dan menikmati keindahan alam padang Lembah Napu.

Seluruh Jemaah Haji Poso Tiba Dengan Selamat

Tujuh puluh lima jemaah haji asal Kabupaten Poso yang tergabung dalam Kelompok terbang (kloter) 9 bersama kabupaten Buol, Donggala dan Kota Palu melalui embarkasi Balikpapan tiba di Bandara Mutiara Palu tepat jam 8.00 wita Kamis, (21/9/17).

altalt

yang langsung menuju Asrama Haji untuk diserahkan ke Pemda masing-masing. Kabag Kesramas Poso Muhammad Yunus S.Pd, M.Pd selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji baca:PPIH mewakli PPIH kabupaten dan kota menerima secara resmi penyerahan jemaah haji dari PPIH Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Palu.


Sesuai dengan waktu yang dijadwalkan Jemaah Haji Poso yang menempuh perjalanan Palu-Poso selama kurang lebih enam jam akhirnya tepat pukul 16.00 wita tiba di Poso disambut langsung Wabup Poso Ir, Samburi, M.Si bersama anggota FKPD Poso, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Poso DR.Najamuddin, M.Ag, Ketua MUI Poso H.Arifin Tuamaka, Rektor Unsimar Poso, para pejabat dilingkup Pemda Poso, keluarga para jemaah haji dan undangan lainnya.


Wabup dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang atas kembalinya para jemaah haji asal kabupaten Poso yang telah melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Wabup juga meminta maaf atas kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan Ibadah haji tahun ini. Karena menurut wabup yang terus memantau pelaksanaan ibadah haji telah berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh panitia haji lainnya termasuk dari kementerian Agama Kabupaten Poso serta Instansi terkait. 
Menutup sambutannya wabup mengharapkan para jemaah haji asal Poso yang nantinya kembali ke masyarakat untuk menjadi manusia-manusia yang baik, dapat mempertahankan predikat haji mabrur yang disandang para haji serta menjadi tauladan didalam bertutur, bertindak dan berbuat yang terbaik bagi kemajuan daerah menuju Kabupaten Poso Cerdas meraih adipura 

Wabup Poso Hadiri Tabligh Akbar PHBI

 Memaknai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439H Panitia Hari-hari Besar Islam Kabupaten Poso menggelar acara Tabligh Akbar di Lapangan Sintuwu Maroso Poso, dengan mengangkat tema: "Melalui Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439H sebagai langkah Peningkatan Nilai Kepedulian dalam bingkai Kebersamaan (Peduli Rohingnya adalah bentuk Hijrah Nyata)." Rabu (20/9/17).


Tabligh Akbar ini juga merupakan Program Kerja dari PHBI Kabupaten Poso yang bertujuan untuk lebih mempererat tali Silaturahmi dan Ukhuwah dikalangan pengurus PHBI baik PHBI Kabupaten, Kecamatan maupun Desa/ Kelurahan.


Ketua PHBI Kabupaten Poso Sugianto Kaimudin, SKM dalam sambutannya menyampaikan bahwa PHBI sebagai suatu organisasi yang bernafaskan agama haruslah terus-menerus memposisikan diri sebagai satu kekuatan yang mampu melahirkan, menciptakan berbagai kegiatan kemanusiaan dan keagamaan yang memiliki manfaat bagi kemaslahatan umat di Daerah khususnya Tana Poso yang dicintai dan dibanggakan. Selanjutnya Ketua PHBI mengajak kepada segenap pengurus PHBI disemua tingkatan untuk berperan aktif menyukseskan program-program pemerintah serta disetiap kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan lainnya.


Tabligh Akbar ini dilaksanakan diawali dengan Dzikir dan Do’a yang dipimpin oleh Baharuddin, S.Ag. M.Pdi, dilanjutkan dengan Tausyiah yang disampaikan oleh Wakil Ketua NU Propinsi Sulawesi Tengah Dr.H. Abd. Gani Jumat, M.Ag. Dalam Tausyiahnya Ustadz menyampaikan betapa indahnya hidup dalam kebersamaan, kekeluargaan dan kedamaian dimana kita selaku hamba Allah yang Rahmatan Lil Alamin, dengan pola hidup demikian kita akan dapat menjalankan seluruh kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutan tertulisnya Bapak Bupati Poso memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Tabliqh Akbar PHBI Kabupaten Poso dimana kegiatan ini merupakan momen silaturahim bagi kita semua untuk lebih mempererat tali persaudaraan. Bupati juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Poso selama ini terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Poso tercinta, olehnya Pemerintah Daerah akan terus berikhtiar, berupaya dan bekerja untuk mewujudkan Poso Kota Cerdas, Poso yang Ceria, Elok, Ramah, Damai, Adil, dan Sejahtera dalam rangka meraih Piala Adipura. Wabup Samsuri Diakhir sambutannya mengajak masyarakat untuk lebih memperkuat tali Silaturahmi dan persaudaraan kita sesama umat muslim dan umat lainnya serta senantiasa menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, lebih meningkatkan kehidupan yang rukun, damai dan sejahtera. Marilah kita bekerja dengan sungguh-sungguh, lebih optimis dan selalu berfikir positif, hindari sikap pesimis dan fikiran yang negatif. Mari kita melangkah bersama membangun hari esok yang lebih baik menjadikan daerah Tana Poso tetap rukun bersatu dan berbudaya serta memiliki daya saing untuk mencapai masyarakat Poso yang Cerdas, ujar Samsuri.


Hadir pada acara Tabliqh Akbar ini Unsur Muspida Kabupaten Poso, Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran pemerintah Kabupaten Poso, para Camat, Pengurus dan Anggota PHBI se-Kabupaten Poso, Para Pelajar, serta undangan lainnya.

PHBI dan Pemda Poso gelar shalat Idul Adha di lapangan Sintuwu Maroso

Poso_Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Poso menggelar pelaksanaan Sholat Idul Adha 1438 H. di Lapangan Sintuwu Maroso Poso Jumat, 01/09 dengan Imam Shalat Id Ketua MUI Poso H.Arifin Tuamaka. Turut hadir bersama Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si dalam sholat idul qurban tersebut, Dandim Poso Letkol Inf. Dody Triyo Hadi, Ketua PHBI Atmajaya Marjun, S.Sos, MM, Rektor Unsimar Kisman Lantan SE, MM, serta para jamaah sholat id.


Wabup dalam kesempatan itu menyampaikan selamat hari raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Poso, melalui perayaan idul adha dapat memupuk kebersamaan dan solidaritas sesama ummat dan sesama masyarakat Poso untuk bersama bangkit demi Poso masa depan yang lebih baik.


Dari laporan PHBI bahwa untuk lebaran idul adha 1438 H. tahun ini ada sekitar 143 ekor hewan kurban terdiri dari sapi 120 ekor dan kambing 23 ekor untuk dikurbankan yang selanjutnya dibagikan kepada yang berhak menerimanya. Diakhir dari pelaksanaan sholat Id dilaksanakan silaturrahmi antar sesama jemaah

Pemda Poso Serahkan 9 Ekor Sapi Kurban

Sudah menjadi kegiatan rutin setiap menjelang Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban Pemerintah Kabupaten Poso menyerahkan hewan qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

alt

Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si menyerahkan secara simbolis hewan qurban berupa sapi kepada Ketua Pengurus Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Poso Atmajaya Mardjun, S.Sos, MM untuk selanjutnya diserhakan kepada masyarakat yang membutuhkan di halaman Kantor Bupati Poso, Rabu,(30/8/17). 


Didampingi oleh Ketua MUI Kabupaten Poso Hi. Arifin Tuamaka, S.Ag, MM, Ketua FKUB Yusuf Runa, S.Sos, dan disaksikan oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso.

"Penyerahan hewan qurban yang kita lakukan ini sebagai bentuk ibadah dan kecintaan kita kepada Allah SWT, untuk membantu dan meringankan beban saudara kita dan masyarakat yang membutuhkan dengan adanya daging qurban,"ungkap Ir. samsuri dalam sambutannya.

"Ibadah qurban dalam agama islam merupakan ibadah yang diamalkan untuk membersihkan hati agar menjadi lahan yang subur tumbuhnya iman dan taqwa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga ibadah ini merupakan 
perintah yang angat dianjurkan (sunnah muakkadah) karena itu bagi yang berkemampuan dapat melaksanakan ibadah qurban ini,"harapnya.


"Hewan qurban tahun ini berjumlah 9 ekor Sapi, kembali menyumbangkan 1 hewan qurban secara pribadi Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu 1 ekor, Bagian Kesramas Setdakab Poso 1 Ekor, Badan Pendapatan Daerah kabupaten Poso 1 ekor dan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Poso 6 ekor,”ungkap Wakil Bupati Poso Ir. samsuri, M.Si.

"Bantuan hewan qurban dari pemda dapat memotivasi kepada kita semua yang berkemampuan lebih untuk mau berqurban menyisihkan sebagian rezki kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung sehingga nikmatnya berhari raya idul adha dapat kita rasakan bersama". Harapnya.

Diakhir sambutannya Ir. samsuri, M.Si menyampaikan selamat menyongsong lebaran idul adha 1438 hijrian minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir bathin kepada seluruh umat islam kabupaten poso khususnya para ASN dengan penuh suka cita dan kegembiraan.

Jaga Masjid Sebagai Pusat Syiar Damai

Bupati Poso membuka secara resmi dialog interaktif dengan para narasumber bersama tokoh agama dan para takmir masjid dengan tema “Jaga Masjid kita sebagai Pusat Syiar Damai” pada Kamis (24/8/17) di Gedung Torulemba Rujab Bupati Poso.

altalt


Bupati Poso dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si adalah bahwa kegiatan ini adalah hal yang sangat tepat karena masih dalam suasana Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, kembali memaknai substansi peristiwa bersejarah sebagai semangat dan tekad bulat untuk tetap menjaga keutuhan, kedaulatan, kesatuan Negara Republik Indonesia.


Bupati Poso juga berharap kiranya melalui momentum kegiatan pelibatan takmir masjid dalam pencegahan terorisme di poso, ini diharapkan mampu merevitalisasi dan memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme bagi semua lapisan masyarakat dalam rangka pencegahan paham radikal dan isis demi keutuhan dan kesatuan NKRI.
Dalam akhir amanat tertulisnya Bupati mengingatkan bahwa tingkat kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat merupakan kunci utama tentang bagaimana semua elemen bersama mencegah aksi dan ancaman terorisme yang telah menyebar dan menyusup diberbagai lini kehidupan, Sebaliknya sikap acuh dan tidak peduli masyarakat merupakan wilayah rentan yang berpotensi menyuburkan jaringan dan paham terorisme untuk berkembang biak secara leluasa di tengah masyarakat. Para tokoh dan seluruh masyarakat adalah tulang punggung deteksi dini yang cukup penting dan efektif dalam mencegah terorisme. Kerjasama sama antar instansi pemerintah dan masyarakat secara sinergis dan berkelanjutan akan menciptakan kultur yang baik demi terciptanya tatanan masyarakat yang siaga terorisme, tambahnya Samsuri.


Direktur Pencegahan BNPT, Hamli, mengingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh kekejaman kelompok pelaku terorisme yang menamakan dirinya Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Masyarakat Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diingatkan jangan sampai wilayahnya menjadi seperti Irak dan Suriah.
Hal ini disampaikan oleh Hamli saat menjadi narasumber pada kegiatan dialog bertema “Jadikan Masjid Kita sebagai Pusat Syiar Damai” yang menghadirkan 100 orang takmir dari 6 kecamatan di Kabupaten Poso. Dalam paparannya, Hamli mengungkapkan jalur yang kemungkinan digunakan kelompok ISIS dan simpatisannya di Asia Tenggara untuk menuju ke Filipina Selatan.

“(Kemungkinan jalur itu) ada di Tarakan, Sangir dan Morotai. Semuanya dekat dengan Poso. Bapak Ibu harus waspada, jangan sampai Poso menjadi lokasi persembunyian dan transit mereka,” pesan Hamli.


Menjadi lokasi persembunyian dan transit anggota ISIS serta simpatisannya, lanjut Hamli, sama artinya menyerahkan Poso untuk dihancurkan. “Kita semua memiliki kehidupan, memiliki masa depan. Tentu tidak ingin di Poso ini setiap hari ada tembak-tembakan, ada bom, atau ada serangan pasukan militer,” lanjutnya.
Untuk menghindari kemungkinan rusaknya Poso karena menjadi lokasi persebunyian ISIS dan simpatisannya, Hamli mengajak masyarakat, khususnya takmir masjid, untuk sedini mungkin mengenali tanda-tanda gerakan radikal terorisme. Upaya pencegahan diakuinya menjadi pilihan terbaik dibandingkan penindakan.
Sementara mantan narapidana terorisme, Kurnia Widodo, di kesempatan yang sama mengungkapkan pengalamannya mengenal paham radikal terorisme yang terjadi di sebuah masjid di Bandar Lampung.
“Di sana memang takmirnya satu aliran, kita kuasai masjid itu. Jadi mudah saja mendoktrin dan membaiat orang-orang yang datang,” ungkap Kurnia.
Kurnia mengungkapkan pengalamannya tersebut sebagai pengingat, ketika masjid dikuasai oleh kelompok pengusung paham radikal terorisme, kemungkinan akan disalahgunakan menjadi lokasi penyabarluasan paham yang diyakini kelompok tersebut.

Mari jaga masjid Bapak dan Ibu sekalian, jangan sampai dikuasai kelompok-kelompok pro radikal, kelompok pelaku terorisme,” tambahnya.
Dalam paparannya alumni Teknik Nuklir ITB tersebut juga mengungkapkan ciri-ciri kelompok yang biasa menduduki masjid untuk penyebarluasan paham radikal terorisme. Antara lain kedatangannya tidak untuk berjamaah, merasa keyakinannya paling benar dan mudah mengkafirkan dan bersikap tertutup. 
“Ketika ada jamaah di masjid, mereka tidak mau jamaah karena menganggap jamaah yang ada tidak sealiran. Kalau ada orang atau kelompok semacam itu, waspadai, jangan sampai menguasai masjid Bapak dan Ibu sekalian,” pungkas Kurnia.

Dialog ini mengangkat tema “Jaga Masjid Kita sebagai Pusat Syair Damai” di Poso terselenggara atas kerjasama BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Tengah.

Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)

Kunjungan Lidya Kandou di kabupaten poso diterima langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu di rumah jabatan dalam rangka Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) selama 3 hari dari tanggal 29 s/d 31 Agustus 2017 dengan jadwal agenda kegiatan KKR bertempat di tiga klasis yaitu klasis lore selatan, klasis pamona utara dan klasis poso kota.

alt

Sebelum berangkat menuju lore selatan, Lidya Kandou menyempatkan diri singgah di tempat wisata air terjun salopa kecamatan pamona puselemba didampingi langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Setdakab Poso Rudi Rompas, SH, MSi serta Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Poso Drs. Armol Songko. 

Pengucapan Syukur Panen Buah Didesa Malei

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri kegiatan Pengucapan Syukur Panen Buah Didesa Mali, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso pada Sabtu, (15/7/17).

altalt

Dalam sambutannya atas nama Majelis Sinode Sulteng ibu Pdt. M. Lolo Botilangi STh mengambil Dasar dari pengucapan syukur buah dari (Roma 9:1oleh5-16) Berbunyi : Pasal15"sebab ia berfirman kepada musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa aku mau menaruh belas kasihan dan aku mau bermurah hati kepada siapa aku mau bermurah hati.* Pasal16"jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. Oleh sebab itu Patutlah kita mengucap syukur karna kemurahan Tuhan itu dalam hal inilah kita diajar untuk bermurah hati, saling berbagi dalam ucapan syukur terlebih untuk mempermuliakan Nama Tuhan Sendiri.

Sejenak menelusuri awal mula Padungku Buah ini dari salah seorang warga desa malei bermula dari inisiatif warga masyarakat Desa Malei pada Tahun 2010 warga yang telah kembali pulang ke kampung halaman paska konflik berjumlah 10 KK didorong oleh keinginan mereka mengembalikan situasi kekeluargaan dan kembali kondusif maka dibuatlah untuk pertama kali padungku buah dibaruga desa malei bertepatan waktu itu semua buah buahan berbuah dengan baik.

Semenjak itu padungku buah selalu diadakan setiap Tahunnya sampai sekarang walau agak sedikit berbeda sebab hanya diadakan lewat Ibadah ucapan syukur digereja bukan dirumah rumah seperti padungku umumnya.

Padungku Buah ini hanya ada di Desa Malei sebab tidak semua desa di kab. poso melakukannya dan Melalui moment ini para warga memberikan buah terbaik dari hasil kebunnya untuk diberikan sebagai tanda Ucapan Syukur atas kemurahan Tuhan dalam hidup mereka. Buah-buah ini di lelang kepada jemaat yang hadir dan dana yang terkumpul dapat disumbangkan untuk pembangunan rumah ibadah. Tahun ini hasil panen buah yang berhasil di Kecamatan ini adalah nenas, pisang, duriang, rambutan, duku, langsat, manggis.

Bupati Poso Darmin Agustinus sigilipu Sangat mengapresiasi acara padungku buah ini sebab beliau untuk pertama kalinya menghadiri ucapan syukur buah atau padungku buah dalam sambutannya beliau mengatakan dengan adanya padungku buah ini beliau mengharapkan terjalin silahturahim antara semua warga masyarakat dalam suasana keakraban sehingga dapat tercipta kabupaten poso yang damai adil dan sejahtera.

Hadir pada kesempatan itu Unsur Tripika kecamatan Lage, Anggota Dewan Ibu Mambe, Kadis Sosial, Kadis ketahanan pangan, Steven Lianto, Misionari dari Belanda, Mark dan istri serta para undangan lainnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengajak Misionaris dari Belanda ke Makam DR. Adraiana ke pekuburan Cina Kelurahan Lawanga.

Utsawa Dharma Gita 2017 di Desa Meko

Bupati Poso diwakili oleh Asisten  Pemerintahan dan Kesra, M. Ari Pamungkas, SH, MH, membuka secara resmi Utsawa Dharma Gita 2017 di Desa Meko Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso pada Jumat  (14/7/17).

altalt

Sekilas tentang Utsawa Dharma gita adalah salah satu kegiatan dalam Agama Hindu yakni Lomba Seni baca Kitab Suci Weda. Kitab Suci yang merupakan tuntunan dalam menggapai suksesnya kehidupan. Teks yang bersumber dari Kitab Suci Weda mengandung nilai spiritual, etika dan estetika yang sangat tinggi berguna memberi tuntunan dalam memahami Agama Hindu mulai dari aspek ketakwaan, susila, maupun acara ( upakara).


Sedangkan Dharma Gita sebagai nyanyian suci keagamaan Hindu memiliki peranan sangat penting bagi pembinaan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran Agama Hindu. Penyajian yang dijalin dalam bentuk nyanyian suci keagamaan dengan irama lagu yang melankolis sangat Membantu menciptakan suasana hening, hikmat dan suci.


Utsawa Dharma Gita adalah merupakan wahana untuk menjaring Duta yang akan dilombakan ke tingkat Propinsi. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pembuktian kemampuan olah seni suara dan retorika dari para utusan seluruh Rayon yang ada di Kabupaten Poso. tema yang diangkat kali ini adalah "Melalui Kegiatan Utsawa Dharma Gita (Udg) Tahun 2017 Kita Wujudkan Kabupaten Poso Yang Damai, Adil, Sejahtera, Yang Di Dukung Sumber Daya Manusia Yang Andal Dan Bermartabat Berlandaskan Kitab Suci Weda".


Kegiatan ini berlangsung 3 (tiga) hari dan diikuti oleh 4 Rayon, Poso Pesisir Utara, Poso Pesisir Selatan, Pamona Bersaudara, dan Lore Bersaudara. Total  jumlah peserta kegiatan 450 orang, ditambah official, pendamping, dan penggembira.


Mewakili Bupati Poso Asisten Pemerintahan dan Kesra (ASS I)  M. Ari Pamungkas, SH, MH membacakan sambutan Bupati Poso. Dalam sambutannya Bupati Poso sangat merespon dan mendukung kegiatan keagamaan dalam upaya pembinaan umat dan peningkatan sumber daya manusia.
Bupati mendorong masyarakat Hindu Poso untuk lebih kreatif dan antusias dlm memberikan yg terbaik bagi daerah Kabupaten Poso. Sebab kebhinekaan, pluralisme, keragaman suku, budaya, agama adalah potensi besar bagi bangsa dalam sumbangsihnya terhadap pembangunan dan kemajuan daerahnya.


Turut hadir pada acara tersebut Anggota Dewan Kab. Poso Bpk. Dewa Nyoman Aribowo ibu Shinta Kalahe, ketua PHDI Kab. Poso, Unsur Tripika Kecamatan, Kades sepamona Barat, para Pinandita se Pamona Barat, tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat, Para Kontingen dan warga desa setempat.

Generasi Muda GKST Menyatukan Tekad Untuk Mencintai Kebhinekaan

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu membuka secara resmi Kegiatan Perayaan Hari Pekabaran Injil Pemuda Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Ke-68 Tahun 2017 Klasis Napu, yang didampingi oleh sebagian Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Poso, di Desa Kaduaa, Kecamatan Lore Utara pada Selasa (11/7/17).

altalt

Kegiatan yang diikuti oleh 14 Jemaat di Klasis Napu ini direncanakan akan berlangsung selama 10 hari (11 - 21 Juli) dengan lomba-lomba yang terdiri dari bidang kerohanian seperti lomba khotbah Alkitab dalam bahasa Pekurehua, bidang kesenian seperti karambangan rohani, dan bidang olahraga serta berbagai lomba lainnya. Acara pembukaan ini dihadiri juga oleh Anggota DPRD Kab. Poso Sahir Sampeali, Tokoh-tokoh masyarakat diantaranya Harry S. Kabi, Pengurus Pusat Persekutuan Pemuda GKST, para Gembala-Gembala Jemaat yang ada di Klasis Napu bersama seluruh Unsur Tripika Kecamatan baik Lore Utara maupun Lore Peore.

Dalam sambutannya, Bupati Poso mengajak kepada seluruh Generasi Muda GKST agar dapat menyatukan tekad dan berkomitmen tinggi untuk menjadi Pemuda yang mencintai kebhinekaan dan pluralisme yang Tuhan telah karuniakan bagi bangsa ini terutama di Tana Poso. Beliau juga menyampaikan harapannya kepada Pemuda GKST sebagai salah satu pilar dan pelopor bangsa bahwa mereka harus mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan dengan karya-karya yang terbaik, iman yang kokoh, dengan tidak mengesampingkan toleransi antar umat beragama, serta menjadikan perbedaan-perbedaan yang ada sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam upaya memajukan bangsa dan daerah.

Pada kesempatan ini pula diberikan bantuan kemanusiaan korban bencana gempa bumi Napu yang diserahkan oleh Bupati Poso kepada 5 Gereja yang menjadi korban gempa yakni Gereja Eklesia Wuasa, Gereja Eben Heizer Mangkapa, Gereja Maranatha Sedoa, Gereja Kalvari Watumaeta dan Gereja Baitani Alitupu berupa 149 sak semen sejumlah Rp 11.195.000,- .Setelah membuka kegiatan HPIP, Bupati Poso berkesempatan untuk meninjau secara langsung bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Poso kepada sekolah-sekolah yang terganggu proses belajar mengajar akibat ruang kelas yang rubuh karena bencana gempa di desa Sedoa, Alitupu dan Watumaeta berupa Tenda Kelas Sekolah sebanyak 20 unit dengan ukuran 6 m x 14 m. Dalam perjalanan kembali ke Poso, Bupati Poso juga sejenak mengunjungi Pos-Pos Penjagaan yang ada di sepanjang jalan Napu - Poso guna mengetahui dan melihat secara langsung situasi dan kondisi dari Aparat Keamanan yang tengah bertugas.